MANAGED BY:
RABU
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 08 Januari 2022 11:32
Kasus Korupsi, Mantan Ketua KPU Sukamara Dituntut 3 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA-Mantan Ketua Komisi Pemilihan (KPU) Kabupaten Sukamara Baslinda Dasawita bakal lama mendekam di penjara. Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukamara menuntut terdakwa selama tiga tahun penjara. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar di gedung Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Kamis (6/1).

Ketua KPU Sukamara periode 2003-2008 ini dinyatakan terbukti bersalah turut serta melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) terkait sisa dana hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukamara 2008 yang semestinya dikembalikan ke kas daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara.

“Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun,” kata jaksa Enggar Ahmadi Sistian, S.H. ketika membacakan tuntutan dalam sidang dengan nomor perkara 25/Pid.Sus-TPK/2021/PN Plk.

JPU menyebut bahwa terdakwa Baslinda Dasawita dianggap tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan pertama yakni melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1), (2), (3) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Meski demikian, JPU menyatakan bahwa terdakwa terbukti melakukan perbuatan-perbuatan pidana sebagaimana unsur-unsur yang ada di dalam dakwaan pertama subsider, yakni melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP, yakni melakukan atau menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan wewenang, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, sehingga merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Dikatakan jaksa, terdakwa Baslinda Dasawita selaku Ketua KPU Sukamara yang bertindak sebagai penerima dan penanggung jawab dana hibah Pilkada Sukamara 2008 tidak menyetorkan kembali sisa dana hibah pilkada ke kas daerah Pemkab Sukamara, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara/daerah sebesar Rp1.379.925.670,00 (satu miliar tiga ratus tujuh puluh sembilan juta sembilan ratus dua puluh lima ribu enam ratus tujuh puluh rupiah).

Perbuatan terdakwa itu dianggap jaksa sebagai tindak pidana korupsi. Dalam pertimbangan jaksa, disebutkan juga bahwa perbuatan itu dilakukan terdakwa bersama Said Husein (mantan sekretaris) dan Ahmad Syaikhu (mantan bendahara).

Selain meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun, jaksa juga menuntut agar terdakwa dijatuhi hukuman tambahan berupa kewajiban membayar denda Rp100 juta subsider kurungan selama 3 bulan.

Usai pembacaan tuntutan, hakim Alfon selaku ketua majelis hakim yang memimpin sidang bertanya kepada penasihat hukum terdakwa soal pengajukan nota pembelaan dalam sidang lanjutan.

“Saudara pembela dan Ibu Baslinda akan mengajukan pledoi?” tanya hakim Alfon kepada penasihat hukum terdakwa yang mengikuti sidang secara virtual.

Penasihat hukum terdakwa secara tegas menjawab akan membuat dan menyampaiakan nota pembelaan dalam sidang berikutnya. Mereka meminta waktu dua minggu untuk menyusun pleidoi. Namun majelis hakim justru memberi waktu selama satu minggu bagi pihak pembela. Sidang kasus korupsi ini akan dilanjutkan kembali pada Kamis (13/1). (sja/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 19:20

Mantan Kabid di Disdik Kalteng Divonis 4 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA -  Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi Palangka…

Senin, 27 Juni 2022 10:33

3 Hakim PN Pulang Pisau Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Tiga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan ke…

Minggu, 26 Juni 2022 19:09

Erick Thohir Dominasi Usulan DPD PAN se Kalteng sebagai Capres 2024

PALANGKA RAYA - Mayoritas pengurus DPD PAN di 14 kabupaten/kota…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:09

Suplai Sapi Digantung Birokrasi

PALANGKA RAYA-Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:08

Kalteng Surplus Hewan Ternak Kurban

Menjelang hari raya Iduladha Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:07
Vaksin Ternak Telah Tiba, Sapi Jokowi Disuntik Perdana

Vaksin Datang, Sapi Langsung Disuntik

Guna mencegah makin meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)…

Jumat, 24 Juni 2022 12:37

Waduh! Palangka Raya Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi…

Jumat, 24 Juni 2022 12:36

Hanya Tercemar Ringan, Air Sungai Kahayan Dinilai Masih Aman

Air Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tercemar. Namun…

Kamis, 23 Juni 2022 12:23

Merasa Dilecehkan di Atas Panggung, Penyanyi Dangdut Lapor Polisi

Merasa harga dirinya direndahkan saat menyanyi di atas panggung, biduan…

Rabu, 22 Juni 2022 13:22

BISA BERBAHAYA! Sungai Lamandau Diduga Tercemar Limbah

Ribuan ikan di Sungai Lamandau, tepatnya di Desa Kujan ditemukan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers