MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:13
Dinkes Dorong PTM Terbatas, Demi Mencetak Generasi Penerus yang Berkualitas
ilustrasi

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tengah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal ini mendapat dukungan dari pihak kesehatan, dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng. Namun dengan syarat penerapan protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan secara maksimal.

Kepala Dinkes Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, pada dasarnya pihaknya menyetujui rencana penerapan PTM terbatas. Dengan catatan, apabila dalam implementasi nanti ditemukan peserta didik yang terpapar Covid-19, maka pelaksanaan PTM di sekolah bersangkutan dihentikan dan ditunda.

“Kami setuju saja, dengan catatan taat prokes, dan jika ada (peserta didik, red) yang terpapar, maka sekolah harus menunda pelaksanaan PTM, missal saja dalam jangka waktu 14 hari kemudian barulah pelaksanan PTM dilanjutkan kembali,” katanya saat diwawancarai, kemarin.

Lebih lanjut diungkapkannya, perlu dipahami juga bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat harus diperhatikan. Jangan sampai generasi penerus justru memiliki kualitas yang kurang bagus.

“Kasihan bangsa ini, jadi memang kita juga harus mulai PTM, karena pelaksanaan pembelajaran daring juga memiliki dampak yang lebih parah lagi,” ungkapnya.

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang didapatkan, pelaksanaan pembelajaran daring justru mengakibatkan banyak peserta didik yang menikah muda dan putus sekolah dengan tujuan bekerja. Pihaknya tak ingin ada lose generation gara-gara pandemi Covid-19 ini.

“Sehingga kami mendorong pelaksanaan PTM ini, berdasarkan informasi yang diterima, peserta didik tingkat SMA sederajat sudah hampir 90 persen divaksin,” sebut dia.

Ia menambahkan, rekomendasi pelaksanaan PTM menjadi kewenangan satgas Covid-19, bukan dinkes. “Dinkes hanya bagian satgas dan tidak bisa mewakili satgas, dari segi kesehatan, PTM tidak ada bermasalah sejauh benar-benar menerapkan prokes,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Achmad Syaifudi mengatakan, belum lama ini pihaknya menerima lagi instruksi Mendagri sebagai dasar acuan dalam rangka rencana pelaksanaan PTM terbatas. Dalam inmendagri tersebut tertera bahwa pelaksanaan PTM terbatas oleh satuan pendidikan dan perguruan tinggi harus memedomani surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.

“Untuk saat ini SMA/SMK dan SLB di Kalteng masih bertempur dengan simulasi, sekolah-sekolah sedang melaksanakan PTM terbatas, tapi dengan status uji coba,” katanya.

Diutarakan Achmad Syaifudi, pelaksanaan uji coba atau simulasi PTM terbatas ini dilaksanakan hingga minggu pertama Oktober. Diharapkan pada minggu kedua nanti pihaknya bisa melaksanakan rapat virtual se-Kalteng untuk meminta laporan dari tiap sekolah terkait pelaksanaan simulasi PTM terbatas.

“Kami akan minta laporan dari masing-masing sekolah terkait pelaksanaan simulasi PTM, apakah ada klaster Covid-19, terkendala, infrastruktur belum dipenuhi, atau ada sekolah yang tidak diizinkan oleh satgas Covid-19, atau bahkan seluruh sekolah dinyatakan lolos dan bisa melaksanakan PTM terbatas,” ujarnya.

Selanjutnya akan disampaikan lagi hasil evaluasi pelaksanaan simulasi PTM terbatas ini kepada pimpinan daerah, dalam hal ini Gubernur Kalteng untuk kemudian diambil keputusan.

“Sudah ada beberapa sekolah yang melaporkan bahwa tidak ada klaster Covid-19, tapi jika nanti muncul klaster sekolah, maka sekolah bersangkutan akan di-lockdown dan dilakukan sterilisasi,” pungkasnya. (abw/ce/ala)


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers