MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 07 Juni 2021 15:04
Cegah Karhutla, Siaga 24 Jam
Dalam Lima Bulan, 313 Hektare Lahan Terbakar
ilustrasi

PALANGKA RAYA-Bulan ini Kalteng sudah memasuki musim kemarau. Meskipun prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa kemarau tahun ini tidak terlalu parah, tapi semua pihak diminta tetap mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa menimbulkan bencana kabut asap. Harus bisa dicegah dan diantisipasi sedini mungkin.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalteng Erlin Hardi mengatakan, pemeritah provinsi sudah melakukan antisipasi terhadap karhutla.

“Kalau sarana prasarana sudah siap. Untuk dana, kalau sudah status, maka akan pakai dana BTT. Kami tetap pantau kondisi di 14 kabupaten/kota. Yang lebih menjadi fokus kami adalah daerah yang bergambut,” kata Erlin kepada Kalteng Pos, Minggu (6/6).

Ditambahkan Erlin Hardi bahwa langkah antisipasi yang dilakukan pihaknya lebih pada upaya pencegahan. Tiap kabupaten/kota diminta pemprov untuk lebih intens dalam memantau wilayah yang berpotensi besar terjadi karhutla dengan rutin melaksanakan patroli.

“Tiap hari kami koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota agar menyampaikan laporan bencana yang terjadi di daerah masing-masing serta tindakan untuk pemadaman segera bila terjadi karhutla," tegasnya.

Bergitu juga, tambah Erlin Hardi, apabila terpantau hotspot. Diharapkan BPBD kabupaten/kota segera melakukan pengecekan untuk memastikan, sehinga bisa dilakukan penanganan secepatnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan BPB-PK Kalteng terkait perkembangan kejadian bencana, per Minggu (6/6) hingga pukul 18.00 WIB, karhutla, terpantau ada 21 hotspot (titik api) yang tersebar di Barsel, Batara, Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Seruyan, Sukamara, dan Kobar. Dari beberapa daerah tersebut, sebagian besar belum ditangani. Sedangan untuk hotspot di Batara sudah ditangani dan api padam pun sudah dipadamkan.

Sedangkan untuk karhutla, terjadi di tiga daerah. Di Batara, kebakaran melanda empat titik dengan luas 2 hektare. Kebakaran juga terjadi di Seruyan seluas 1,5 hektare dan api berhasil dipadamkan. Di Palangka Raya juga terjadi karhutla di salah satu titik lokasi seluas 0,5 hektare dan api berhasil dipadamkam. Data titik hotspot, karhutla, dan luasan karhutla di kabupaten/kota sejak Januari hingga Juni, total terdapat 662 titik hotspot, 180 kali karhutla, dan 313,83 hektare lahan terbakar (data lengkap baca di tabel).

Kondisi umum di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah pada Minggu (6/6), prakiraan cuaca cerah berawan di sebagian besar wilayah Kalteng. Tingkat kemudahan terbakar (FFMC) terdapat hampir di seluruh wilayah kabupten/kota. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada pada kategori sedang (nilai indeks 57) dan kejadian bencana nihil. (sja/ahm/ce/nue)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers