MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 15 Agustus 2022 10:49
Melanggar Kode Etik dan Ditetapkan Tersangka oleh Kejaksaan
Satu Komisioner KPU Kapuas Terancam Dipecat

PALANGKA RAYA-Nasib oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas diujung tanduk. Ancaman pemecatan sepertinya hampir pasti diberikan kepada anggota berisinial B tersebut. Sanksi tersebut menyusul dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukannya selama menjabat sebagai penyelenggara pemilu.

Kemarin (12/8) secara virtual, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI melaksanakan sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) perkara nomor 29-PKE-DKPP/VII/2022 yang diadukan oleh KPU Kalteng kepada salah seorang komisioner KPU Kapuas.

Dalam pokok aduan yang disampaikan oleh pengadu, Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim melalui Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan Sapta Tjita menyampaikan, teradu dalam hal ini anggota komisioner KPU Kapuas inisial B terlibat langsung dalam pengadaan barang dan jasa alat pelindung diri (APD) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalteng Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh pihak penyedia.

“Teradu diduga melanggar ketentuan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Tata Kerja KPU provinsi dan kabupaten/kota,” kata Sapta Tjita.

Dijelaskan Sapta, pada pasal 74 huruf a yaitu tidak melakukan perbuatan atau tidak menguntungkan atau memperkaya diri sendiri, keluarga, kerabat dari jabatan sebagai penyelenggara pemilu. Pada huruf b yaitu tidak melakukan perbuatan yang memperkaya diri, sendiri orang lain atau korporasi yang dapat merugikan atau keuangan negara atau perekonomian negara.

Pasal 76 huruf e yaitu tidak berhubungan atau tidak berkomunikasi dengan penyedia barang dan jasa KPU provinsi, kabupaten/kota serta wajib memberitahukan kepada publik apabila ada hubungan keluarga atau kerabat dengan penyedia barang dan jasa melalui laman KPU provinsi, kabupaten/kota sesuai dengan tingkatannya.

"Teradu pada 8 Juli 2022 ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kapuas," katanya.

Selain itu, KPU Kalteng juga mengadukan B karena tidak bekerja penuh waktu, jarang datang ke kantor dan tidak ada pemberitahuan kepada sesama anggota KPU Kapuas dan tanpa alasan yang jelas. Sesuai ketentuan peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 pasal 90 ayat 1 huruf b, yaitu bekerja penuh waktu tanpa terikat hari dan jam kerja pada masa tahapan Pemilu dan pemilihan serta bekerja pada hari dan jam kerja pada masa non tahapan pemilu dan pemilihan.

"Teradu sebagai penyelenggara tidak patuh menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN)," tegasnya.

Laporan hanya disampaikan pada Tahun 2018 dan 2022, sedangkan selama 2019, 2020 dan 2021yang bersangkutan tidak melaporkan LHKPN. Untuk terwujudnya pemilu dan pemilihan yang bermartabat, tidak terlepas dari penyelenggara yang profesional dan berintegritas.

"Berdasarkan pokok laporan aduan dugaan pelanggaran kode perilaku, sumpah janji dan atau fakta integritas oleh teradu, maka dimohon kepada DKPP berkenan memeriksa," ungkapnya.

Pihaknya juga meminta, pertama DKPP dapat memutuskan di antaranya menerima dan mengabulkan laporan yang diajukan oleh pelapor untuk seluruhnya. Kedua, menyatakan teradu terbukti melanggar perilaku sumpah janji dan atau fakta integritas.

"Yang ketiga memberikan sanksi terhadap terlapor atau teradu berupa pemberhentian tetap atau apabila DKPP berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya," tegasnya.

Sementara itu, dalam sanggahannya teradu B menegaskan bahwa pihaknya mengaku tidak benar pihaknua terlibat dalam pengadaan barang dan jasa KPU Kabupaten Kapuas, yang ada hanya jual beli secara pribadi. "Itupun bukan menjadi larangan dan pelanggaran kode etik," jawabnya.

Berkenaan tidak lapornya LHKPN, pihaknya sebelumnya sudah mengajukan nama untuk pelaporan LHKPN. Namun, saat itu nomor ponselnya tidak dapat digunakan lagi, sehingga pada saat melakukan upaya setiap tahun untuk laporan LHKPN tidak bisa dilakukan.

"Pada 2021 saya koordinasi dengan KPU RI untuk membantu agar bisa melakukan LHKPN," tegasnya.

Pada perisdangan ini belum ada keputusan berkenaan perkara ini dari DKPP RI. Ketua Komisioner KPU Kalteng Harmain saat dihubungi usai sidang mengatakan, belum ada keputusan dari persidangan ini.

"Kemungkinan akan diputuskan pada sidang berikutnya, jadwalnya kami belum mengetahui, menunggu dari DKPP," pungkasnya. (abw/ala)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 04 Oktober 2022 10:17

Kondisi Banjir di Pedalaman Kalteng Berpotensi Bertambah Parah

Setelah sempat surut, banjir kini kembali merendam wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 04 Oktober 2022 10:15

Jangan Ada Lagi Truk Masuk Jalan Dalam Kota Sampit

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Bima Santoso,…

Selasa, 04 Oktober 2022 10:14

Nilai Ekspor di Kalteng Turun Pada Agustus 2022, Impor Justru Naik

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Eko…

Senin, 03 Oktober 2022 15:57

Stok Pangan Aman, Tapi Kok Harga Beras Naik...?

PALANGKA RAYA-Stok barang-barang kebutuhan pokok pada pasar-pasar tradisional di Kota…

Senin, 03 Oktober 2022 13:26

Kalteng Masuk Wilayah yang Diprediksi Alami Hujan Lebat Berangin

Menurut siaran informasi di laman resmi BMKG seperti dilansir dari Antara, hujan…

Senin, 03 Oktober 2022 13:24

NasDem Resmi Usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan untuk diusung menjadi calon…

Sabtu, 01 Oktober 2022 09:50

Belasan Pendaftar Panwascam di Palangka Raya Tercatat sebagai Anggota Parpol

PALANGKA RAYA-Salah satu warga yang ikut mendaftar sebagai panitia pengawas…

Jumat, 30 September 2022 10:34

Kafe Diterpa Isu Sarang LGBT

PALANGKA RAYA-Baru mereda penolakan terhadap komunitas lesbian, gay, biseksual, dan…

Jumat, 30 September 2022 10:32

Yang Maju Pilkada Pakai Jalur Independen di Kalteng, Saatnya Bergerilya Mencari Dukungan

PALANGKA RAYA-Dalam sejarah perpolitikan di Bumi Tambun Bungai, sosok Sudarsono…

Rabu, 28 September 2022 10:53

Polisi Curiga, Pelaku Pembunuh Pasutri di Palangka Raya Ada Dua Orang

Sejauh ini, Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Ronny M Nababan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers