MANAGED BY:
JUMAT
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Minggu, 19 Juni 2022 14:56
Nah Lho! Kasus Hipertensi dan Jantung di Barsel Meningkat
Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Norman Wahyu

BUNTOK – Sejak beberapa tahun terakhir, kasus hipertensi dan jantung di Kabupaten Barito Selatan, mengalami peningkatan cukup tinggi. Sehingga penanganan penyakit tersebut pun kini menjadi salah prioritas di RSUD Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok.

“Kalau kita melihat data, setidaknya sejak 2017-2018 itu kasus tertinggi adalah hipertensi. Nah, hipertensi ini kalau tidak ditangani dengan baik, tidak terkontrol, maka sangat berpotensi ke jantung. Dan itu salah satu yang tertinggi saat ini di Kabupaten Barito Selatan,” ungkap Direktur RSJS Buntok, Norman Wahyu, Sabtu (18/6/2022).

Dijelaskan Wahyu, hipertensi menjadi salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai. Pasalnya, gangguan ini kerap kali tidak menimbulkan gejala pada pengidapnya, tetapi bisa mengakibatkan kerusakan pada jantung, dan lain-lain. Terlebih ketika seseorang penderita hipertensi yang telah beradaptasi dengan penyakitnya tersebut.

Hipertensi yang tidak terkendali bisa berujung pada penyakit jantung, termasuk penyakit jantung koroner, pembesaran pada organ jantung, hingga kondisi gagal jantung. “Inilah mengapa hipertensi dianggap sebagai salah satu faktor risiko penting terkait masalah kesehatan jantung. Apalagi angkanya terus meningkat, sehingga ini menjadi salah satu prioritas,” ujarnya.

Seperti diketahui, hingga kini penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah juga terus menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun. Setidaknya, 15 dari 1.000 orang atau saat ini terdapat 4,2 juta orang yang menderita penyakit kardiovaskular, dan 2.784.064 diantaranya menderita penyakit jantung. (nto)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Agustus 2022 16:10

735 Napi di Kotim Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI

SAMPIT – Sebanyak 735 orang narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan…

Minggu, 14 Agustus 2022 18:16

Sambut HUT RI, Komunitas PESAT Gowes Sambil Bagi-bagi Sembako

PALANGKA RAYA - Menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dilakukan…

Kamis, 11 Agustus 2022 16:34

Halikinnor Akui Penegakan Disiplin ASN Kotim Tak Maksimal

SAMPIT – Penegakan disiplin terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di…

Kamis, 11 Agustus 2022 14:25

Banjir di Tewang Sangalang Garing Mulai Surut

KASONGAN – Bencana banjir di Kecamatan Tewang Sangalang Garing sudah mulai…

Rabu, 10 Agustus 2022 13:06

Eks Bendahara Disdik Katingan Minta Bebasl

Sidang dugaan korupsi penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik…

Selasa, 09 Agustus 2022 18:40

Pemkab Kotim Usulkan 1000 PPPK Untuk Tiga Formasi

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajukan formasi perekrutan…

Selasa, 09 Agustus 2022 18:25

Banjir di Katingan Telan Korban Jiwa Bayi Usia 11 Bulan

KASONGAN- Bayi yang baru berusia 11 bulan di Desa Dehes…

Selasa, 09 Agustus 2022 15:16

Festival Nariuk Lestarikan Budaya Tradisional Masyarakat Barito Timur

TAMIANG LAYANG – Festival Nariuk yang digelar di Desa Pulau Patai, Kecamatan…

Senin, 08 Agustus 2022 10:25

Banjir Mulai Menghantui Katingan, Bupati: Tingkatkan Kewaspadaan

Ancaman banjir pun mulai menghantui beberapa wilayah di Kabupaten Katingan.…

Senin, 08 Agustus 2022 10:24

Mayat Itu Diperkirakan Sudah Sebulan di Sungai Kahayan

Saat ini mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Kahayan,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers