MANAGED BY:
MINGGU
05 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Kamis, 22 Desember 2022 14:26
Siti Asiah, Tetap Mencari Nafkah di Usia Senja, “Kalau Saya Tidak Berjualan, Mau Makan Apa?”
Siti Asiah

Siti Asiah merupakan satu dari sekian banyak wanita yang menjadi tulang punggung keluarga. Mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Selama tiga tahun terakhir, Siti berjualan kue dan telur asin. Mirisnya, pekerjaan itu masih dijalaninya meski telah memasuki usia senja. yakni berusia 72 tahun.

 

IRPAN JURAYZ, Palangka Raya

 

SITI Asiah, wanita kelahiran 1950 itu harus berjuang sendiri untuk menghidupi kedua putranya, setelah ditinggal sang suami 18 tahun lalu. Setiap hari, sekitar pukul 07.00 WIB sudah stand by di lapak andalannya di depan pelataran ruko kosong di samping Bank BNI, Jalan Achmad Yani, Kota Palangka Raya. Yang dijualnya adalah kue cincin dan telur asin.

Sebelum ke lapak, Siti terlebih dahulu membeli kue cincin dan telur asin ke pengolah. Dia hanya membeli barang jadi. Tiap kali pengambilan, Siti membeli 100 kue dengan harga Rp1.000, yang kemudian dijualnya seharga Rp1.500. Sedangkan untuk telur dibeli Rp100.000 per tabak dan dijual kembali dengan harga Rp5.000 per butir.

“Beginilah tiap hari, untungnya buat biaya hidup seperti beli beras dan lainnya. Kalau ada lebih, saya tabung untuk beli celana anak atau buat bayar sewa tanah,” ucap perempuan berusia 72 tahun itu, Selasa (20/12).

Wanita yang telah memasuki usia senja itu punya 3 putra dan 3 putri. Empat anaknya sudah berumah tangga. Kini Siti Asiah tinggal bersama kedua orang putranya yang berusia 34 tahun dan 25 tahun. Putranya yang berusia 34 tahun itu merupakan penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus). Namanya Ansyari. Demi sesuap nasi untuk Ansyari, tiap hari Siti tetap semangat berjualan.

“Memang usia kaya saya ini seharusnya istirahat di rumah, tapi mau gimana lagi, kalau tidak berjualan, mau makan apa saya nanti, anak saya mau makan apa, seribu dua ribu yang didapatkan sudah bisa buat beli lauk dan beras,” ucapnya sembari menitikkan air mata.

Sebelum berdagang di teras ruko, dahulu Siti menjajakan jualan dengan berkeliling pemukiman warga di Jalan Riau. Namun karena tubuh yang sudah tua, tak jarang ia jatuh dan pingsan saat berjualan. Karena itulah Siti memutuskan untuk berjualan di teras ruko. Tiap hari Siti diantar cucunya untuk berjualan. Setelah waktu Salat Asar, ia mulai membereskan lapak dagangan untuk bergegas pulang ke rumah.

Wanita kelahiran Palangka Raya ini tinggal di sebuah rumah kecil di Jalan Riau. Rumah tersebut berdiri di atas tanah yang disewakan oleh pemiliknya dengan harga sewa Rp750.000 per tahun. Siti mengaku kondisi rumahnya saat ini sudah mulai rapuh.

“Sudah ada beberapa papan yang terlepas, kalau hujan air pada masuk, kemaren mau ikut bedah rumah, tapi terhalang tanah sewaan, seandainya tanah sendiri, mungkin bisa ikut program itu, cuman beginilah kondisi kami, mau dapat uang dari mana buat beli tanah,” tuturnya.

Siti juga menyebut sering dihibur anaknya yang berkebutuhan khusus dengan adanya permintaan untuk menikah. Tak jarang ia tertawa saat mendengar perkataan anaknya itu. Namun pada sisi lain ia sedih karena tak bisa memenuhi kemauan anaknya itu. Ia sadar akan kondisi yang disandang anaknya itu.

“Saya tidak banyak harapan dan sesuatu yang ingin dicapai, yang terpenting saat ini saya sehat supaya bisa tetap berjualan buat makan dan buat anak saya senang,” ucapnya.

Siti mengaku sering mendapatkan rezeki tak terduga. Kadangkala saat berjualan, ia didatangi dermawan yang memberikan barang-barang kebutuhan pokok maupun uang tunai. Walaupun tidak tiap hari, tapi uluran kasih dari orang-orang baik itu sering membuatnya menangis terharu sekaligus bersyukur kepada Yang Kuasa. (*/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Januari 2023 13:35

Perdie M Yoseph di Mata Uskup Palangka Raya, Dekat dengan Tokoh Agama, Didoakan dan Diberkati

Dua periode menjabat sebagai Bupati Murung Raya (Mura), nama Perdie…

Sabtu, 14 Januari 2023 14:02
Melihat Ratusan Karya Seni Rupa di Galeri Eko YES

Dipersembahkan untuk Istri yang Setia Menemani Berkarya

Mencatatkan sejarah, Galeri Seni Eko YES menjadi galeri seni pribadi…

Kamis, 12 Januari 2023 13:27

Aruh, Seni Tari Kontemporer Kalimantan, Bunyi yang Bergerak dan Gerak yang Berbunyi

Bunyi-bunyi itu terejawantah dari gerak tubuh para penari, menyiratkan harapan…

Senin, 09 Januari 2023 12:01

Dimana Mana Ada Lato-Lato

Dua minggu terakhir anak-anak demam dengan mainan bernama lato-lato. Siapa…

Kamis, 22 Desember 2022 14:26

Siti Asiah, Tetap Mencari Nafkah di Usia Senja, “Kalau Saya Tidak Berjualan, Mau Makan Apa?”

Siti Asiah merupakan satu dari sekian banyak wanita yang menjadi…

Senin, 03 Oktober 2022 15:48
Cerita Yusna Rismayani, Penyandang Disabilitas yang Menggeluti Usaha Kerajinan Tangan

Dahulu Terpaksa Mengemis, Sekarang Fokus Berbisnis

Yusna Rismayani merupakan penyandang disabilitas sejak lahir. Perempuan berusia 45…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:34

Mengenal Romy Firmansyah, Juara Lomba Murottal Dewasa, Berbagi Ilmu lewat Rumah Al-Qur’an dan YouTube

Romy Firmansyah berhasil menjuarai Murottal dewasa kategori laki-laki pada ajang…

Kamis, 21 Juli 2022 11:18

Upacara Ngaben Massal di Desa Batu Nindan, Cermin Kerukunan dan Kebersamaan

KUALA KAPUAS-Semenjak pagi, ratusan umat Hindu Bali di Desa Batu…

Rabu, 08 Juni 2022 13:36

Melihat Geliat UMKM di Palangka Raya Pascapandemi, Resep Bedak Basah Olahan Friska Pernah Ditawar Rp15 Juta

Resep bedak atau pupur basah yang kini dimiliki Friska Natalia…

Selasa, 01 Maret 2022 12:12
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Tak Bisa ke Masjid, Salat Jemaah di Selasar Kamar Hotel

Setelah beranjak dari Masjid Quba, rombongan langsung menuju lokasi karantina.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers