MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

OLAHRAGA

Senin, 11 Oktober 2021 10:03
Cetak Sejarah untuk Kalteng Lewat Catur
Regita Desyari (pecatur Kalteng) meraih medali perunggu nomor perorangan putri catur cepat di Swiss-Belhotel Merauke, Jumat (8/10). EMANUEL LIU/KALTENG POS

Cabang olahraga (cabor) catur mengukir prestasi membanggakan untuk Kalimantan Tengah (Kalteng) pada PON XX Papua. Bagi Bumi Tambun Bungai –julukan Kalteng, pentas olahraga empat tahunan ini sangatlah istimewa dan bersejarah, karena cabor catur baru pertama merasakan atmosfer persaingan. Sejarah ini makin lengkap ketika pecatur termuda Kalteng, Regita Desyari Putri, berhasil merebut medali perunggu pada nomor perorangan putri catur cepat. Masih ada peluang menambah koleksi medali melalui nomor perorangan putri catur standar yang mulai tanding Sabtu (9/10), di Swiss-Belhotel Merauke.

Prestasi yang digapai oleh Regita tidaklah mudah. Pada PON XX Papua ini, ia tergabung di grup D bersama atlet dari Provinsi Kaltim, Jabar, DKI Jakarta, Papua, NTB, Sumsel, Jateng, Jatim, dan Sulut. Di grup ini, Regita menghadapi pecatur bergelar Women International Master (WIM) dan Women Grand Master (WGM). Lawan-lawannya tersebut merupakan atlet pelatnas yang disiapkan mengikuti berbagai ajang internasional. Salah satunya pecatur asal Jabar, Irene Kharisma Sukandar, yang beberapa bulan lalu tampil melawan “Dewa Kipas”.

Meski menghadapi lawan-lawan yang tangguh, Regita tampil cukup tenang dan berhasil memenangi tujuh perlombaan dan hanya dua kali kalah saat menghadapi pecatur Jabar dan Kaltim. Tujuh kali kemenangan ini menempatkan Regita pada posisi 3 klasemen akhir grup D dengan poin 7, sehingga berhak atas medali perunggu. Pecatur Kaltim Chelse Monica Sihite berhasil mengumpulkan poin 8 dan mengantarkannya meraih medali emas. Sementara Irene Kharisma Iskandar asal Jabar harus puas dengan medali perak setelah mengoleksi poin 7,5.

Regita mengaku bangga bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Kalteng pada PON XX Papua. Apalagi ini merupakan penampilan pertamanya pada ajang PON selama menjadi pecatur profesional. “Saya sangat senang dan bersyukur karena dapat kesempatan tampil di PON dan bahkan bisa dapat medali,” ungkap Regita saat berbincang dengan Kalteng Pos, (8/10). 

Rasa bangga itu, lanjut mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini, karena bisa berhadapan langsung dengan pecatur-pecatur hebat Tanah Air dan bahkan bisa meraih medali. “Prinsip saya bahwa semua lawan itu hebat, karena mereka merupakan utusan provinsi, tentunya merupakan perwakilan terbaik dari setiap provinsi. Pengalaman saya selama pertandingan ini, lawan terberat itu dari Jawa Barat dan Kaltim,” ucap gadis kelahiran Bandung, 31 Desember 2000.  

“Target ke depan, tentunya saya ingin dapat medali lagi dengan tampil sebaik mungkin dan lebih baik dari sebelumnya,” harap pecatur bergelar Woman Fide Master (WFM) ini. Perebutan medali pada nomor perorangan putri catur cepat sangatlah ketat. Namun, berkat kerja keras Regita dalam olahraga asah otak tersebut, ia bisa membawa pulang medali perunggu.

"Walau melalui persaingan yang sangat ketat, di mana ada sejumlah pecatur-pecatur hebat dan terkenal, tapi akhirnya pecatur kita sukses menempati urutan ketiga," kata Sekretaris Percasi Kalteng Ilham Busra. Pria yang juga merupakan ofisial cabor catur tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan masyarakat Kalteng, sehingga cabor catur bisa menyumbangkan medali sekaligus mengharumkan nama Kalteng di kancah nasional.

"Dia (Regita) mengantisipasi serta mengatasi permainan lawan dengan lancar. Ini yang sangat disyukuri dan perlu kita dukung terus ke depan," tambahnya. Pengprov Percasi Kalteng juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran selaku pembina catur Kalteng, KONI Kalteng, dan masyarakat. Ditambahkannya, raihan medali ini merupakan penantian cukup panjang bagi Kalteng yang akhirnya terwujud.

“Bahkan Regita hampir saja meraih dua medali perunggu sekaligus dari nomor catur kilat. Namun karena ketatnya persaingan di PON, maka hanya mampu menempati peringkat empat. Semoga hasil yang diraih ini jadi motivasi dan semangat bagi pecatur lainnya, agar terus berlatih dan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi event-event penting ke depan," pungkasnya sembari berharap cabor yang belum bertanding tetap fokus dan berusaha untuk meriah hasil maksimal, terutama medali emas. (nue/ce/ala)


BACA JUGA

Kamis, 06 Januari 2022 11:18

PSSI Pusat Pastikan Liga 3 tanpa Wakil Kalteng

PALANGKA RAYA-Kompetisi Liga 3 musim ini dipastikan tanpa keikutsertaan wakil…

Selasa, 04 Januari 2022 10:50

Kursi Ketua PSSI Kalteng, Agustiar-Koyem “Adu Kuat”

 Persaingan panas terjadi menjelang pemilihan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia…

Sabtu, 01 Januari 2022 12:03

Abaikan Keberatan Batara, Asprov PSSI Kalteng Tegaskan Liga 3 Tetap di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh…

Jumat, 12 November 2021 13:10
Fransiska Sandra Dewi, Atlet Pencak Silat Asal Palngka Raya yang Mengharumkan Nama Provinsi Sumsel (2/selesai)

Banyak Bibit Muda Berbakat, tapi Dukungan Tak Maksimal

Rasa bangga ada di benak Imam Abdullah, penemu bakat Fransiska…

Kamis, 11 November 2021 15:25
Fransiska Sandra Dewi, Atlet Pencak Silat Asal Palangka Raya yang Mengharumkan Nama Provinsi Sumsel (1)

Sayangnya, Medali Itu Bukan untuk Kalteng

Musibah itu datang tahun 2016. Cedera lutut membuatnya menepi. Lebih…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:52
Linda Lestari, Peraih Dua Medali PON XX Papua Akhirnya Tiba di Kalteng

Suami Khawatir Istri Melahirkan Dalam Perjalanan

Meski tengah mengandung anak kedua dan memasuki usia kehamilan 9…

Senin, 11 Oktober 2021 10:03

Cetak Sejarah untuk Kalteng Lewat Catur

Cabang olahraga (cabor) catur mengukir prestasi membanggakan untuk Kalimantan Tengah…

Rabu, 06 Oktober 2021 10:54

Hamil 9 Bulan Persembahkan Medali

JAYAPURA-Perjuangan Linda Lestari di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua…

Selasa, 28 September 2021 12:23

Dayung Kalteng Melaju ke Final, Peluang Emas di Dua Nomor

PALANGKA RAYA-Perjuangan kontingen Kalteng pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX…

Selasa, 28 September 2021 12:19

Mengenal Supatmi, IRT yang Memperkuat Cabor Menembak Kalteng

Atlet cabang olahraga (cabor) Menembak biasanya paling banyak dari kalangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers