MANAGED BY:
SENIN
20 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Selasa, 18 Mei 2021 13:59
Potensi Lonjakan Covid-19 di Kalteng Baru Terlihat Pekan Depan

PALANGKA RAYA-Melihat gambaran sebelumnya, pascalibur panjang selalu terjadi lonjakan kasus positif Covid-19. Oleh karena itu, pada momen libur lebaran tahun ini, pemerintah berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi.

Di Kalteng, pemangku kebijakan mengambil langkah untuk memperpanjang masa penyekatan arus balik di perbatasan sampai 24 Mei mendatang. Surat bebas Covid-19 wajib dimiliki oleh tiap orang yang ingin masuk ke wilayah Kalteng. Tempat-tempat wisata juga sudah ditutup sementara untuk pengunjung. Aturan itu melengkapi aturan yang sudah diterapkan sebelumnya yakni pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Apakah aturan itu menjamin tak ada potensi lonjakan kasus baru di Bumi Tambun Bungai? Ketua Persatuan Ahli Epidemiologi (PAEI) Rini Fotrina menyebut belum bisa memastikan dalam waktu dekat. Sebab, kenaikan kasus belum akan terjadi pada rentan waktu satu atau dua hari setelah libur lebaran. Periode inkubasi berkisar 7 hingga 14 hari.

“Apabila pun nanti di Kalteng ini terjadi lonjakan kasus Covid-19, maka itu akan terlihat pada minggu depan. Jadi penilaian minggu depan itu hasil dari perjalanan kasus minggu ini, apakah terjadi lonjakan atau tidak, kita akan lihat nanti,” katanya kepada Kalteng Pos, Senin (17/5).

Langkah yang diambil pemerintah dalam upaya mencegah lonjakan kasus baru dianggap sudah efektif. Lebih efektif lagi apabila penerapan di lapangan dilakukan dengan benar dan maksimal. Dengan adanya pembatasan perjalanan orang ke wilayah Kalteng akan dapat menekan peningkatan kasus, karena orang yang masuk ke Kalteng benar-benar dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19.

“Termasuk edukasi pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan, karena banyak kasus penularan Covid-19 ini bersumber dari perjalanan orang,” katanya.

 

Transmisi Lokal Picu Sebaran Covid-19 di Kota Cantik===judul baru

Sementara itu, kasus sebaran Covid-19 di Kota Cantik Palangka Raya masih yang tertinggi di Kalteng. Menurut Kepala Tim Uji Usap dan Kepala Laboratorium Mikrobiologi Klinik Biomekuler Covid-19 RSUD Kota Palangka Raya dr Mayawati E S Mewo, sebaran ini diakibatkan cukup tingginya transmisi lokal.

Dijelaskannya, transmisi lokal ini disebabkan oleh adanya salah satu anggota keluarga yang terkonfirmasi Covid-19. Kemudian tanpa sengaja menularkannya ke anggota keluarga lain. Yang awalnya hanya satu orang terkonfirmasi Covid-19, akhirnya menyebar pada seluruh anggota keluarga. Bila satu keluarga terkonfirmasi positif Covid-19, maka bisa dikategorikan sebagai klaster keluarga.

“Kalau ditanya klaster apa yang mendominasi saat ini, tentunya klaster perjalanan dari luar daerah, khususnya masyarakat yang melakukan perjalanan dari luar Kalteng,” ucap dr Mayawati E S Mewo kepada Kalteng Pos, Senin (17/5).

Lebih lanjut ia mengatakan, ada dua klaster penyebab utama tingginya angka persebaran Covid-19 di Kota Cantik. Pertama adalah klaster perjalanan dari luar daerah, khususnya perjalanan dari luar provinsi. Kedua adalah klaster keluarga.

Menurut hasil tracking yang pihaknya lakukan selama ini, adanya klaster perjalanan dari luar daerah ini dikarenakan kebanyakan masyarakat Kota Cantik melakukan perjalanan dari luar provinsi.

“Kasus klaster perjalanan daerah dari luar provinsi paling sering kami temukan, sedangkan untuk kasus klaster perjalanan dalam provinsi atau antarkabupaten/kota jarang ditemukan,” tuturnya.

Rata-rata perjalanan orang dari luar provinsi tidak langsung masuk ke Kota Palangka Raya, tetapi terlebih dahulu singgah di Banjarmasin. Kemudian barulah masuk ke wilayah Palangka Raya menggunakan moda transportasi darat berupa bus atau travel.

Untuk menghindari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Bandara Tjilik Riwut, masyarakat lebih memilih cara tersebut. Karena itulah lebih rentan terjadi persebaran Covid-19 dari klaster perjalanan luar daerah.

“Terciptanya klaster perjalanan dari luar daerah ini adalah akibat kurangnya kesadaran masyarakat, seharusnya terlebih dahulu melakukan isolasi mandiri selama 14 hari apabila sehabis bepergian dari luar daerah,” pungkasnya. (abw/ahm/ce/ala)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 12:26

Hasil Pemeriksaan Kasus Penyegelan Ribuan Kubik Kayu PT HPL, Belum Ada Titik Terang

PALANGKA RAYA-Hampir dua pekan berlalu, kasus penyegelan ribuan kubik kayu…

Sabtu, 18 September 2021 12:22

Polda Kalteng Musnahkan 1,3 Kilogram Sabu

PALANGKA RAYA-Polda Kalteng memusnahkan 1.374 gram sabu-sabu hasil sitaan Ditresnarkoba…

Rabu, 15 September 2021 13:43
Mengenal Sigit Ari Wibowo, Kepala UT BKN Palangka Raya

Minta Restu Orang Tua sebelum Ikut Tes CPNS

Sigit Ari Wibowo awalnya tidak memiliki minat menjadi abdi negara.…

Selasa, 14 September 2021 13:42

Terjunkan Petugas Medis untuk Pengobatan Korban Banjir

Masih tingginya banjir di Kota Palangka Raya membuat dinas kesehatan…

Selasa, 14 September 2021 13:40

Di Palangka Raya, Jumlah Titik Banjir Terus Bertambah

Titik banjir di Kota Palangka Raya bertambah. Seperti yang terjadi…

Jumat, 10 September 2021 11:34

Green Peace Bilang, Banjir Kalteng karena Kerusakan Alam yang Parah

PALANGKARAYA-Green Peace menyoroti banjir parah yang terjadi di Kalimantan Tengah…

Jumat, 10 September 2021 11:32

Terpapar Covid-19, Tiga Peserta Dijadwalkan Ulang

PALANGKA RAYA-Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palangka…

Kamis, 09 September 2021 12:11

Mengunjungi Gereja Katolik Tertua di Kalteng yang Masuk Cagar Budaya

Keberadaan Gereja Katedral St Maria Palangka Raya menjadi simbol kehadiran…

Kamis, 09 September 2021 12:08

SKD Pemprov Kalteng Dilaksanakan Enam Hari

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD)…

Kamis, 09 September 2021 12:01

Suroso, Petani Sukses yang Mengubah Lahan Gambut Jadi Agrowisata

Menjadi seorang petani bukanlah profesi rendahan. Suroso bisa membuktikan bahwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers