MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 09 Oktober 2013 16:13
Hambit Diperiksa, Chairun Nisa Ditunda

KPK Mulai Telusuri Seluruh Aset Tersangka

JAKARTA – Dalam agendanya kemarin (8/10), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah tersangka kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Kabupaten Gunung Mas (Gumas).
Kali ini yang diperiksa adalah Anggota DPR-RI Chairun Nisa (CN), Bupati Gumas Hambit Bintih (HB) dan pengusaha Cornelis (CAN). Mereka diperiksa terkait kasus yang juga melibatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar (AM).
Chairun Nisa hadir sekitar pukul 10.05 disusul oleh dua tersangka lainnya, yaitu Hambit Bintih dan Cornelis yang tiba sekitar pukul 10.45. Namun hingga sore hari, hanya Hambit dan Chornelis yang masih diperiksa.
Khusus untuk Chairun Nisa, kali ini tampaknya lain. Khusus pemeriksaan terhadap wanita berkerudung dan berkacamata itu ternyata ditunda.
Pengacara Chairun Nisa, Farid Hasbi menyebutkan, pemeriksaan terhadap kliennya kemarin ditunda lantaran penyidik KPK belum siap.
“Ditunda karena dari penyidik belum siap untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan,” beber Farid di gedung KPK Selasa (8/10), sembari menambahkan penundaan hingga usai Hari Raya Idul Adha.
Para tersangka kasus dugaan suap sengketa Pilkada Gunung Mas telah ditetapkan KPK menjadi tersangka karena diduga menerima suap Rp 3 miliar dari Hambit dan Cornelis guna pengurusan sengketa Pilkada Gunung Mas.
Dalam kasus ini, Farid menegaskan jika kliennya tidak menerima fee dari Akil, yang diduga telah menerima uang Cornelis Nalau dan Hambit Bintih.
“Dia (Chairun Nisa, Red) tidak menerima dan tidak ada perjanjian apapun untuk menerima fee,” ungkap Farid.
Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas Akil Mochtar di Kompleks Widya Chandra III Nomor 7 beberapa hari lalu, berhasil menciduk mereka.
Dari operasi itu, KPK juga berhasil menyita uang senilai 284.050 dolar Singapura dan 22.000 dolar AS dengan total uang sekitar Rp 3 miliar.
 
TELUSURI ASET
Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi dalam konferensi pers  mengatakan, pihaknya bakal menelusuri asset para tersangka kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Gunung Mas.
“Setelah pemeriksaan tersangka dan saksi, biasanya memang dilakukan penelusuran asset,” ucapnya di gedung KPK (8/10).
Tentunya hal itu dilakukan guna menelisik apakah ada kaitannya dengan sumber harta kekayaan yang diduga dari jerih payah serupa, dugaan kasus suap menyuap lainnya.
Bahkan KPK saat ini telah menyita tumpukan dokumen Chairun Nisa, yang masih terus dilakukan pemeriksaan oleh KPK. (abe/ron)


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers