MANAGED BY:
JUMAT
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Kamis, 17 Oktober 2013 14:22
Terdakwa Pembunuhan Berlagak Bego
PALANGKA RAYA-Sidang atas kasus pembunuhan yang menimpa Kokon, dengan terdakwa bernama  Muliadi (33) Warga Desa Linau Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas sempat terganggu.Pasalnya,  ketika dilakukan sidang pemeriksaan dua orang saksi, Kepala Desa Linau Jaya dan  istri terdakwa Rusiana Muliadi terlihat linglung. 
Pembunuhan  tersebut terjadi pada 12 April 2013 di Desa Linau Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Sidang tersebut dipimpin oleh hakim Agus Isakandar SH MH. Hadir pula Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kuala Kurun Adi Indradi SH dan Dedi Franky SH.
Sidang tersebut akan dilanjutkan pada  Kamis depan (24/10) dengan agenda menghadirkan dua saksi lain. Adapun dakwaan JPU sebelumya adalah pelanggaran pasal 351 Ayat 3 KUHP.
Dalam kesaksiannya Jaya mengatakan, korban dibunuh Muliadi menggunakan Parang. Kepala Desa juga mengaku baru tahu persitiwa tersebut sekitar pukul 01.00.
“Saya tahu dari ipar terdakwa bahwa ada peristiwa pembunuhan terjadi. Katanya pembunuhan paka parang, kemudian saya langsung lapor Polisi,” ujar Kepala Desa Linau.
Rusiana yang juga merupakan istri pelaku mengaku tidak tahu menahu mengapa suaminya menikam korban. Tetapi pada saat kejadian dia mengatakan tahu persis kalau suaminya membacok Kokon, serta waktu itu di tangan sang suami ada pisau.
Rusianan juga mengatakan kepada Hakim mendengar suara dilantai. “Waktu itu dia terbangun karena listrik desa mati. saya tidur jam tujuh dengan terdakwa sehabis makan, tidak ada omongan tentang korban, bangun jam 01.00, aku lihat Kokon tapi sudah mati,” ungkap dia.
Lalu saksi mengatakan melihat persitiwa tereut langsung berteriak dan lari keluar rumah. “Saya langsung teriak, panggil kaka saya, dan kami ke rumah kepala desa,” tutur istri terdakwa Muliadi tersebut.
 Kepada majelis hakim saksi Rusian juga mengatakan, korban baru datang untuk mencari pekerjaan. Berhubung korban adalah teman kaka Iparnya. “Baru kenal siang tadi, malamnya dia nginap disini, katanya cari pekerjaan dengan kak ipar saya,” terangnya kepada Majelis Hakim.
Pemeriksan saksi Rusiana sedikit terkendala, karena dia tidak lancar berbahasa Indonesia. Sednagkan terdakwa Muliadi juga berlaku aneh, karena ketika ditanya Hakim mengenai keterangan saksi tersebut, dia hanya bengong.
“Kenapa kamu bingung, si Kokon sudah meninggal, kamu sakit atau berlagak bego,” ujar Hakim. (*/ono/tur)
 
 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Agustus 2022 16:07

Kasus Covid Kalteng Meningkat, Percepatan Vaksinasi Mutlak Harus Dilakukan

PALANGKA RAYA – Selama Agustus 2022, kasus aktif Covid-19 di…

Kamis, 18 Agustus 2022 13:36

Pungli SPBU, 5 Preman di Banjarmasin Dibekuk Polisi

Lima preman yang memungut pungutan liar (pungli) di sejumlah stasiun…

Selasa, 16 Agustus 2022 18:15

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemko Palangka Raya dan BI Gelar Pasar Murah

PALANGKA RAYA - Naiknya harga bawang di pasaran direspon Pemerintah…

Selasa, 16 Agustus 2022 17:25

Vaksin Dosis Keempat Untuk Masyarakat, Dinkes Tunggu Instruksi Pusat

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Selasa, 16 Agustus 2022 16:49

Vaksinasi Covid Salah Satu Wujud Bela Negara

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan…

Selasa, 16 Agustus 2022 10:48

Kalteng Wujudkan Zona Hijau PMK, Gubernur Terima Penghargaan dari Mentan

PALANGKA RAYA-Gubernur H Sugianto Sabran menerima penghargaan atas keberhasilan Provinsi…

Minggu, 14 Agustus 2022 17:02

Kasus Covid-19 di Kalteng Melonjak Drastis, Kabinda: Segera Lengkapi Dosis Vaksin

PALANGKA RAYA – Saat ini, angka kasus positif Covid-19 hampir…

Minggu, 14 Agustus 2022 14:00

Gerebek Wisma di Palangka Raya, Polisi Ciduk 14 ABG

PALANGKA RAYA - Polisi mengamankan 14 remaja dari sebuah wisma…

Minggu, 14 Agustus 2022 10:47

Asyik Main Judi Online di Warung, Aji Disergap Polisi

KUALA KAPUAS - Resmob Polres Kapuas berhasil mengungkap dan penindakan…

Kamis, 11 Agustus 2022 18:31

Kendalikan Pandemi Covid-19 dengan Percepat Pemerataan Vaksinasi

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers