MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 28 September 2021 11:36
PT KLM Dilarang Menanam di Lahan Bekas Terbakar

Perusahaan Divonis Pengadilan Ganti Rugi Rp89 M dan Pemulihan Lingkungan Rp210 M

ilustrasi

KUALA KAPUAS-Nasib gugatan yang dimenangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), terhadap korporasi PT Kalimantan Lestari Mandiri (KLM) terkait kebakaran lahan Tahun 2018 lalu, ternyata masih menunggu putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. Perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut berdasarkan vonis Pengadilan Negeri (PN) Kuala Kapuas dilarang melakukan penanaman kembali di bekas lahan terbakar.  

Tak hanya dilarang melakukan penanaman di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saja, PT KLM harus membayar ganti rugi kurang lebih Rp89 Miliar, dan melakukan pemulihan lingkungan sebesar kurang Rp 210 miliar dan bertanggung jawab atas biaya perkara. "PT KLM mengajukan perlawanan dengan banding, ternyata tetap dikalahkan, akhirnya PT. KLM ajukan kasasi, dan saat ini masih kasasi," ungkap Humas PN Kuala Kapuas, Putri Nugraheni Setyaningrum, dan Wuri Mulyandari saat diwawancarai di PN Kuala Kapuas (27/9).

Putri Nugraheni Setyaningrum membenarkan, terkait perkara PT KLM dijerat tindak pidana korporasi pada UU No. 32 tahun 2009. Dengan nomor perkara: 51/Pdt.G/LH/2018/PN Klk, PN Kapuas memutuskan bahwa PT KLM telah melakukan perbuatan melawan hukum, terkait kebakaran seluas 511 hektar yang terjadi di lahan gambut areal perusahaan, sehingga menyebabkan kabut asap.

"Pastinya putusan PN Kuala Kapuas tersebut tidak ada perubahan, dan sudah di MA, jadi kita menunggu putusan kasasi," jelasnya. Putri Nugraheni Setyaningrum, mengakui dalam perkara ini, memang selama proses persidangan gugatan, PT. KLM tidak pernah hadir, tapi setelah putusan, PT. KLM mengajukan perlawanan hukum dengan banding ditingkat PN Kuala Kapuas maupun Pengadilan Tinggi (PT) Palangkaraya, tapi tetap dikalahkan, dan akhirnya mengajukan kasasi. "Kita menunggu putusan kasasi," pungkasnya.

Sementara LBH, Aryo mengatakan upaya kasasi dibolehkan dalam hukum dan harapan dari pihaknya, putusan kasasi nanti menguatkan putusan sebelumnya, dimana pihak PT.KLM dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum, dan merugikan lingkungan. "Atas putusan bersalah PT.KLM, seharusnya menjadi ruang yang cukup penting bagi pemerintah untuk penegakan hukum lingkungan, yang pada hari ini terkesan tebang pilih, dan hanya menjerat masyarakat kecil," tegas Aryo.

Putusan pengadilan, lanjutnya, menyatakan tentang pemulihan lingkungan dan kewajiban pemerintah adalah memberi tahu kepada publik pemulihan lingkungan, seperti apa selama ini yang tidak pernah tahu. "Jangan-jangan malah belum ada pemulihan lingkungan itu, jadi sayang jika itu terjadi," jelasnya.

Pihaknya, kata Aryo, menunggu KLHK untuk berani melakukan gugatan ke perusahaan besar, dan yang lain dalam penegakan hukum lingkungan ini. "Karena setahu kami perusahaan-perusahaan yang diajukan kemeja tersebut, merupakan perusahaan-perusahaan kecil," pungkasnya. Terpisah Humas PT. KLM, Fernando saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hanya dibaca saja, dan belum memberikan jawaban terkait persoalan tersebut. (alh/ala)


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers