MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI
Selasa, 08 Oktober 2013 17:47
Pencemaran Udara Teru Meingingkat

Namun Belum Masuk Kategori Berbahaya

PROKAL.CO, v>

PALANGKA RAYA – Banyaknya terjadi kebakaran hutan maupun lahan,  menyebabkan Indek Statistik Pencemaran Udara (ISPU) menjadi meningkat. Namun, hingga sekarang masih dinyatakan belum  berbahaya.
Menurut Pelaksana Tugas (PLT) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palangka Raya,  Rawang, untuk laporan ISPU terakhir yang diterima yaitu pada angka 68 yang menunjukkan kondisi pencemaran udara yang sedang.
Nilai ISPU
Kondisi Pencemaran Udara
0 – 50
Baik
51 – 100
Sedang
101 – 199
Tidak Sehat
200 – 299
Sangat Tidak Sehat
Lebih besar dari 300
Berbahaya
 
Untuk nilai ISPU saat ini,  ada kenaikan dari nilai ISPU baik ke sedang, tapi kenaikannya dari batas minimal sedang itu sekitar 10 angka. “Itu masih di bawah standart baku mutu,”ucapnya.
Dia memgungkapkan, keadaan tersebut masih mungkin dapat terjadi karena selain akibat kebakaran hutan dan lahan, kebakaran yang melanda rumah warga seperti di komplek Palangka Sari beberapa hari lalu, juga berpengaruh terhadap nilai ISPU. “Karena di sana juga ada stasiun pemantauan kita yaitu di jalan Dr Murjani ujung,”jelasnya.
Selain itu, terang dia, ada juga factor lain yang membuat nilai ISPU itu meningkat, yaitu hujan yang terjadi baru-baru ini. “Kemungkinan hujan kemarin menjadi salah satu penyebab meningkatnya nilai ISPU karena menimbulkan asap,”katanya,,  seraya menjelaskan karena api yang belum padam, lalu disiram oleh air hujan sehingga menyebabkan asap yang semakin banyak.
Tentang banyaknya debu dari hasil pembakaran yang berterbangan baru-baru ini,  dikarenakan hujan yang menyirami bekas kebakaran hutan maupun lahan,  tidak membuat api padam semua, sehingga abu-abunya banyak yang ditiup oleh angin.
“Itu memang dari hutan, dan sebagian juga berasal dari pembakaran lahan,”katanya menjelaskan asal mula abu-abu yang berterbangan itu.
Untuk hotspot yang terjadi di Palangka Raya dari awal bulan oktober,  sudah bertambah satu yaitu kebakaran yang terjadi Minggu (06/10) sore,  di daerah jalan Adonis Samad. “Dari September hanya tercatat 15 titik hotspot dan untuk bulan ini sudah kembali bertambah 1,”katanya.(*/rul/jun)
loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 Oktober 2013 16:13

Hambit Diperiksa, Chairun Nisa Ditunda

<div> <div><strong>JAKARTA</strong> &ndash; Dalam agendanya kemarin (8/10),…

Parang Melayang di Lokasi Tambang

BOSKUUU..!! "Kami Kesulitan Air Bersih..!!"

RESIDIVIS KENA BATUNYA..!! Sudah Gagal "Main" dengan WTS, Ditangkap Polisi Pula

Gara-Gara Mereka Ini, Azan di Masjid Bisa Ngga Kedengaran

Berton-ton Garam Sudah Disemai di Awan, Berdoalah Hujan Turun...

Dorrr..!! Samsul Bahri Mendadak Menjerit-Jerit

Tangani Karhutla, Gubernur Minta Jangan Saling Menyalahkan dan Bilang Sama-Sama Salah

GAWAT..!! Karena Pekatnya Asap, Heli Water Bombing Lumpuh

TOLONGGG..!! Air Sungai Bukan Lagi Asin, Tapi Sudah Pahit..!!

Daya Listrik Surplus, Kalteng Siap Menerima Investor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*