MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

HIBURAN

Jumat, 29 April 2022 12:16
Gara-Gara Buyung Puyuh Dimakan Biawak, Akun DJ Imut Terancam Disomasi
DJ Imut

AKUN YouTube DJ Imut akan disomasi pada hari ini, Kamis (28/4), oleh salah seorang pencipta lagu asal Kalimantan bernama Fadli. Somasi dilayangkan setelah akun YouTube tersebut menggunakan lagu ‘Burung Puyuh Dimakan Biawak’ yang sempat viral di TikTok, tanpa izin.
Kepastian kabar DJ Imut akan disomasi diungkapkan Arianto selaku kuasa hukum dari Fadli. Menurutnya, lagu milik kliennya telah digunakan untuk kepentingan komersil tanpa permintaan izin kepada sang pemilik lagu. “DJ Imut hari ini kita somasi. Klien saya pencipta lagu remix yang akan menyomasi DJ Imut,” ucap Arianto kepada JawaPos.com (grup prokalteng.co) melalui sambungan telepon Kamis (28/4).

Fadli merasa mengalami kerugian usai lagunya digunakan tanpa meminta izin oleh DJ Imut. Selain itu, Fadli juga dirugikan karena akun YouTube-nya malah terkena masalah dengan menampilkan lagu yang merupakan lagu ciptaannya sendiri. Dan ini terjadi setelah adanya klaim content ID. “Dia menyomasi juga karena akunnya ditutup. Dia yang punya lagu ciptaan, tapi dia yang ditutup. Ini semakin tragis lagi,” tuturnya.

Arianto sudah resmi menjadi kuasa hukum dari Fadli. Sebagai kuasa hukum, dia pun siap membela kliennya secara maksimal. Mereka pun telah berdiskusi panjang lebar sehingga menghasilkan kesepakatan akan melayangkan somasi. “Nanti sore saya kirimkan ke mas ya surat somasinya,” katanya. Dalam surat somasi, Fadli rencananya akan memasukkan nilai ganti rugi atas lagu yang digunakan tanpa izin dengan nominal sebesar Rp 1 miliar. Dia berharap permasalahan ini berujung damai dan permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sebenarnya kalau nominal masih bisa kita bicarakan asal ada niat baik. Intinya sih, berikanlah haknya pencipta. Karena memakan hak orang lain kan nggak boleh,” paparnya. “Sebagai sesama seniman, gontok gontokan kan tidak mungkin. Kita saling membantu, saling menghargai aja. Apalagi teman teman Melayu saling membantu satu sama lain. Penciptanya dihargai lah. Masa kita menyepelekan guru kita. Kita sudah pintar terus guru kita dilecehkan kan nggak mungkin begitu, ibaratnya seperti itu,” imbuhnya. (j)


loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 Oktober 2013 15:51

Maling Kelas “Teri” Tertangkap

<div> <div><strong>SAMPIT</strong> &ndash;Sepak terjang Riyan (19), warga…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers