MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Selasa, 14 September 2021 13:40
Di Palangka Raya, Jumlah Titik Banjir Terus Bertambah

13 Kelurahan Palangka Raya Terdampak Banjir

Titik banjir di Kota Palangka Raya bertambah. Seperti yang terjadi di Kelurahan Kalampangan. Kondisi banjir dilaporlan terjadi kemarin pagi dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Palangka Raya Emy Abriyani mengatakan, banjir di Kalampangan baru terjadi. Sementara di daerah lain seperti Kelurahan Palangka, tepatnya di Jalan Mendawai, air sudah mulai surut sekitar 10 hingga 15 cm.

“Ada penambahan titik lokasi banjir yakni di Kelurahan Kalampangan, tapi di Jalan Mendawai sudah mulai surut,” katanya saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Senin (13/9).

Diungkapkannya, saat ini tercatat ada 13 kelurahan di ibu kota provinsi ini yang terdampak bencana banjir. Emy menyebut, banjir yang terjadi ini sebagai dampak dari banjir yang terjadi di wilayah hulu seperti Katingan dan Gunung Mas (Gumas). Begitupun banjir yang saat ini menggenangi Kelurahan Kalampangan merupakan kiriman dari Kelurahan Bereng Bengkel dan Kameloh Baru.

“Banjir di ibu kota ini kiriman dari hulu ke hilir, jadi kalau di hulunya banjir, maka dampakknya wilayah hilir juga banjir,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, daerah-daerah yang terletak di bantaran sungai berpotensi terendam air luapan sungai. Pihaknya berharap lima hari ke depan banjir yang terjad di sejumlah kelurahan itu surut.

“Saat ini kami sudah mendirikan posko, melayani kesehatan, mendirikan dapur umum, dan membantu mobilitas masyarakar, saat ini banyak juga warga yang meminta bantuan mengamankan barang-barang elektronik,” pungkasnya.

Kondisi banjir yang melanda beberapa titik di Kota Palangka Raya membuat kegiatan masyarakat terganggu. Contohnya, ketika ada warga yang meninggal dunia di daerah banjir. Ambulans yang digunakan untuk membawa jenazah tidak bisa mengantar sampai ke rumah duka. Terpaksa petugas dari TNI-Polri, BPBD, dan relawasan ERP bersama warga menerobos banjir menggunakan mobil pikap.

Babinsa Kelurahan Palangka Serda Sunardi yang turut membantu membawa jenazah menuju ambulans mengaku mendapat informasi bahwa warga bernama Syahruddin (44) meninggal dunia akibat sakit.

“Setelah dapat informasi, saya bersama rekan relawan, BPBD, hingga kepolisian langsung bergegas ke rumah duka, sekaligus membantu mengantar jenazah menuju ambulans. Namun karena area yang dilalui masih banjir, ambulans tidak bisa ke lokasi, akhirnya bersama warga kami membawa jenazah menggunakan mobil pikap," ucapnya.

Sementara itu, menurut penuturan Hidayati, suaminya meninggal karena menderita asam lambung beberapa hari belakangan. Dinyatakan meninggal dunia pada pukup 12.00 WIB. Rencananya jenazah akan dibawa ke Banjarmasin.

"Iya, sudah lama sakit asam lambung, tadi siang meninggal dan mau dimakamkan di Anjir, Banjarmasin, jenazah diantar dulu ke rumah keluarga di sana," tutupnya. (kaltengpos)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:26

Hasil Pemeriksaan Kasus Penyegelan Ribuan Kubik Kayu PT HPL, Belum Ada Titik Terang

PALANGKA RAYA-Hampir dua pekan berlalu, kasus penyegelan ribuan kubik kayu…

Sabtu, 18 September 2021 12:22

Polda Kalteng Musnahkan 1,3 Kilogram Sabu

PALANGKA RAYA-Polda Kalteng memusnahkan 1.374 gram sabu-sabu hasil sitaan Ditresnarkoba…

Rabu, 15 September 2021 13:43
Mengenal Sigit Ari Wibowo, Kepala UT BKN Palangka Raya

Minta Restu Orang Tua sebelum Ikut Tes CPNS

Sigit Ari Wibowo awalnya tidak memiliki minat menjadi abdi negara.…

Selasa, 14 September 2021 13:42

Terjunkan Petugas Medis untuk Pengobatan Korban Banjir

Masih tingginya banjir di Kota Palangka Raya membuat dinas kesehatan…

Selasa, 14 September 2021 13:40

Di Palangka Raya, Jumlah Titik Banjir Terus Bertambah

Titik banjir di Kota Palangka Raya bertambah. Seperti yang terjadi…

Jumat, 10 September 2021 11:34

Green Peace Bilang, Banjir Kalteng karena Kerusakan Alam yang Parah

PALANGKARAYA-Green Peace menyoroti banjir parah yang terjadi di Kalimantan Tengah…

Jumat, 10 September 2021 11:32

Terpapar Covid-19, Tiga Peserta Dijadwalkan Ulang

PALANGKA RAYA-Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palangka…

Kamis, 09 September 2021 12:11

Mengunjungi Gereja Katolik Tertua di Kalteng yang Masuk Cagar Budaya

Keberadaan Gereja Katedral St Maria Palangka Raya menjadi simbol kehadiran…

Kamis, 09 September 2021 12:08

SKD Pemprov Kalteng Dilaksanakan Enam Hari

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD)…

Kamis, 09 September 2021 12:01

Suroso, Petani Sukses yang Mengubah Lahan Gambut Jadi Agrowisata

Menjadi seorang petani bukanlah profesi rendahan. Suroso bisa membuktikan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers