MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 21 Juni 2022 17:59
70 Persen Warga Binaan Rutan Buntok Napi Kasus Narkoba
Plt Kepala Rutan Kelas II B Buntok Edi Cahyono

BUNTOK – Dari 203 narapidana atau warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Buntok, didominasi kasus narkotika.

“Dari 203 warga binaan yang ada saat ini, 70 persen karena kasus narkotika. Sisanya kasus kriminal lainnya,” kata Plt Kepala Rutan Kelas II B Buntok Edi Cahyono, kemarin.

Karena itu, menurut Edi, upaya pencegahan terkait peredaran narkoba di lingkungan Rutan menjadi prioritas utama.

Beberapa upaya pencegahan yang dilakukan, sebut dia, di antaranya melakukan razia secara rutin setiap minggu di semua blok dan kamar hunian warga binaan. Razia ini untuk mencegah masuknya telepon genggam atau handphone.

Terbukti penyelundupan HP ke dalam Rutan pun terbukti. Karena dari beberapa kali razia yang dilakukan, puluhan HP milik warga binaan berhasil ditemukan dan disita.

“Beberapa waktu lalu kami memusnahkan 58 unit handphone berbagai merk milik warga binaan. Dan sebelumnya, semua HP telah diperiksa untuk mengetahui adanya kemungkinan hal-hal terkait narkoba,” beber Edi.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga mengatur sedemikian rupa warga binaan penghuni setiap blok. Namun karena jumlahnya yang banyak, membuat penghuni dengan kasus narkotika ditempatkan dalam blok dan kamar khusus.

“Kami pisahkan antara napi dengan kasus sebagai pengguna dan pengedar. Untuk yang pengguna, ada satu blok lebih. Dan untuk pengedar, kita pisahkan,” ungkap Edi.

Kemudian dari tes urine yang juga dilakukan rutin, imbuh dia, belum ada indikasi peredaran dan atau pengendalian narkotika dari dalam lingkungan Rutan Buntok. Demikian pula dengan barang-barang titipan untuk warga binaan, semuanya terlebih dahulu harus melalui pemeriksaan.

Sedangkan dari sisi fasilitas, menurut Edi, pihaknya juga membuat saklar jaringan listrik terpusat. Sehingga bisa dikendalikan langsung dari ruang petugas keamanan Rutan.

“Jadi saklar nya di satu induk saja yang dimana kita yang mengendalikannya. Sebab, dulu sebelum ini di lakukan, para penghuni bisa mencharger hp nya menggunakan jarum di sambungkan ke aliran listrik. Jadi intinya, para penghuni dapat dipastikan tidak dapat mencharger HP,” pungkas Edi. (nto)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 12:05

Kabar Bahagia untuk ASN Kotim, Gaji ke-13 Dicairkan 4 Juli

Salah satu hal yang mungkin saat ini ditunggu oleh Aparatur…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:16

Komisioner Bawaslu Harus Siap Pakai

PALANGKA RAYA-Tim seleksi (timsel) perekrutan anggota komisioner Badan Pengawas Pemilu…

Sabtu, 25 Juni 2022 11:40

Gegara Facebook, Gadis 14 Tahun Jadi Korban Pencabulan

Korban media sosial (medsos) kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang…

Kamis, 23 Juni 2022 17:13

Lagi, Dua Desa di Barsel Bisa Nikmati Listrik 24 Jam

BUNTOK – Dua lagi desa di Kabupaten Barito Selatan kini…

Selasa, 21 Juni 2022 18:14

700 Tekon di Kotim Bakal Kehilangan Pekerjaan

SAMPIT – Mulai tahun depan, status pegawai di pemerintahan hanya…

Selasa, 21 Juni 2022 17:59

70 Persen Warga Binaan Rutan Buntok Napi Kasus Narkoba

BUNTOK – Dari 203 narapidana atau warga binaan Rumah Tahanan…

Senin, 20 Juni 2022 11:18

ODGJ Berkeliaran, Warga Waswas dan Langsung Lapor Polisi

Keberadaan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) sering kali membuat resah…

Senin, 20 Juni 2022 11:16

Cuaca Tidak Menentu, Warga Diminta Waspada Beraktivitas di Sungai

Kondisi angin hingga hujan yang tidak menentu, harus diwaspadai oleh…

Minggu, 19 Juni 2022 18:06

Legislator Ini Bilang Seruyan Masih Memerlukan Honorer

KUALA PEMBUANG - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Minggu, 19 Juni 2022 14:56

Nah Lho! Kasus Hipertensi dan Jantung di Barsel Meningkat

BUNTOK – Sejak beberapa tahun terakhir, kasus hipertensi dan jantung…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers