MANAGED BY:
RABU
29 JUNI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 16 November 2021 09:43
Tahun Depan, Hentikan Pengiriman Bauksit dari Kalteng
Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Dalam rangka optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Kalteng, pemerintah provinsi (pemprov) melalui Gubernur H Sugianto Sabran lebih memfokuskan pada hilirisasi industri daripada SDA. Untuk itu, pemprov berencana melarang bahan mentah bauksit keluar dari Kalteng per Januari 2022 mendatang.

Hilirisasi industri di Kalteng harus segera direalisasikan. Tujuannya untuk menambah nilai lebih dan memberikan manfaat untuk masyarakat Bumi Tambun Bungai. Keseriusan ini pihaknya wujudkan dengan menyurati kementerian terkait. “Saya sudah menyurati kementerian terkait bahwa bahan mentah bauksit per Januari 2022 tidak boleh keluar dari Kalteng, bahan mentah harus bisa diolah di sini (Kalteng), minimal menjadi barang setengah jadi,” tegasnya.

Gubernur berharap agar SDA di Kalteng ini dapat ditingkatkan nilai gunanya sebelum dipasarkan keluar. Dengan pembangunan industri, sudah tentu akan ada penyerapan tenaga kerja masyarakat lokal. Hilirisasi industri yang dicita-citakan ini untuk menyejahterakan masyarakat Bumi Tambun Bungai.

Bukan untuk menyejahterakan segelintir orang saja dan menyisakan dampak buruk khususnya bagi masyarakat setempat. Dalam beberapa kesempatan, gubernur menyebut bahwa SDA di Kalteng ini sangat melimpah. Tentunya harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Indonesia tercatat memiliki cadangan bauksit mencapai 2,96 miliar ton. Cadangan bauksit Indonesia diperkirakan mencapai 92 tahun. Kalteng ini kaya akan sumber daya alam. Salah satunya adalah bauksit,” ucapnya.

Potensi ini harus diolah dengan bijak. Tidak boleh diekplorasi secara membabi buta tanpa memperhatikan dampak lingkungan dan nilai manfaat yang dirasakan masyarakat. Pemerintah daerah sangat menjamin iklim usaha khususnya keamanan berinvestasi di Kalteng.

“Kami selalu terbuka kepada semua pihak yang ingin berinvestasi, kami akan memberikan layanan yang cepat dan tepat, tapi kami juga tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas atas praktik berusaha yang tidak sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Langkah yang dilakukan oleh gubernur terkait penghentian sementara penyaluran SDA berupa bahan mentah bauksit keluar dari Kalteng, tentunya beralasan. Lantaran sejauh ini belum terlihat kontribusi investor bagi kesejahteraan masyarakat Kalteng.

“Hilirisasi menjadi sangat penting karena akan berdampak pada perekonomian secara luas, di antaranya penyerapan tenaga kerja serta peningkatan PAD yang dapat dirasakan melalui pembangunan di berbagai sektor strategis,” pungkasnya. (abw/ce/ala)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 28 Juni 2022 19:20

Mantan Kabid di Disdik Kalteng Divonis 4 Tahun Penjara

PALANGKA RAYA -  Majelis Hakim Pengadilan Tindak pidana korupsi Palangka…

Senin, 27 Juni 2022 10:33

3 Hakim PN Pulang Pisau Dilaporkan ke Komisi Yudisial

Tiga Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan ke…

Minggu, 26 Juni 2022 19:09

Erick Thohir Dominasi Usulan DPD PAN se Kalteng sebagai Capres 2024

PALANGKA RAYA - Mayoritas pengurus DPD PAN di 14 kabupaten/kota…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:09

Suplai Sapi Digantung Birokrasi

PALANGKA RAYA-Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:08

Kalteng Surplus Hewan Ternak Kurban

Menjelang hari raya Iduladha Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng…

Sabtu, 25 Juni 2022 13:07
Vaksin Ternak Telah Tiba, Sapi Jokowi Disuntik Perdana

Vaksin Datang, Sapi Langsung Disuntik

Guna mencegah makin meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)…

Jumat, 24 Juni 2022 12:37

Waduh! Palangka Raya Alami Kenaikan Kasus Covid-19

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi…

Jumat, 24 Juni 2022 12:36

Hanya Tercemar Ringan, Air Sungai Kahayan Dinilai Masih Aman

Air Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau tercemar. Namun…

Kamis, 23 Juni 2022 12:23

Merasa Dilecehkan di Atas Panggung, Penyanyi Dangdut Lapor Polisi

Merasa harga dirinya direndahkan saat menyanyi di atas panggung, biduan…

Rabu, 22 Juni 2022 13:22

BISA BERBAHAYA! Sungai Lamandau Diduga Tercemar Limbah

Ribuan ikan di Sungai Lamandau, tepatnya di Desa Kujan ditemukan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers