MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 05 Januari 2022 12:59
Ada Kesenjangan Soal Insentif Nakes, Bupati : Akan Dievaluasi
Bupati Kotim, Halikinnor saat melantik pejabat fungsional di lingkup Pemkab Kotim, belum lama ini. (HUMAS UNTUK KALTENG POS)

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan akan mengevaluasi insentif tenaga kesehatan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan. “Akan saya evaluasi karena ada kesenjangan masalah insentif nakes,” terang bupati, Selasa (4/1).

Halikinnor mengungkapkan, selama ini ada kesenjangan yang cukup signifikan terhadap insentif tenaga kesehatan yang berada di puskesmas, khususnya di pelosok, dengan ada di rumah sakit dalam kota. Nakes yang bertugas di puskesmas rata-rata jumlah insentifnya sebesar Rp 2,5 juta. Sedangkan yang di rumah sakit bisa kisarannya Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Seiring dengan jauhnya selisih insentif tersebut, makanya tenaga kesehatan yang ada di pelosok cenderung ingin pindah ke rumah sakit. Sedangkan, dia ingin pelayanan kesehatan itu tetap merata.

“Melalui evaluasi nanti saya berupaya agar selisih insentif tenaga kesehatan tidak terlalu jauh,” tukasnya Halikinnor mengaku, terbesit rencana untuk menaikan insentif tenaga kesehatan yang berada di puskesmas, namun sebelum itu pihaknya perlu mendata jumlah tenaga kesehatan yang ada dan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah. “Saya akan pertimbangkan dulu, tentunya kami juga memperhitungkan kelancaran pelayanan dan pembangunan daerah ini. tapi kami usahakan ke depannya tidak terjadi kesenjangan,” ucapnya. (sli/an)


BACA JUGA

Rabu, 09 Oktober 2013 17:17

Dalam Waktu Dekat Akan Ditetapkan Tersangka

<div> <div>PALANGKA RAYA-Keseriusan jajaran Polres Katingan dalam menangani tindak pidana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers