MANAGED BY:
JUMAT
29 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 05 September 2023 11:23
Karhutla Kian Menjadi-jadi, Kualitas Udara Kotim Semakin Memburuk
Petugas BPBD Kabupaten Kotim tengah berjibaku memadamkan api Karhutla, belum lama ini. (BPBD UNTUK KALTENGPOS)

Musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kian menjadi-jadi. Asap yang ditimbulkan dari Karhutla membuat kualitas udara semakin memburuk. Cuaca panas yang mengakibatkan kekeringan di lahan gambut. Menjadi faktor utama kebakaran tersebut mudah menyebar. Hal itupun berdampak pada kesehatan masyarakat.

Bahkan Kota Sampit sempat menduduki peringkat pertama kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di Indonesia berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang menyentuh angka sekitar 261, pada Minggu lalu (3/9).

Melihat jumlah Kahutla yang semakin hari semakin marak, Bupati Kotim Halikinnor meminta kepada seuruh pihak termasuk satuan oganisasi perangkat daerah (SOPD) untuk bisa bersama-sama menangani Karhutla di Bumi Habaring Hurung. Sehingga tidak hanya satu instansi saja yang bergerak, akan tetapi seluruh pihak mampu bergotong royong menangani musibah tahunan itu.

“Saya sudah instruksikan semua SOPD bergerak untuk menangani Karhutla. Kita sama-sama bergotong royong menangani masalah ini,”ujarnya, Minggu (3/9)

Halikinnor menyebutkan, Karhutla rentan terjadi akibat banyaknya semak belukar yang kering di wilayah perkotaan. Ditambah dengan angin yang berhembus kencang, membuat api semakin cepat meluas dan sulit dijinakkan. Alhasil, semakin banyak lahan yang terbakar, maka kabut asap akan semakin parah melanda Kotim.

“Kita tau diperkotaan, semak belukar ini banyak terbakar. Sehingga membuat asap tebal melanda wilayah kita,”ungkapnya.

Akibat Karhutla yang terjadi. Akan sangat berdampak kepada seluruh aspek di Kotim. Mulai dari aspek kesehatan, pendidikan hingga aspek lain. Hal itu juga akan sangat mengganggu masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari. Mengingat asap yang timbul dapat membahayakan kesehatan masyarakat. “Asap ini pasti akan berdampak sekali kepada semua aspek baik itu kesehatan, pendidikan dan aspek lain.Apalagi kualitas udara kita sudah tidak sehat lagi sekarang,”bebernya.

Dia juga menegaskan kondisi tersebut akan terus dipantau perkembangannya untuk keselamatan masyarakat. Sektor pendidikanpun juga akan dikaji beberapa penerapannya. Untuk menerapkan sistem tertentu, selama kabut asap melanda Kotim.

“Kita akan terus pantau musibah ini. Apalagi sekarang berdasarkan ISPU, Kotim sudah diangkat tidak sehat,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim, Multazam mengatakan. Diperkirakan ada ratusan hektare lahan yang terbakar. Yang sudah ditangani oleh BPBD Kotim hingga saat ini. Angka itu bisa terus bertambah. Sesuai dengan fakta di lapangan yang memungkinkan luasan itu berkembang.

“Lahan yang kami tangani kira-kira ada 538 hektare. Ada beberapa luasan yang belum kami hitung luasnya dan perluasan,”imbuhnya.(sli/kpg/ind).

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 September 2023 10:56

Pemkab Seruyan Disarankan Tertibkan Aset Daerah

 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menyarankan agar pemerintah…

Jumat, 15 September 2023 10:55

Sehari, 3 Kasus Ular Piton “Nyasar” ke Permukiman Warga

 Sedikitnya tiga kali kasus ular piton “nyasar” masuk ke permukiman warga…

Senin, 11 September 2023 13:13

Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Katingan Geser Pejabat

Sebelum mengakhiri masa jabatannya, Bupati Katingan Sakariyas kembali geser posisi sejumlah…

Selasa, 05 September 2023 11:23

Karhutla Kian Menjadi-jadi, Kualitas Udara Kotim Semakin Memburuk

Musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur…

Senin, 04 September 2023 12:05

Kemarau Membuat Ketersediaan Air Bersih di Kotim Menipis

Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) cukup lama, membuat ketersediaan…

Jumat, 01 September 2023 14:12

Oknum Kades di Katingan Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Oknum Kepala Desa (Kades) Tumbang Tangoi di Kabupaten Katingan berinisial …

Jumat, 01 September 2023 14:11

Polres Barsel Ungkap Kasus Ilegal Logging

 Polres Barito Selatan (Barsel) menggelar konferensi pers tindak pidana (TP) pencegahan…

Rabu, 30 Agustus 2023 12:12

Kebakaran Lahan di Danau Rangas, Tempat Tak Terduga dan Susah di Jangkau Warga

Kebakaran lahan kembali terjadi. Kali ini di Jalan Danau Rangas,…

Selasa, 29 Agustus 2023 12:27

Sakit Hati Terus Diejek, Buruh Tewas Kena Tusuk Badik

Peristiwa penganiayaan berujung maut terjadi di Kabupaten Katingan. Motif sakit hati! Bercucuran…

Selasa, 29 Agustus 2023 12:24

Oknum Kades di Katingan Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Berat

 Oknum Kepala Desa (Kades) Tumbang Tangoi di Kabupaten Katingan inisial…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers