MANAGED BY:
SABTU
27 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 18 November 2021 11:14
Bukit Rawi Ditutup Total, Lalu Lintas Palangka Raya-Gumas Lumpuh
MEMILIH BERTAHAN DI TRUK: Belasan kendaraan terjebak banjir di jalan trans Kalimantan Palangka Raya-Gunung Mas, Desa Penda Barania, Selasa (16/11).

PALANGKA RAYA-Jali hanya bisa rebahan di bawah truk trailer pembawa besi yang dikemudikannya itu. Sopir lain, menikmati kopi yang diseduh di gelas plastik. Sudah satu hari kendaraan besar itu parkir di dekat Jembatan Sei Lais. Ada tiga unit truk trailer yang gagal menyeberang di lokasi banjir Desa Penda Barania, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (16/11). Sementara, di lokasi banjir sepanjang empat kilometer itu, ketinggian air sudah melebihi satu meter. Ada 10 unit kendaraan yang tidak bisa bergerak alias mogok. Beberapa kendaraan bahkan ditinggal pergi sopirnya.

Camat Kahayan Tengah Siswo saat ditemui di lokasi banjir, memastikan bahwa semua jenis kendaraan tidak bisa melintas, dan tidak mungkin untuk dipaksa melintas. Debit air makin naik, dan arus air begitu deras. Sangat berbahaya bagi kendaraan jika memaksa melintas.

“Kami pastikan bahwa semua kendaraan sudah tidak bisa melintas. Jika kemarin (Senin, red) kendaraan roda 10 ke atas masih bisa lewat, kali ini sudah tidak bisa,” katanya. Siswo menerangkan, saat ini ruas jalan di Bukit Rawi, Desa Penda Barania ditutup total, karena ketinggian air mencapai 150 cm dan masih berpotensi tetap naik jika hujan terus terjadi. Penutupan jalan dilakukan sampai genangan air surut dan memungkinkan kendaraan melintas. Sementara terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi banjir, pihaknya sudah mengusulkan kepada kepala daerah untuk memberi perhatian berupa penyaluran bantuan sembako.

Di lokasi aktivitas penyeberangan untuk kendaraan roda dua, tampak ramai lancar. Tarif yang dipatok penyedia jasa Rp30 ribu untuk satu orang atau satu sepeda motor. Sementara itu, Tagana Pulang Pisau juga mendirikan dapur umum. Juga ada toilet portabel yang disediakan Balai Sarana Permukiman Wilayah Kalteng Kementerian PUPR.

 “Penyeberangan sementara menggunakan kelotok dan penumpang ditransitkan. Sinergi di lapangan juga terus dilakukan untuk upaya penanganan,” tuturnya. Banjir yang melanda Kabupaten Pulpis terus meluas. Selain kawasan Bukit Rawi, Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, juga melanda wilayah Kecamatan Jabiren Raya. Selain merendam wilayah tiga desa, juga merendam jalan trans Kalimantan, tepatnya jalan poros di Desa Tumbang Nusa.

“Hingga Selasa siang (16/11), ketinggian air yang merendam badan jalan mencapai 45 sentimeter,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pulang Pisau Salahudin, Selasa sore (16/11). Dia mengungkapkan, panjang jalan yang terendam sekitar 80 meter. Namun, arus lalu lintas masih lancar dan terkendali. “Untuk kendaraan roda dua yang rendah, diseberangkan menggunakan jasa angkutan pikap,” sebutnya.

Salahudin mengaku, pihaknya bersama TNI, Polri, dan instansi terkait melakukan pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan di lokasi banjir. Dia menambahkan, tiga desa yang terdampak banjir mencakup Desa Tumbang Nusa dengan jumlah 280 kepala keluarga (KK) dan 1.400 jiwa, Desa Tanjung Taruna dengan 236 KK dan 810 jiwa, dan Desa Pilang dengan KK 223 dan 892 jiwa.

 Kondisi banjir di beberapa wilayah di Kalteng membuat dua kabupaten/kota sudah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng Erlin Hardi menyebut, dua daerah tersebut yakni Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulpis.

 Diungkapkannya, saat ini di wilayah Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau terjadi kenaikan debit air sekitar 20 sentimeter. Titik tertinggi 97 sentimeter dan titik terdalam 142 sentiemter. Sementara waktu lalu lintas di ruas jalan Bukit Rawi ditutup total, karena sudah tidak bisa dilalui kendaraan apapun.

 “Badan jalan di Desa Tumbang Nusa yang tergenang air sepanjang enam kilometer, dengan ketinggian kurang lebih 95 sentimeter. Untuk akses jalan Desa Tanjung Taruna, yang tergenang air sepanjang kurang lebih 6 kilometer dengan ketinggian air kurang lebih 103 sentimeter. Jalan Trans Kalimantan terendam dengan ketinggian air berkisar 28 sentimeter. Pemantauan debit air oleh Poslap Kecamatan Kahayan Tengah terus dilakukan,” katanya.

 Termasuk mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan atau kendaraan yang mogok, dan membantu penyeberangan warga menggunakan perahu karet BPBD Pulpis.

Sedangkan ruas jalan penghubung Kasongan-Kereng Pangi di Jalan Tjilik Riwut Km 1,5 yang sebelumnya sempat terputus akibat runtuhnya gorong-gorong, saat ini sudah dapat dilalui kendaraan. Termasuk jembatan di Desa Unggang, Kecamatan Tewang Sangalang Garing yang putus atau amblas, saat ini sudah berfungsi kembali. “Untuk Kabupaten Kotim, saat ini berstatus Siaga Darurat Bencana Banjir,” tegasnya.

 Berkenaan banjir di Kota Cantik, BPBD Kota Palangka Raya melakukan pemantauan, pendataan, dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan terdampak banjir untuk menyediakan tenda pengungsian bagi warga yang terdampak. BPB-PK Kalteng pun sudah mendirikan tenda pengungsian di Pasar Kahayan, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya dan di Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut. “Juga penyaluran bantuan selimut, tilam kecil, dan terpal untuk para pengungsi,” pungkasnya. (kaltengpos)


BACA JUGA

Jumat, 19 November 2021 18:00

Hentikan Deforestasi, Banyak Wilayah Serapan Hilang, Kalteng Kebanjiran

PALANGKA RAYA-Tak terkendalinya perambahan hutan atau deforestasi untuk kepentingan Hak…

Jumat, 19 November 2021 17:53

Kisah Relawan yang Membantu Sesama Tanpa Pamrih selama Banjir Melanda Kota Cantik

Sepekan sudah banjir melanda Kota Palangka Raya. Perhatian pemerintah kepada…

Kamis, 18 November 2021 11:21

Terdampak Banjir, Waktu Tanam di Kawasan Food Estate Mundur

PULANG PISAU-Dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau juga…

Kamis, 18 November 2021 11:19

Ketika Bencana Terparah Melanda Ibu Kota Kalteng, Bertahan dan Terjebak Tiga Hari di Rumah

Permukiman penduduk di bantaran Sungai Kahayan tergenang banjir. Kian hari…

Kamis, 18 November 2021 11:14

Bukit Rawi Ditutup Total, Lalu Lintas Palangka Raya-Gumas Lumpuh

PALANGKA RAYA-Jali hanya bisa rebahan di bawah truk trailer pembawa…

Selasa, 16 November 2021 10:02

Banjir Kalteng, Greenpeace Bilang, Hentikan Pembangunan yang Merusak Lingkungan

Bencana banjir yang beruntun melanda Kalteng mendapat sorotan tajam dari…

Selasa, 16 November 2021 10:00

Potensi Hujan Tinggi, Banjir Kian Parah di Kalteng

PALANGKA RAYA-Curah hujan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup tinggi…

Selasa, 16 November 2021 09:43

Tahun Depan, Hentikan Pengiriman Bauksit dari Kalteng

PALANGKA RAYA-Dalam rangka optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) di…

Senin, 15 November 2021 17:12

Gubernur Kalteng Instruksikan PUPR Pantau Kondisi Banjir

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bergerak cepat memperhatikan penanganan infrastruktur…

Senin, 15 November 2021 17:10

Banjir di Kalteng, Sudah 5 Kabupaten Kota Tergenang

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers