MANAGED BY:
SABTU
23 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 16 September 2021 13:20
Kalteng Masih Berpotensi Hujan, Tujuh Daerah Tanggap Darurat, Tiga Siaga Darurat
DIBANTU ALAT BERAT: Beberapa kendaraan yang nekat melewati jalur Bukit Rawi terpaksa ditarik menggunakan ekskavator karena mogok di tengah banjir, kemarin (15/9).

PALANGKA RAYA-Bencana banjir sepertinya masih terjadi selama beberapa hari ke depan di sejumlah kabupaten/kota di Bumi Tambun Bungai. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya memperkirakan hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga deras masih berpotensi mengguyuri wilayah Kalteng hingga 20 September mendatang. Dengan demikian bencana banjir diperkiraan masih mengancam.

Prakirawan BMKG Palangka Raya M Alfiandy menyebut, secara umum sebagian besar wilayah Kalteng berpotensi turun hujan berintensitas sedang hingga deras. Kemudian suhu udara berkisar antara 23°C – 34°C. Kelembaban udara berkisar antara 65% – 100%. Sedangkan, lanjut prakirawan BMKG ini, anginumumnya bertiup dari arah tenggara menuju barat laut, dengan kecepatan berkisar antara 10–20 km per jam.

Melihat kondisi ini, Alfiandy mengingatkan masyarakat di beberapa wilayah Kalteng untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga deras yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Potensi banjir dan pohon tumbang akibat terjadinya hujan intensitas cukup tinggi untuk wilayah pesisir juga harus diwaspadai,” tutur Alfiandy kepada Kalteng Pos (15/9). Masih tingginya intensitas hujan di Kalteng membuat hampir seluruh kabupaten/kota se-Kalteng terendam banjir. Hingga kemarin, tujuh daerah masih berstatus tanggap darurat bencana banjir dan tiga daerah siaga darurat banjir. Hal itu dikatakan oleh Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng Erlin Hardi.

“Tujuh kabupaten dengan status tanggap darurat bencana banjir mencakup Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan, Lamandau, Barito Utara, Seruyan, dan Gunung Mas. Sementara tiga daerah dengan status siaga darurat bencana banjir yakni Kabupaten Pulang Pisau, Murung Raya, dan Kota Palangka Raya," beber Erlin Hardi kepada Kalteng Pos, kemarin.

Kabupaten Katingan, kata Erlin Hardi, sejak 24 Agustus lalu sudah berstatus tanggap darurat bencana banjir. Karena terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu, menyebabkan air Sungai Katingan dan Samba meluap. Berdasarkan data, banjir di Katingan telah menggenangi 161 desa dari 13 kecamatan. “Sehingga total ada 71.319 jiwa, 25.595 kepala keluarga, dan 16.573 rumah yang terdampak,” ucap Erlin.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan Roby menambahkan, banjir di Katingan makin meluas saat ini. Sebelumnya banjir menggenangi Desa Tumbang Bulan, Kecamatan Mendawai, tapi kini sudah sampai di Desa Perigi, Kecamatan Mendawai. "Rumah warga terendam, begitu juga dengan badan jalan," kata Roby kepada Kalteng Pos, Rabu (15/9).

Bencana kali ini membawa duga yang begitu mendalam bagi warga Katingan. Apalagi, menurut Roby, akses ke wilayah hilir untuk penyaluran bantuan sangatlah terbatas. Selain itu, jarak tempuh antardesa pun sangat jauh. "Kami perlu waktu beberapa jam untuk sampai ke lokasi," jelasnya.

Meski demikian, lanjutnya, penyaluran bantuan untuk warga di wilayah hilir tetap dilakukan, meski tidak maksimal karena pendistribusiannya memerlukan waktu yang lama. "Kalau untuk wilayah Kecamatan Tasik Payawan dan Kamipang tidak masalah, tapi untuk ke hilirnya lagi, perlu waktu yang lama," terangnya.

Dampak bencana banjir ini terus menghantui warga. Tak hanya diare, batuk, pilek, dan demam, tapi juga rematik mulai menyerang warga. Hal ini disampaikan langsung Bupati Katingan Sakariyas kepada Kalteng Pos, Rabu (15/9). Salah satu hal yang jadi keprihatinan, ujar Sakariyas, ditemukan warga yang terdampak banjir di Desa Baun Bango sedang sakit, tapi tidak mau mengungsi. "Dia hanya buat tempat di dalam rumahnya lebih tinggi dan bertahan di situ," ungkapnya.

Ketika berkunjung ke lokasi itu, pihaknya mendesak warga tersebut untung segera mengungsi. "Jika saya lihat kemarin itu, kondisinya kritis. Mudah-mudahan bisa bertahan dan sehat lagi. Saya belum dapat informasi terbaru soal kondisi orang tua itu," sebut Sakariyas.

Bupati mengingatkan kepada masyarakat agar tidak bertahan di rumah untuk sementara waktu, terutama jika dalam kondisi sakit. “Kalau di tempat pengungsian, makanan dan minuman sudah pasti terjamin. Begitu juga pelayanan kesehatan,” tandasnya.  (ena/nue/eri/ce/ala)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 13:58

Anggaran Food Estate Harus Diawasi, Warga Lokal Disebut Tak Dilibatkan Penggarapan

KUALA KAPUAS-Mega proyek food estate atau lumbung pangan di Desa…

Rabu, 13 Oktober 2021 11:55

Jangan Terlena Penurunan Covid-19 di Kalteng, Tetap Patuhi Prokes

PALANGKA RAYA-Kasus Covid-19 di Kalteng lebih dari sebulan terakhir ini…

Senin, 11 Oktober 2021 09:59

Bongkar Habis Jaringan Sabu Narapidana, Siap Razia Lapas dan Rutan se-Kalteng

PALANGKA RAYA – Terungkapnya sejumlah jaringan pengedar sabu yang dikendalikan…

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:32
Semangat Menggebu Pejuang Pendidikan di Kalteng

Siswa dan Guru Bertaruh Nyawa Melawan Derasnya Arus, Patungan Beli Tanah untuk Bangun Ruang Guru

Akses jalan menjadi jantung kehidupan masyarakat. Terutama bagi peserta didik…

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:13

Dinkes Dorong PTM Terbatas, Demi Mencetak Generasi Penerus yang Berkualitas

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tengah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap…

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:05

Penerimaan PPPK, Minta Pertimbangan Khusus terhadap Guru yang Puluhan Tahun Mengabdi

PALANGKA RAYA-Informasi kelulusan peserta seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 08 Oktober 2021 10:45

Sidang Perdana Mantan Direktur PDAM Tanpa Didampingi Pengacara

PALANGKA RAYA-Kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat mantan Direktur…

Jumat, 08 Oktober 2021 10:43

Dinkes Dorong PTM Terbatas, Demi Mencetak Generasi Penerus yang Berkualitas

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng tengah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap…

Kamis, 07 Oktober 2021 15:35

508 Peserta Tidak Hadir SKD

PALANGKA RAYA-Seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan di Unit Pelaksana…

Kamis, 07 Oktober 2021 15:04
Terkait Dugaan Tipikor Kasus Dana Hibah Pilgub 2020

Geledah Kantor KPU Kapuas, Penyidik Kejaksaan Bawa Satu Koper dan 12 Boks

KUALA KAPUAS-Perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers