MANAGED BY:
KAMIS
04 MARET
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI
Kamis, 10 Oktober 2013 13:46
Warga Minta Dana Sewa dan Makan

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA - Warga korban kebakaran di daerah Palangka Sari, kemarin beramai-ramai mendatangi kantor kecamatan Pahandut untuk berdiskusi langsung dengan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Warga korban kebakaran yang diundang oleh pihak kecamatan seharusnya hanya 30 orang perwakilan. Namun warga yang datang lebih banyak dari yang di undang, karena warga ingin menyampaikan secara langsung kepada Wakil Wali Kota mengenai nasib mereka ke depan.
Pertemuan itu sendiri merupakan sarana dialog antara pemerintah kota Palangka Raya dengan warga korban kebakaran yang terjadi di Palangka Sari. Dalam pertemuan ini, pemko ingin memfasilitasi dan mendengar aspirasi dari korban kebakaran terhadap pembangunan selanjutnya di lokasi kebakaran.
Dari para korban juga diharapkan dapat memberikan informasi-informasi yang dapat membantu pemerintah dalam penataan dan pengelolaan daerah Palangka Sari.
Dalam diskusi itu, salah seorang warga Effendi berharap agar pemko dapat menyediakan dana untuk menyewa tempat tinggal dan juga makan selama minimal 2 bulan.
Selain Effendi, Fahrurozi yang juga merupakan korban mengatakan untuk sementara ini bagaimana caranya daerah itu dapat dibersihkan. “Kalau bisa secepatnya dilakukan, jangan terlalu lama soalnya kami juga perlu tempat tinggal,”katanya.
Menjawab pertanyaan warga tersebut, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mengungkapkan, dana yang terkumpul dari masyarakat dikelola oleh Dinas Sosial.Nantinya akan disalurkan sesuai kesepakatan dan kesepahaman dengan warga.
Sedangkan untuk pembersihan daerah, pihaknya masih menunggu laporan dari Puslabfor. “Kita berharap hari ini Rabu (9/10) sudah selesai. Jika itu semua sudah selesai, maka akan segera kita bersihkan,”katanya.
Dalam kesempatan tersebut Mofit menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Dia mengatakan, pihak pemko sudah berdiskusi dengan dinas terkait untuk penataan daerah itu, seperti Dinas PU, Distakobangman dan lainnya.
Menurut dia untuk saat ini pihak pemerintah kota masih belum berani mengambil tindakan karena masih menunggu hasil dari tim PUSLABFOR kepolisian. “Sampai saat ini kita belum dapat laporan, makanya kita belum berani melakukan sesuatu di daerah sana,”ucapnya.
Hasil rekab dari Dinas Sosial, yang menjadi korban adalah 136 unit rumah tinggal, 70 unit ruko, 1 hotel, 1 losmen, dan 1 masjid.
“Pak Riban Satia berkeinginan agar masjid yang sebelumnya berdiri disana dapat terlihat dari Jalan Darmosughondo, dan tidak tertutup ruko lagi. Dan, di daerah Palangka Sari ada jalan yang sekiranya mungkin dapat dilewati mobil,” ungkap Mofit. (*/rul/bud)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 Oktober 2013 16:13

Hambit Diperiksa, Chairun Nisa Ditunda

<div> <div><strong>JAKARTA</strong> &ndash; Dalam agendanya kemarin (8/10),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers