MANAGED BY:
RABU
18 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Jumat, 25 Juni 2021 11:08
Pelaku Perkelahian di Karaoke Dituntut Bervariasi

PALANGKARAYA-Enam orang yang terlibat perkelahian di tempat hiburan Nav Karaoke, Jalan G Obos, Palangka Raya akhirnya menjalani persidangan. Para pelaku yang kini duduk sebagai terdakwa dituntut dengan hukuman bervariasi. Mulai dari sepuluh bulan hingga dua tahun setengah.

Keenam terdakwa tersebut yakni Roby Yanto, Rendy Saputra, Muhamad Purnama, Sony Alex, Widodo, dan Irawan. Tuntutan bagi para terdakwa tindak pidana kejahatan terhadap ketertiban umum ini dibacakan oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya Heru Purwako SH dan Tedigaria SH dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya, (22/6).

Jaksa secara bergantian membacakan tuntutan. Dalam tuntutan yang dibacakan di hadapan Ketua Majelis Hakim Irfanul Hakim, jaksa meminta majelis hakim untuk menyatakan bahwa terdakwa Roby Yanto, Rendy Saputra, Muhamad Purnama bersalah melakukan tindak pidana kekerasan bersama-sama di muka umum sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut Pasal 170 ayat (1) KUHP.

Atas dasar itu jaksa meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada ketiga orang tersebut, dengan pidana penjara selama sepuluh bulan dikurangi waktu selama ditahan.

Sementara terhadap terdakwa Sony Alex, Widodo, dan Irawan, jaksa meminta agar majelis hakim menyatakan ketiganya terbukti bersalah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap orang dengan terang-terangan dan tenaga bersama yang mengakibatkan luka berat, sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP.

Jaksa menuntut agar terdakwa Sony Alex dan Widodo dijatuhi pidana penjara selama satu tahun dikurangi masa penahanan. Tuntutan hukum yang lebih berat diberikan kepada terdakwa Irawan. Pria yang merupakan teman dari Roby Yanto, Rendy, dan Mumamad Purnama ini dituntut pidana penjara selama dua setengah tahun penjara.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Irawan dengan pidana penjara selama dua tahun enam bulan dikurangi masa penahanan yang sudah dijalani, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan” ucap Jaksa Tedigaria SH.

Usai pembacaan tuntutan, Irfanul Hakim memberikan kesempatan kepada keenam terdakwa untuk mengutarakan tanggapan atas tuntutan JPU sekaligus melakukan pembelaan secara lisan.

Dalam pernyataan pembelaan, keenam terdakwa sama-sama mengakui dan menyesali kesalahan yang mereka perbuat. Mereka juga berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatan serupa.

Selain itu, secara bergantian keenam terdakwa memohon agar majelis hakim memberi keringanan hukuman kepada mereka.

“Saya sangat menyesali perbuatan saya yang mulia, dan saya mohon keringanan hukuman, karena saya juga mempunyai tanggungan keluarga, kasihan istri dan anak saya pak,” ucap Irawan dengan raut wajah menyesal.

Mendengar itu, Ketua Majelis Hakim Irfanul Hakim pun bertanya kepada JPU untuk mempertimbangkan permohonan para terdakwa. “Tetap pada tuntutan,” ucap Jaksa Tedigaria.

Mendengar jawaban itu, ketua majelis hakim pun berjanji akan mempertimbangkan tuntutan JPU dan permohonan para terdakwa. Hakim juga berpesan agar para terdakwa mengambil pelajaran dari kasus ini.

“Silakan saudara mengambil hikmah dari kejadian ini, damai-damai saja di sana, karena damai itu lebih baik ya,” kata Irfanul kepada para terdakwa yang mengikuti sidang kasus secara daring.

Putusan hukum dari majelis hakim atas kasus pidana ini akan ditentukan dalam sidang selanjutnya yang rencananya digelar Senin (28/6). (sja/ce/ala)


BACA JUGA

Selasa, 17 Mei 2022 18:44

Capaian Baru 18,6 Persen, Binda Kalteng Pacu Vaksinasi Booster

PALANGKA RAYA - Cakupan vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster…

Selasa, 17 Mei 2022 11:54

Dewan Soroti Anak Minta-Minta di Jalan

Adanya anak-anak di bawah umur, dengan meminta pemberian uang dari…

Selasa, 17 Mei 2022 10:50

Tetap Aman Mengonsumsi Susu dan Daging saat Wabah PMK

PALANGKA RAYA-Saat ini wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sedang…

Senin, 16 Mei 2022 11:53

Digeledah, Perempuan Ini Sembunyikan 18 Paket Sabu

Korban dari narkoba bisa menimpa siapa saja, termasuk perempuan satu…

Minggu, 15 Mei 2022 17:26

Agar Vaksinasi Maksimal, Kabinda Kalteng Ungkap Persiapan yang Harus Dilakukan

PALANGKA RAYA - Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan…

Sabtu, 14 Mei 2022 11:45

BPK Hitung Kerugian Negara Akibat Dugaan Korupsi Jambu Kristal

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Selasa, 10 Mei 2022 18:53

Realisasi Masih Rendah, Binda Kalteng Pacu Vaksinasi Booster

PALANGKA RAYA – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Tengah…

Selasa, 10 Mei 2022 12:19

Orang Gila yang Suka Mengamuk Bikin Warga Resah

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kerap kali bermunculan dan membuat…

Senin, 09 Mei 2022 12:41

Gedung SDN 1 Saka Tamiang Terbakar, 3 Orang Dimintai Keterangan

Kebakaran dialami bangunan SDN 1 Saka Tamiang, Kecamatan Kapuas Barat,…

Sabtu, 07 Mei 2022 17:45

Usai Lebaran, Antusias Masyarakat Lakukan Vaksinasi Kembali Meningkat

PALANGKA RAYA – Usai lebaran Idulfitri 1443 Hijriyah, jumlah masyarakat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers