MANAGED BY:
RABU
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 05 Januari 2022 11:04
Cegah Transmisi Lokal Omicron
Intensifkan 3T, Percepat Vaksinasi, Tersisa Sukamara Menerapkan PPKM Level 3
Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Covid-19 yang bermutasi menjadi varian Omicron kini sudah terjadi transmisi lokal di Indonesia. Sebagai upaya pencegahan, Gubernur H Sugianto Sabran meminta seluruh kabupaten/kota se-Kalteng lebih mengoptimalkan fungsi Satgas Covid-19 untuk pencegahan dan penanganan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, dalam hal ini gubernur beserta jajaran, melaksanakan rapat terbatas (ratas) bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng membahas langkah-langkah antisipasi varian Omicron masuk ke Kalteng. Sebagai pencegahan, gubernur meminta agar daerah dapat mengintensifkan tracing, testing, treatment (3T) atau tes dan pelacakan kontak erat Covid-19. Hal itu dilakukan untuk menemukan kasus Covid-19 serta mencegah kecepatan penularan.

Gubernur juga mengarahkan agar pemerintah daerah terus-menerus melakukan koordinasi dengan forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya. Juga memperkuat kapasitas rumah sakit rujukan khusus Covid-19 untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kasus.

“Dalam ratas ini saya sudah sampaikan kepada jajaran TNI/Polri agar anggota di lapangan dapat membantu pemerintah secara maksimal dalam upaya penanganan pandemi Covid-19,” ucapnya dalam wawancara usai rapat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/1).

Selain penanganan pandemi Covid-19, vaksinasi Covid-19 juga akan terus digencarkan. Untuk hal ini diperlukan sinergisitas forkopimda. Gubernur menegaskan agar daerah mengupayakan percepatan capaian vaksinasi di wilayah masing-masing sesuai target yang sudah ditetapkan, yaitu 70 persen untuk dosis pertama dan 60 persen untuk vaksinasi lansia dosis pertama.

“Saat ini sudah memasuki tahap vaksinasi anak 6-11 tahun, target maksimal enam bulan vaksinasi anak sudah selesai,” tuturnya.

Dalam ratas tersebut, gubernur juga meminta agar ada pengetatan untuk perjalanan masyarakat keluar dan masuk daerah menggunakan seluruh moda transportasi, terutama pelaku perjalanan dari luar negeri. Termasuk mengoptimalkan pengalokasian dan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam rangka penanganan Covid-19, termasuk di dalamnya untuk pemulihan ekonomi melalui skema-skema yang telah ditetapkan.

“Saya percaya dengan adanya kesinergisan kita di tingkat provinsi dan koordinasi yang instens dengan kabupaten/kota, maka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 tahun ini (2022) dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Di dalamnya disebutkan bahwa kabupaten/kota di Kalteng yang melaksanakan PPKM level 1 meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, Barito Selatan, Barito Utara, Seruyan, Lamandau, Gunung Mas, Pulang Pisau, dan Barito Timur. Daerah yang melaksanakan PPKM level 2 yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Katingan, Murung Raya, dan Kota Palangka Raya. Sedangkan Sukamara menerapkan PPKM level3.

“Iya hanya Sukamara yang masih menerapkan PPKM level 3. Penetapan PPKM ini dari pusat, dengan melihat jumlah kasus di daerah, secara umum di Kalteng sudah mulai terkendali,” kata Plt Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kalteng Falery Tuwan saat dikonfirimasi, Selasa (4/1).

Berkenaan dengan Natal dan tahun baru, pihaknya masih belum bisa melihat pergerakan angka kasus. Terjadinya lonjakan atau tidak akan terbaca dalam 14 hari, sehingga bisa diketahui sejauh mana perkembangan Covid-19 di Kalteng. Namun berdasarkan laporan satgas, sejauh ini kasus terkendali.

“Kami merasa cukup optimistis bisa terkendali, kita tunggu saja sampai tanggal 14, semoga angka terkonfirmasi positif tidak banyak, yang artinya tidak terjadi lonjakan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Persatuan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalteng Rini Fortina mengatakan, varian Omicron lebih cepat penularannya dibandingkan varian Covid-19 sebelumnya, termasuk varian delta. Namun dengan makin meningkatnya capaian vaksinasi, diyakini tidak terlalu berpengaruh terhadap angka kematian.

“Artinya kematian lebih sedikit daripada varian Delta, sekarang ini hampir 70 persen penduduk sudah divaksin, sehingga ketika Omicron datang akan terlihat tidak ganas,” ujarnya.

Meski demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan melalui kepatuhan menerapkan protokol kesehatan. Apalagi status pandemi Covid-19 belum dicabut oleh WHO. (abw/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 19:20

Mantan Kabid di Disdik Kalteng Divonis 4 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA -  Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi Palangka…

Senin, 27 Juni 2022 10:33

3 Hakim PN Pulang Pisau Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Tiga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan ke…

Minggu, 26 Juni 2022 19:09

Erick Thohir Dominasi Usulan DPD PAN se Kalteng sebagai Capres 2024

PALANGKA RAYA - Mayoritas pengurus DPD PAN di 14 kabupaten/kota…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:09

Suplai Sapi Digantung Birokrasi

PALANGKA RAYA-Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:08

Kalteng Surplus Hewan Ternak Kurban

Menjelang hari raya Iduladha Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:07
Vaksin Ternak Telah Tiba, Sapi Jokowi Disuntik Perdana

Vaksin Datang, Sapi Langsung Disuntik

Guna mencegah makin meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)…

Jumat, 24 Juni 2022 12:37

Waduh! Palangka Raya Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi…

Jumat, 24 Juni 2022 12:36

Hanya Tercemar Ringan, Air Sungai Kahayan Dinilai Masih Aman

Air Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tercemar. Namun…

Kamis, 23 Juni 2022 12:23

Merasa Dilecehkan di Atas Panggung, Penyanyi Dangdut Lapor Polisi

Merasa harga dirinya direndahkan saat menyanyi di atas panggung, biduan…

Rabu, 22 Juni 2022 13:22

BISA BERBAHAYA! Sungai Lamandau Diduga Tercemar Limbah

Ribuan ikan di Sungai Lamandau, tepatnya di Desa Kujan ditemukan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers