MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 07 Desember 2021 11:00
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Pengelola Berharap Tempat Wisata Tetap Buka
DESTINASI FAVORIT: Wisata susur Sungai Sebagau di kawasan Kereng Bangkirai menjadi salah satu pilihan wisatawan lokal untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan. Tampak suasana di tempat wisata pada Minggu (5/12).

PALANGKA RAYA-Tak sedikit warga yang menggantungkan hidupnya pada objek wisata yang ada di Kota Palangka Raya. Penghasilan mereka bergantung pada jumlah pengunjung. Makin banyak pengunjung, makin banyak untung. Terutama saat akhir pekan dan libur panjang. Jumlah wisatawan lokal diprediksi bakal melonjak dari hari-hari biasa.

Pengelola destinasi wisata susur Sungai Sebangau di Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya siap menyambut wisatawan lokal saat libur Natal dan tahun baru (Nataru). Mereka berharap pemerintah mengizinkan objek wisata tetap dibuka untuk pengunjung.

“Kami berharap agar tahun ini (bisa) dibuka,” ucap Juhrian, salah satu pengurus Kelompok Sadar Wisata dari Taman Wisata Sebangau Palangka Raya kepada Kalteng Pos, Minggu (5/12). Juhrian mengatakan pihak Pokdarwis beserta warga yang tinggal di sekitar tempat wisata tersebut siap mengikuti aturan yang dibuat pemerintah, asalkan tempat wisata tersebut tetap dibuka selama libur Nataru.

“Mungkin pengunjung yang masuk bisa dibatasi, tidak harus full kayak dulu, jadi tiap hari tetap dibuka, tapi dibatasi jumlah pengunjungnya,” ujar pria yang juga merupakan koordinator untuk kapal wisata ini.

Dalam keterangannya Juhrian menyebut bahwa pihaknya belum mengetahui apakah selama libur Nataru kali ini, tempat wisata Kereng Bangkirai diizinkan beroperasional seperti biasa. “Kami belum tahu, karena belum ada informasi itu ke kami,” ucapnya.

Kalaupun nanti pemerintah memutuskan untuk menutup tempat wisata selama Nataru, pihaknya berharap agar ada sosialisasi jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan demikian, warga yang mengais rezeki sebagai pedagang tak perlu merugi karena menyetok persediaan bahan dagangan untuk dijual selama musim libur Natal dan tahun baru, sebagaimana kejadian tahun sebelumnya.

“Kami akan berusaha meminta kepada mereka (pemerintah kota, red), kalau bisa dua atau tiga hari sebelumnya ada pemberitahuan, jadi para pedagang tidak perlu menyetok barang dagangan, karena kalau mendadak pemberitahuannya, kasihan mereka (pedagang, red) pak,” kata Juhrian.

Juhrian mengaku bahwa dalam beberapa waktu terakhir mulai ada peningkatan pengunjung di taman wisata Air Hitam Sebangau. “Tapi untuk hari ini (minggu, red) sedikit saja, agak kurang,” terangnya. Permintaan untuk tidak menutup tempat wisata Air Hitam Sebangau juga disampaikan Idris, pedagang makanan dan minuman yang berjualan di tempat tersebut. “Harapan kami, mudah-mudahan tempat wisata ini tidak ditutup nanti,” kata Idris.

Menurut pria yang mengaku sudah berjualan sejak tempat wisata Kereng Bangkirai dibuka, perekonomian para pedagang yang berjualan di tempat tersebut sangat bergantung pada pengunjung. “Kalau tempat wisata ini ditutup, otomatis menurun pendapatan ekonomi kami, mau tak mau kami harus cari usaha lain, itupun kalau ada,” ujarnya.

Sementara itu, Ifi yang merupakan operator perahu wisata di taman wisata tersebut mengatakan, jumlah pengunjung kemarin cukup ramai. “Sedang-sedanglah, lumayan,” kata Ifi usai mengantar para pengunjung melihat panorama Sungai Sebangau menggunakan kapalnya.

Ifi menerangkan, biaya angkut per pengunjung sebesar Rp20 ribu. Sedangkan untuk pengunjung rombongan yang ingin menyewa kapal, dikenakan biaya Rp200 ribu hingga 500 ribu sekali berangkat. “Jarak dekat 300 ribu, kalau agak jauh 500 ribu,” beber Ifi. Ia pun tidak setuju jika tempat wisata ditutup selama masa libur Natal dan tahun baru.

Dia berharap selama periode Nataru, tempat wisata di Kereng Bangkirai tetap dibuka untuk pengunjung. Ifik mengaku siap menerapkan aturan protokol kesehatan selama melayani pengunjung. “Kami sebagai pelaku wisata pengennya tetap buka dan kami juga sudah mengikuti prosedur pencegahan Covid, misalnya penumpang yang diangkut 50 persen, pokoknya jangan ditutuplah,” pungkasnya.

Dari pantauan Kalteng Pos, Minggu (5/12), taman wisata susur Sungai Sebangau terlihat ramai dikunjungi warga menjelang sore hari. Pengunjung lebih banyak memilih berjalan-jalan dan bersantai bersama teman dan keluarga di sekitar Dermaga Kereng Bangkirai. Ada juga yang menumpangi perahu wisata atau perahu bebek untuk menikmati panorama alam. Sayangnya, sejak siang hingga sore hari kemarin, tidak terlihat ada petugas yang melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengunjung di pintu masuk tempat wisata. (sja/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 19:20

Mantan Kabid di Disdik Kalteng Divonis 4 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA -  Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi Palangka…

Senin, 27 Juni 2022 10:33

3 Hakim PN Pulang Pisau Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Tiga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan ke…

Minggu, 26 Juni 2022 19:09

Erick Thohir Dominasi Usulan DPD PAN se Kalteng sebagai Capres 2024

PALANGKA RAYA - Mayoritas pengurus DPD PAN di 14 kabupaten/kota…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:09

Suplai Sapi Digantung Birokrasi

PALANGKA RAYA-Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:08

Kalteng Surplus Hewan Ternak Kurban

Menjelang hari raya Iduladha Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:07
Vaksin Ternak Telah Tiba, Sapi Jokowi Disuntik Perdana

Vaksin Datang, Sapi Langsung Disuntik

Guna mencegah makin meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)…

Jumat, 24 Juni 2022 12:37

Waduh! Palangka Raya Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi…

Jumat, 24 Juni 2022 12:36

Hanya Tercemar Ringan, Air Sungai Kahayan Dinilai Masih Aman

Air Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tercemar. Namun…

Kamis, 23 Juni 2022 12:23

Merasa Dilecehkan di Atas Panggung, Penyanyi Dangdut Lapor Polisi

Merasa harga dirinya direndahkan saat menyanyi di atas panggung, biduan…

Rabu, 22 Juni 2022 13:22

BISA BERBAHAYA! Sungai Lamandau Diduga Tercemar Limbah

Ribuan ikan di Sungai Lamandau, tepatnya di Desa Kujan ditemukan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers