MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 09 Oktober 2013 16:13
Hambit Diperiksa, Chairun Nisa Ditunda

KPK Mulai Telusuri Seluruh Aset Tersangka

PROKAL.CO,

JAKARTA – Dalam agendanya kemarin (8/10), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah tersangka kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kali ini yang diperiksa adalah Anggota DPR-RI Chairun Nisa (CN), Bupati Gumas Hambit Bintih (HB) dan pengusaha Cornelis (CAN). Mereka diperiksa terkait kasus yang juga melibatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar (AM).
Chairun Nisa hadir sekitar pukul 10.05 disusul oleh dua tersangka lainnya, yaitu Hambit Bintih dan Cornelis yang tiba sekitar pukul 10.45. Namun hingga sore hari, hanya Hambit dan Chornelis yang masih diperiksa.
Khusus untuk Chairun Nisa, kali ini tampaknya lain. Khusus pemeriksaan terhadap wanita berkerudung dan berkacamata itu ternyata ditunda.
Pengacara Chairun Nisa, Farid Hasbi menyebutkan, pemeriksaan terhadap kliennya kemarin ditunda lantaran penyidik KPK belum siap.
“Ditunda karena dari penyidik belum siap untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan,” beber Farid di gedung KPK Selasa (8/10), sembari menambahkan penundaan hingga usai Hari Raya Idul Adha.
Para tersangka kasus dugaan suap sengketa Pilkada Gunung Mas telah ditetapkan KPK menjadi tersangka karena diduga menerima suap Rp 3 miliar dari Hambit dan Cornelis guna pengurusan sengketa Pilkada Gunung Mas.
Dalam kasus ini, Farid menegaskan jika kliennya tidak menerima fee dari Akil, yang diduga telah menerima uang Cornelis Nalau dan Hambit Bintih.
“Dia (Chairun Nisa, Red) tidak menerima dan tidak ada perjanjian apapun untuk menerima fee,” ungkap Farid.
Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas Akil Mochtar di Kompleks Widya Chandra III Nomor 7 beberapa hari lalu, berhasil menciduk mereka.
Dari operasi itu, KPK juga berhasil menyita uang senilai 284.050 dolar Singapura dan 22.000 dolar AS dengan total uang sekitar Rp 3 miliar.
 
TELUSURI ASET
Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi dalam konferensi pers  mengatakan, pihaknya bakal menelusuri asset para tersangka kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Gunung Mas.
“Setelah pemeriksaan tersangka dan saksi, biasanya memang dilakukan penelusuran asset,” ucapnya di gedung KPK (8/10).
Tentunya hal itu dilakukan guna menelisik apakah ada kaitannya dengan sumber harta kekayaan yang diduga dari jerih payah serupa, dugaan kasus suap menyuap lainnya.
Bahkan KPK saat ini telah menyita tumpukan dokumen Chairun Nisa, yang masih terus dilakukan pemeriksaan oleh KPK. (abe/ron)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 11 April 2021 12:18

Ditemukan Dokumen Swab Antigen Meragukan, 40 Penumpang Lion Air Gagal Terbang

PALANGKA RAYA-Perjalanan 40 penumpang maskapai Lion Air tujuan Bandar Udara…

Minggu, 11 April 2021 12:16
Dilarang Mudik Jelang dan Pascalebaran di Kalteng

Tak Boleh Ada Angkutan Beroperasi, Pemprov akan Keluarkan Regulasi

PALANGKA RAYA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan…

Minggu, 11 April 2021 12:11

Puluhan Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

PALANGKA RAYA-Selain dirawat di rumah sakit (RS) umum, swasta, maupun…

Selasa, 06 April 2021 11:47

Komitmen Gubernur Kalteng Berantas Korupsi

PALANGKA RAYA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung melakukan penindakan terhadap…

Selasa, 06 April 2021 11:45

Guru di Kalteng Mulai Divaksin, Sehari Targetkan 350 Orang

PALANGKA RAYA-Vaksinasi tahap dua yang diperuntukkan bagi warga lanjut usia…

Selasa, 06 April 2021 10:35

Dinkes Kalteng Optimistis Vaksinasi Capai 80 Persen pada Akhir Juni

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul menyebut, pihkanya…

Selasa, 06 April 2021 10:34

Juli Tatap Muka, Vaksinasi Guru di Kalteng Dipercepat

PALANGKA RAYA-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan pada Juli mendatang…

Senin, 05 April 2021 11:42

Ajak Komunitas Trail, Wagub Kalteng Eksplore Wisata di Pedalaman Seruyan

SERUYAN - Wisata Air Terjun Sahai Gantung di Desa Pangke,…

Sabtu, 03 April 2021 11:00

Transmisi Lokal Mendominasi, Kota Zona Merah Lagi

PALANGKA RAYA-Persebaran kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya masih didominasi…

Sabtu, 03 April 2021 10:55

Umat Kristiani Ziarah, Peluang Pedagang Bunga Dadakan

Momen ziarah umat nasrani ke permakaman selama pekan Paskah ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers