MANAGED BY:
SABTU
03 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

FEATURE

Selasa, 15 Februari 2022 09:12
Melihat Aktivitas Warga Binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya (1)
Dibekali Keterampilan, Diwanti-wanti Jangan Melanggar Hukum Lagi
KREASI DI BALIK JERUJI: Warga binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya memperlihatkan hasil keterampilan getah nyatu yang dibuat selama satu pekan. ANISA/KALTENG POS

Ruang pojok kreasi warna rupa merupakan wujud kreasi para warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Palangka Raya. Mata dimanjakan dengan berbagai macam kreasi getah nyatu yang unik dan menarik. Beginilah aktivitas para warga binaan yang sibuk dengan mengasah keterampilan.

 

ANISA B WAHDAH, Palangka Raya

PENJARA, nama yang terdengar menakutkan. Namun nyatanya, penjara atau rumah tahanan tak seseram cerita dalam film. Warga binaan pun tidak segarang dalam cerita. Mereka ramah dan terampil.

Seperti para warga binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya. Mereka tak hanya duduk diam menunggu selesainya masa hukuman. Justru ada yang mendapat penghasilan mesti tinggal dalam rutan. Bahkan ada pula yang hasil karyanya laku terjual di pasaran.

Saat penulis datang, terlihat sekelompok pria sedang sibuk mengerjakan tugas masing-masing. Ada yang memotong kayu, menghaluskan, dan ada yang khusus finishing. Sekelompok warga binaan ini sedang membuat daun pintu pesanan pelanggan.

“Mereka sedang membuat pesanan, ini adalah keterampilan mebeler,” kata Kepala Rutan Kelas II A Palangka Raya Suwarto saat dibincangi Kalteng Pos, beberapa waktu lalu.

Sekelompok mebeler ini berada di dalam ruang di balik pagar besi yang dijaga ketat petugas. Mencoba mendalami kehidupan warga binaan, penulis melihat langsung kehidupan nyata para penghuni rutan ini. Ada beberapa sedang asyik melepas rindu melalui video call di sebuah gerai yang disediakan petugas. Ada juga yang sedang mengikuti sidang secara daring.

Sembari menyusuri setiap tempat di rutan, Suwarto menyebut, sesuai prinsip pemasyarakatan bahwa narapidana merupakan orang-orang tersesat. Karena itu, selama menjalani masa hukuman mereka perlu dibina, agar kelak ketika kembali ke tengah masyarakat tidak mengulangi kesalahan serupa.

“Tugas kami melakukan pembinaan kepada warga binaan, agar mereka bisa menyadari kesalahan dan bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang baik dan berguna bagi keluarga dan masyarakat,” ucapnya.

Pembinaan diberikan dari bidang keagamaan hingga keterampilan. Diberikan akses seluas-luasnya bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas.

“Saat memasuki rutan, warga binaan akan menjalani adaptasi, proses ini perlu petugas masuk memberikan pembekalan dan pembinaan, mereka di sini tidak hanya menghabiskan waktu menjalani hukuman, tapi mereka punya bekal sesuai bakat dan minat,” beber Suwarto.

Saat ini pihaknya juga memiliki program smart on warna rupa. Tujuannya agar pemikiran warga binaan bisa diubah. “Mungkin sewaktu di luar tidak ada pekerjaan dan melanggar hukum, karena itu saat masuk rutan ini kami buka pola pikir mereka, supaya ketika keluar nanti ada bekal untuk menjalani kehidupan, mereka bisa memutuskan bekerja apa setelah bebas nanti,” jelasnya.

Tak hanya membina, para petugas rutan juga memfasilitasi pemasaran untuk hasil karya warga binaan. Jadi usaha dan kerja warga binaan tidak sia-sia. Karya-karya mereka dijual di pasaran. Dari situ mereka mendapat penghasilan.

“Dari rutan juga memfasilitasi, sesuai proses pemasyarakatan tugas rutan tidak bisa mencapai tujuanya sendiri, ada tiga komponen yaitu petugas, warga binaan dan masyarakat,” ucapnya.

Siang itu, terlihat ada warga binaan yang tengah mencuci pakaian. Ternyata ada beberapa warga binaan yang membuka jasa laundry. “Jadi di rutan ini ada beberapa pembinaan keterampilan, mulai dari mebeler, getah nyatu, menjahit, laundry, pertanian, hingga pangkas rambut,” beber Suwarto.

Awalnya memang rutan melakukan pembinaan yang difasilitasi oleh Balai Latihan Kerja (BLK). Keahlian yang dimiliki para warga binaan ditularkan terus-menerus ke penghuni baru. “Juga ada keterampilan pertanian, kami punya kebun sayuran di lahan sekitar 500 m2, yang ditanam berupa kangkung, jagung, dan terung” tuturnya.

Pihaknya berharap, warga binaan yang sudah keluar nanti tidak kembali lagi menjadi penghuni rutan. “Kami sudah wanti-wanti, jangan sampai melanggar hukum lagi, mereka sudah merasakan kehidupan dalam penjara itu tidak enak, masa mau kembali lagi,” pungkasnya. (*bersambung/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Oktober 2022 15:48
Cerita Yusna Rismayani, Penyandang Disabilitas yang Menggeluti Usaha Kerajinan Tangan

Dahulu Terpaksa Mengemis, Sekarang Fokus Berbisnis

Yusna Rismayani merupakan penyandang disabilitas sejak lahir. Perempuan berusia 45…

Jumat, 05 Agustus 2022 12:34

Mengenal Romy Firmansyah, Juara Lomba Murottal Dewasa, Berbagi Ilmu lewat Rumah Al-Qur’an dan YouTube

Romy Firmansyah berhasil menjuarai Murottal dewasa kategori laki-laki pada ajang…

Kamis, 21 Juli 2022 11:18

Upacara Ngaben Massal di Desa Batu Nindan, Cermin Kerukunan dan Kebersamaan

KUALA KAPUAS-Semenjak pagi, ratusan umat Hindu Bali di Desa Batu…

Rabu, 08 Juni 2022 13:36

Melihat Geliat UMKM di Palangka Raya Pascapandemi, Resep Bedak Basah Olahan Friska Pernah Ditawar Rp15 Juta

Resep bedak atau pupur basah yang kini dimiliki Friska Natalia…

Selasa, 01 Maret 2022 12:12
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Tak Bisa ke Masjid, Salat Jemaah di Selasar Kamar Hotel

Setelah beranjak dari Masjid Quba, rombongan langsung menuju lokasi karantina.…

Selasa, 01 Maret 2022 12:11
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Salat Magrib Berjemaah di Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah

Rasa lelah menjalani penerbangan kurang lebih selama 10 jam dari…

Selasa, 01 Maret 2022 12:09
Perjalanan Umrah di Tengah Merebaknya Varian Omicron

Alhamdulillah Bisa Berangkat setelah Dua Tahun Tertunda

Pemerintah Arab Saudi resmi membuka pintu masuk bagi jemaah umrah…

Rabu, 16 Februari 2022 11:18

Melihat Aktivitas Warga Binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya

Meski kehidupan di balik jeruji besi tak mudah menjalani, tapi…

Selasa, 15 Februari 2022 09:12
Melihat Aktivitas Warga Binaan Rutan Kelas II A Palangka Raya (1)

Dibekali Keterampilan, Diwanti-wanti Jangan Melanggar Hukum Lagi

Ruang pojok kreasi warna rupa merupakan wujud kreasi para warga…

Selasa, 09 November 2021 10:34
Karyanya Sudah Laku 25 Item, Dibanderol Rp95 Ribu

Melihat Karya Seni String Art SLBN 2 Pangkalan Bun

Anak-anak disabilitas di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini makin dikenal berkat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers