MANAGED BY:
JUMAT
06 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Senin, 19 Juli 2021 12:35
PT MPP Belum Kantong Dokumen Lingkungan

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Insiden kecelakaan kerja di PT Mineral Palangka Raya Prima (MPP) yang menewaskan satu karyawan menjadi sorotan. Kejadian tersebut menguak berbagai permasalahan, mulai dari keberadaan tenaga kerja asing (TKA) hingga persoalan perizinan yang diduga belum beres. Hal ini membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng turun ke lokasi.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalteng Vent Christway mengatakan, pihaknya telah melakukan kunjungan lapangan terkait rencana kegiatan industri barang galian bukan logam lainnya pada PT MPP di Desa Lahei Mangkutub, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas pada Jumat (16/7). “DLH melakukan pertemuan dengan pihak perangkat desa serta kunjungan dan wawancara lapangan di lokasi kegiatan,” kata Vent Christway kepada Kalteng Pos, Minggu (18/7).

Alhasil ditemukan beberapa fakta umum. Antara lain mengenai badan usaha (PT MPP) kegiatan bidang usaha industri barang galian bukan logam dan kegiatan lainnya, status permodalan (PMDN), serta luas area perencanaan lahan 120.000 m2 atau 12 hektare.

“Selain itu, hasil pengecekan tim di lapangan, diketahui bahwa PT MPP memiliki izin lokasi yang telah memenuhi komitmen dari lembaga OSS, izin usaha industri dan surat izin usaha perdagangan (SIUP), tapi saat diverifikasi, diketahui bahwa perusahaan itu belum bisa menunjukkan dokumen terkait izin lokasi, izin usaha industri, dan surat izin usaha perdagangan,” terangnya.

Perusahaan memiliki surat izin lingkungan dari ketua pengurus adat Lahei dan diketahui oleh kepala Desa Lahei Mengkutub. Pemrakarsa hanya memiliki perizinan melalui OSS yang belum memenuhi komitmen terkait kegiatan industri barang galian bukan logam.

Ada beberapa fakta ditemukan di lapangan. PT MPP diketahui telah melaksanakan kegiatan pembangunan peralatan dan perlengkapan pabrik pengolahan bahan galian. Lokasi kegiatan tidak dapat dimasuki karena sedang ada kasus kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 05 Agustus 2021 12:43

Kejati Belum Tetapkan H Asang Tersangka

PALANGKA RAYA-Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng menyatakan bahwa penyidik pidana…

Rabu, 04 Agustus 2021 13:38

Menikmati Akhir Pekan Di Kedai Itah, Berasa Di Kampung Halaman

Back To Nature, begitulah konsep Kedai Itah. Nuansa pedesaan begitu…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:56

Dua Hotel di Palangka Raya Fasilitasi Isoman, Direkomendasi Dinkes, Pengawasan dari RS Perluasan

PALANGKA RAYA-Saat ini tidak semua pasien Covid-19 menjalani perawatan di…

Selasa, 03 Agustus 2021 11:15

Melihat Aktivitas Nakes di Laboratorium RSUD Kota

Selama pandemi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di laboratorium (lab)…

Kamis, 29 Juli 2021 11:43

Stok Oksigen di RSUD Kota Sementara Cukup

Direktur RSUD Kota Palangka Raya dr Abram Sidi Winasis melalui…

Rabu, 28 Juli 2021 11:55

Kolaborasi Menangani Pandemi, Solidaritas Kemanusiaan Huma Betang Di-Launching

PALANGKA RAYA-Solidaritas Kemanusiaan Huma Betang (SKHB) yang digagas oleh Anggota…

Rabu, 28 Juli 2021 11:52

GAWAT INI..!! Ada 140 Pegawai RSDS Terpapar Covid-19

Kasus harian angka terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin (26/7) tertinggi…

Selasa, 27 Juli 2021 11:52
Subuh Membara di Palangka Raya

Akses Jalan yang Sulit, 139 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

PALANGKA RAYA-Kompleks mendawai kembali berkobar, puluhan bangunan rumah dan koskosan…

Sabtu, 24 Juli 2021 11:19

Fraksi Golkar Cabut Mosi Tidak Percaya

PALANGKA RAYA-Fraksi Partai Golkar akhirnya mencabut mosi tidak percaya terhadap…

Kamis, 22 Juli 2021 10:07

Kasus Lakakerja PT MPP Naik Penyidikan

PALANGKA RAYA-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng menyampaikan perkembangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers