MANAGED BY:
KAMIS
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 26 September 2021 14:14
Alih Fungsi Hutan di Kalteng Sangat Masif

Anggota DPRD Kalteng Dapil I Duwel Rawing tidak menampik kerusakan lingkungan akibat kehadiran perusahaan kayu, tambang, maupun perkebunan. Apalagi, kata mantan Bupati Katingan dua periode ini, kehadiran pertambangan juga turut mencemari lingkungan, karena limbah dibuang ke sungai dan menyebabkan terjadi pendangkalan.

Mengatasi kondisi ini, Duwel Rawing menganjurkan agar desa atau permukiman di kawasan rentan banjir direlokasi. Karena menurutnya, ada beberapa desa yang kala dilanda banjir, bisa terendam hingga sebulan lamanya.

“Sekarang ada program relokasi desa, jadi perlu diinventarisasi desa mana saja yang perlu dipindahkan, ini harus jadi perhatian,” ungkap politikus senior PDIP ini kepada Kalteng Pos, Jumat (24/9).

Sementara itu, keberadaan pertambangan di Katingan cukup banyak. Berdasarkan database yang tercatat di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng, ada 45 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Katingan. Jumlah tersebut terdiri dari empat IUP komoditas batu bara dan sisanya komoditas mineral bukan logam dan batuan. Akan tetapi Dinas ESDM tidak berani memerinci nama-nama pemegang IUP batu bara maupun mineral bugan logam dan batuan tersebut.

“Kami tidak memberikan rincian datanya, karena khawatir tidak sesuai dengan data yang dimiliki oleh pemerintah pusat, atau sudah diperbarui oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas ESDM Kalteng Ermal Subhan kepada Kalteng Pos, Jumat (24/9).

Karena berdasarkan Undang-Undang (UU) tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, tata cara pemberian wilayah perizinan dan pelaporan pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalteng Dimas Novian Hartono mengatakan, terkait dengan banjir yang terjadi saat ini, pihaknya tidak melihat pada satu administrasi kabupaten saja. Karena setiap kabupaten terhubung, khususnya jika dilihat berdasarkan daerah aliran sungai (DAS).

“Terkait dengan kerusakan hutan, tentu di Kalteng ini mengalami kerusakan yang sangat parah,” katanya, Jumat malam (24/9). Menurut Dimas, Kalteng dengan luas wilayah mencapai 15,3 juta hektare dan kaya akan sumber daya alam (SDA) sudah mengalami alih fungsi hutan yang sangat masif. Sekitar 80 persen wilayah Kalteng sudah diselimuti izin-izin industri ekstraktif seperti perkebunan, pertambangan, dan industri kehutanan. Belum lagi saat ini industri pangan pun akan terus dikembangkan melalui skema proyek strategis nasional.

“Berkenaan sisa hutan di Kalteng, hasil analisis menunjukkan terjadi perubahan tutupan hutan di wilayah Kalteng berdasarkan DAS, perubahan tutupan hutan ini terjadi karena pemberian izin-izin industri ekstraktif itu,” ucapnya.

Karena itu pihaknya menyarankan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan review perizinan investasi di Kalteng. Evaluasi dan review ini tidak berdasarkan salah satu jenis industri, tapi keseluruhan perizinan pengelolaan SDA, mulai dari perkebunan skala luas, pertambangan, industri kehutanan, hingga proyek-proyek pemerintah yang berhubungan dengan pembukaan dan atau melakukan alih fungsi kawasan hutan.

“Harus dilakukan audit kondisi lingkungan di Kalteng guna melihat bagaimana daya dukung maupun daya tampung Kalteng saat ini” ucapnya.

Pemerintah juga diimbau agar lebih berhati-hati alias tidak sembarang mengeluarkan izin-izin maupun menjalankan proyek-proyek strategis yang berdampak pada kerusakan alam dan lingkungan di Kalteng. Selanjutnya, penegakan hukum menjadi hal penting dalam proses perbaikan tata kelola sumber daya alam.

“Memberikan ruang dan pengakuan wilayah kelola hutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat adat, bukannya memberikan ruang terhadap perizinan yang akhirnya merusak hutan adat masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, perlu ada perbaikan kondisi lingkungan yang telah rusak secara holistik atau menyeluruh dan komitmen dalam proses perbaikan kondisi lingkungan, termasuk perbaikan tata kelola lingkungan.

“Apabila semua hal ini dapat dilakukan, maka persoalan bencana ekologis yang kerap menimpa Kalteng seperti kebakaran hutan dan lahan serta banjir dapat diselesaikan dan ditanggulangi,” pungkasnya. 


BACA JUGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:26

Terlibat Narkoba, 6 Pegawai Kemenkumhan Kalteng Dipecat

Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kalteng Ikmal Idrus menegaskan, pihaknya…

Selasa, 25 Januari 2022 10:36

Dari Raker Kalimantan Universities Consortium, 24 Perguruan Tinggi Bahas Kontribusi untuk IKN

Setelah disahkannnya UU Ibu Kota Negera (IKN), sebanyak 24 pimpinan…

Selasa, 25 Januari 2022 10:34

Dua Nama yang Identitasnya Dicatut Resmi Melapor ke Polda Kalteng

PALANGKA RAYA-Keberatan atas penggunaan data pribadi yang digunakan oknum untuk…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:31

Sengkon Disebut Tak Mau Ikuti Mekanisme

  PALANGKA RAYA-Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:27

Dari Peninjauan PTM di SMAN-1 Palangka Raya, Satu Kelas Terisi Penuh, Sebulan Sekali Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen sudah dilaksanakan sejak awal…

Jumat, 21 Januari 2022 12:32

Kalteng Penyangga IKN, Perkuat Sektor Pangan

PALANGKA RAYA-Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah disahkan…

Jumat, 21 Januari 2022 12:31

Capaian Vaksinasi Provinsi Kalteng Turun

PALANGKA RAYA-Data vaksinasi Covid-19 saat ini telah dilakukan migrasi. Sebelumnya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:57

Enam Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Bos Tambang Buron

PANGKALAN BUN - Aktivitas tambang ilegal di Arut Utara kembali…

Kamis, 20 Januari 2022 08:56

Serangan Misterius Seleksi Sekda

PALANGKA RAYA – Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)…

Senin, 17 Januari 2022 09:03

Jabatan Bupati Barsel-Kobar Sisa 4 Bulan, Usulan Nama Pj ke Mendagri Sebulan sebelum Berakhir

PALANGKA RAYA-Lebih dari separuh kabupaten/kota se-Kalteng bakal diisi oleh penjabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers