MANAGED BY:
JUMAT
19 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Sabtu, 01 Mei 2021 11:10
Tersangka Arisan Fiktif Terancam Empat Tahun Penjara, Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar
PENGUNGKAPAN: Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra dan jajaran dalam press release kasus arisan fiktif, Jumat (30/4). LOGMAN/ KALTENG POS

TAMIANG LAYANG - Kasus arisan fiktif yang menjerat Norjariah terus bergulir. Ibu rumah tangga (IRT) berusia 35 tahun tersebut terancam hukuman empat tahun penjara. Korban juga diperkirakan terus bertambah dan kerugian bisa mencapai Rp1,3 miliar.

Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra menyebutkan, NJ ditetapkan tersangkan dan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan hukuman paling lama empat tahun penjara. Hingga saat ini, penyidik juga terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi maupun korban.

"Sudah ada enam orang diperiksa termasuk korban, dan kemungkinan bertambah. Jika kerugian diprediksi mencapai Rp1,3 milar karena diduga masih ada sejumlah korban belum melapor," sebutnya didampingi Kasatreskrim Iptu Ekcy Widi Prawira dan Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nur Heriyanto kepada awak media, Jumat (30/4).

Afandi berpangkat dua melati dibahunya itu menambahkan, kasus arisan fiktif itu berawal dari upaya tersangka mengelabui para korban. Berbekal dengan kartu arisan yang menjanjikan keuntungan setiap mata mencapai puluhan juta.

"Kita memberikan kesempatan kepada korban lain untuk melapor ke Polsek Dusun Tengah apabila menjadi korban," ucapnya.

Arisan fiktif tersebut berjalan sesuai dengan harapan tersangka. Ibarat gali lubang tutup lubang. Uang korban dibayarkan ke yang lain sehingga kekurangan dari keutungan menumpuk dan tidak sanggup terbayarkan.

Selain Norjariah, penyidik juga mendalami keterlibatan orang lain dalam kasus arisan fiktif tersebut. Di antaranya, terkait label atau cap pembuat kartu member arisan. "Kemungkinan tersangka bisa bertambah,"bebernya.

 

Kapolres mengimbau, kepada masyarakat terkait kasus arisan fiktif bisa menjadi pelajaran untuk lebih berhati - hati jika ingin berinvestasi atau bisnis. Menurutnya, tren penipuan terus terjadi apalagi ditengah pandemi saat ini.

Sekadar informasi, arisan fiktif tersebut berawal dari tahun 2019. Di mana tersangka mendatangi para korban untuk menawarkan pembelian mata arisan. Satu mata arisan senilai Rp20 juta. Jika ambil tiga dengan harga Rp50 juta.

Untuk meyakinkan korban, tersangka juga menunjukkan 100 orang nama -nama peserta arisan pada kartu induk dan kartu pink muda sebagai tanda mata arisan jika membeli.(log/ram)


BACA JUGA

Kamis, 18 Agustus 2022 16:07

Kasus Covid Kalteng Meningkat, Percepatan Vaksinasi Mutlak Harus Dilakukan

PALANGKA RAYA – Selama Agustus 2022, kasus aktif Covid-19 di…

Kamis, 18 Agustus 2022 13:36

Pungli SPBU, 5 Preman di Banjarmasin Dibekuk Polisi

Lima preman yang memungut pungutan liar (pungli) di sejumlah stasiun…

Selasa, 16 Agustus 2022 18:15

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemko Palangka Raya dan BI Gelar Pasar Murah

PALANGKA RAYA - Naiknya harga bawang di pasaran direspon Pemerintah…

Selasa, 16 Agustus 2022 17:25

Vaksin Dosis Keempat Untuk Masyarakat, Dinkes Tunggu Instruksi Pusat

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Selasa, 16 Agustus 2022 16:49

Vaksinasi Covid Salah Satu Wujud Bela Negara

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan…

Selasa, 16 Agustus 2022 10:48

Kalteng Wujudkan Zona Hijau PMK, Gubernur Terima Penghargaan dari Mentan

PALANGKA RAYA-Gubernur H Sugianto Sabran menerima penghargaan atas keberhasilan Provinsi…

Minggu, 14 Agustus 2022 17:02

Kasus Covid-19 di Kalteng Melonjak Drastis, Kabinda: Segera Lengkapi Dosis Vaksin

PALANGKA RAYA – Saat ini, angka kasus positif Covid-19 hampir…

Minggu, 14 Agustus 2022 14:00

Gerebek Wisma di Palangka Raya, Polisi Ciduk 14 ABG

PALANGKA RAYA - Polisi mengamankan 14 remaja dari sebuah wisma…

Minggu, 14 Agustus 2022 10:47

Asyik Main Judi Online di Warung, Aji Disergap Polisi

KUALA KAPUAS - Resmob Polres Kapuas berhasil mengungkap dan penindakan…

Kamis, 11 Agustus 2022 18:31

Kendalikan Pandemi Covid-19 dengan Percepat Pemerataan Vaksinasi

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers