MANAGED BY:
JUMAT
09 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Jumat, 19 Mei 2023 16:22
Cerita Warga Kalteng yang Bisa Naik Haji, Belasan Tahun Menanti, Akhirnya Bisa ke Tanah Suci

Setelah urusan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) diselesaikan, persiapan pemberangkatan jemaah haji Kalteng terus dimatangkan. Jemaah yang masuk dalam kuota pemberangkatan tahun ini mulai mengikuti manasik haji. Berikut cerita beberapa jemaah yang tak henti-hentinya bersyukur setelah dipanggil menunaikan ibadah haji.

 

DHEA UMILATI-ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

 

LABBAIK allahumma labbaik, labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak. Lantunan talbiyah berkumandang di Masjid Al Falah, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya, Rabu (17/5). Sebanyak 120 orang tampak bersemangat melantunkan talbiyah. Mereka merupakan calon jemaah haji yang sedang mengikuti manasik haji.

Salah satu jemaah haji bernama Sarah cukup antusias mengikuti rangkaian manasik haji. Ia mengaku pengetahuan hajinya bertambah setelah mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji sejak 11 Mei lalu. “Saya baru dapat pengetahuan tentang haji setelah mengikuti rangkaian kegiatan manasik,” ucap Sarah kepada wartawan, kemarin.

Sarah sangat bersyukur dengan adanya panggilan haji ini, berbarengan dengan ibunya. Setelah belasan tahun menanti, akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima, yakni ibadah haji. Sarah yang merupakan pedagang kelapa ini mengaku sudah mulai menyetor biaya haji sejak 13 tahun lalu.

Di tempat yang sama, Abdul Ghafar yang merupakan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) mengatakan sudah mendaftar haji sejak tahun 2010. Seharusnya, ia berangkat haji pada 2020 lalu. Namun karena saat itu sedang dilanda pandemi Covid-19, maka tahun itu hanya menjadi jemaah cadangan, dan baru bisa berangkat tahun ini.

“Kalau saya tinggal menunggu panggilan saja, karena sudah lunas dari awal mendaftar, kami berharap untuk kemaksimalan ibadah haji para jemaah yang berangkat, semoga fasilitas dan pelayanan yang diberikan sesuai dengan apa yang diharapkan jemaah,” tuturnya.

Sementara itu, 120 calon jemaah haji mengikuti rangkaian pembimbingan manasik haji yang difasilitasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jekan Raya. Kegiatan tersebut dimulai sejak Kamis (11/5) hingga Kamis (18/5). Jemaah yang mengikuti manasik kali ini terdiri dari 114 jemaah dari wilayah KUA Jekan Raya, 2 orang dari Kecamatan Bukit Batu, dan 4 orang dari Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

“Tahun ini kami melaksanakan manasik haji selama delapan hari, tahun lalu dilaksanakan empat hari, karena tahun ini sudah sangat memungkinkan orang berkumpul, maka kami laksanakan delapan hari,” kata Kepala KUA Jekan Raya Mahmud melalui Penyuluh Agama Mujibah, saat dibincangi di sela-sela kegiatan.

Pelaksanaan manasik haji kali ini menghadirkan delapan narasumber yang memiliki sertifikat pembimbing manasik haji. Pelatihan yang diberikan sesuai dengan petunjuk teknis dan silabus. Mulai dari pemberian materi terkait haji hingga praktiknya.

“Materi haji yang diberikan seperti etika haji, budaya Arab Saudi, kesehatan haji, fiqih untuk ibadah selama penerbangan, wajib haji, rukun haji, dan lainnya,” ucapnya.

Praktik haji meliputi pemakaian ihram, thawaf, sai, hingga melontar jumrah. Mahmud menyebut, tahun ini jemaah haji didominasi jemaah berusia lanjut. Jemaah tertua di wilayah KUA Jekan Raya berusia 80 tahun dengan jumlah tiga orang.

“Sesuai silabus, memang ada bimbingan untuk jemaah haji lansia, melalui manasik haji ini kami ajarkan itu,” ungkapnya.

Manasik haji menjadi hal penting bagi calon jemaah haji, sebagai persiapan sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci. Melalui manasik haji, calon jemaah haji akan mengetahui gambaran umum pelaksanaan haji, baik materi hingga praktiknya.

“Seperti kita ketahui, untuk mendaftar haji harus melalui masa tunggu yang cukup lama dan biaya yang mahal. Jangan sampai ibadah haji sia-sia. Jangan sampai saat pelaksanaan nanti, jemaah tidak tahu apa-apa, karena jemaah haji dituntut untuk mandiri, mereka harus mengetahui apa yang harus dilakukan selama ibadah haji,” jelasnya. (*/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 07 Juni 2023 13:30
Lebih Dekat dengan Dyah P Candravardani, Pelukis Perempuan Palangka Raya (2)

Menekuni Seni sejak TK, Lukisan Semusim Berlalu Paling Berkesan

Kuas, kanvas, dan pewarna adalah sahabat bagi Dyah mengekspresikan berbagai…

Selasa, 06 Juni 2023 15:00
Lebih Dekat dengan Remiaty, Pelukis Perempuan Palangka Raya (1)

Lestarikan Seni Budaya, Belasan Tahun Konsisten Melukis

Remiaty atau biasa dikenal dengan Emy Nillan merupakan salah satu…

Sabtu, 27 Mei 2023 11:28

Tradisi Mangenta Mulai Punah

PALANGKA RAYA-Tangan Herti begitu lincah mengaduk padi ketan dalam wajan…

Selasa, 23 Mei 2023 14:02

Menyaksikan Penampilan Sendratari Saluang Murik, Koreografi Terinspirasi dari Migrasi Ikan Menjelang Kemarau

Pelaku seni di Bumi Tambun Bungai memiliki cara tersendiri mempersembahkan…

Jumat, 19 Mei 2023 16:22

Cerita Warga Kalteng yang Bisa Naik Haji, Belasan Tahun Menanti, Akhirnya Bisa ke Tanah Suci

Setelah urusan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih) diselesaikan, persiapan…

Senin, 15 Mei 2023 11:37

Muhammad Khairi, Anak Panti Asuhan yang Sukses Jadi Pebisnis Jamur

Permintaan dari pelanggan terus berdatangan. Produksi jamur sedang terbatas. Begitu…

Rabu, 03 Mei 2023 09:23

Mengenal Lebih Dekat Murniansyah, Marbot Masjid Al- Muhajirin

Selain menekuni menjadi marbot, Murniansyah juga sebagai guru mengaji di…

Senin, 01 Mei 2023 12:43
Mengenang Ulama Karismatik KH Muhammad Asri

Semasa Hidup Dikenal Pemurah, Haulan Dihadiri Ribuan Jemaah

Siapa yang tidak mengenal sosok KH Muhammad Asri bin H…

Senin, 01 Mei 2023 12:40
Peringatan Hari Tari Sedunia 2023 di Palangka Raya

Harmoni Keberagaman dalam Gerak Tari

PALANGKA RAYA-Suara gendang bertabuh kencang beriringan dengan suara petikan kecapi…

Sabtu, 29 April 2023 12:42
Mengenang Guru Syeikh Irham Fachruzie, Ulama Karismatik yang Wafat di Kota Cantik

Banyak Waktu Berdakwah, Dalam Setahun Hanya Dua Bulan di Rumah

Kecintaan murid kepada guru tiada batas. Meski guru sudah meninggal…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers