MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

METROPOLIS

Sabtu, 01 Mei 2021 11:10
Tersangka Arisan Fiktif Terancam Empat Tahun Penjara, Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar
PENGUNGKAPAN: Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra dan jajaran dalam press release kasus arisan fiktif, Jumat (30/4). LOGMAN/ KALTENG POS

TAMIANG LAYANG - Kasus arisan fiktif yang menjerat Norjariah terus bergulir. Ibu rumah tangga (IRT) berusia 35 tahun tersebut terancam hukuman empat tahun penjara. Korban juga diperkirakan terus bertambah dan kerugian bisa mencapai Rp1,3 miliar.

Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra menyebutkan, NJ ditetapkan tersangkan dan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan hukuman paling lama empat tahun penjara. Hingga saat ini, penyidik juga terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi maupun korban.

"Sudah ada enam orang diperiksa termasuk korban, dan kemungkinan bertambah. Jika kerugian diprediksi mencapai Rp1,3 milar karena diduga masih ada sejumlah korban belum melapor," sebutnya didampingi Kasatreskrim Iptu Ekcy Widi Prawira dan Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nur Heriyanto kepada awak media, Jumat (30/4).

Afandi berpangkat dua melati dibahunya itu menambahkan, kasus arisan fiktif itu berawal dari upaya tersangka mengelabui para korban. Berbekal dengan kartu arisan yang menjanjikan keuntungan setiap mata mencapai puluhan juta.

"Kita memberikan kesempatan kepada korban lain untuk melapor ke Polsek Dusun Tengah apabila menjadi korban," ucapnya.

Arisan fiktif tersebut berjalan sesuai dengan harapan tersangka. Ibarat gali lubang tutup lubang. Uang korban dibayarkan ke yang lain sehingga kekurangan dari keutungan menumpuk dan tidak sanggup terbayarkan.

Selain Norjariah, penyidik juga mendalami keterlibatan orang lain dalam kasus arisan fiktif tersebut. Di antaranya, terkait label atau cap pembuat kartu member arisan. "Kemungkinan tersangka bisa bertambah,"bebernya.

 

Kapolres mengimbau, kepada masyarakat terkait kasus arisan fiktif bisa menjadi pelajaran untuk lebih berhati - hati jika ingin berinvestasi atau bisnis. Menurutnya, tren penipuan terus terjadi apalagi ditengah pandemi saat ini.

Sekadar informasi, arisan fiktif tersebut berawal dari tahun 2019. Di mana tersangka mendatangi para korban untuk menawarkan pembelian mata arisan. Satu mata arisan senilai Rp20 juta. Jika ambil tiga dengan harga Rp50 juta.

Untuk meyakinkan korban, tersangka juga menunjukkan 100 orang nama -nama peserta arisan pada kartu induk dan kartu pink muda sebagai tanda mata arisan jika membeli.(log/ram)


BACA JUGA

Rabu, 13 Oktober 2021 11:54

Kisah Muntari, 15 Tahun Menggeluti Usaha Budi Daya Jamur Tiram

Jamur tiram banyak dijual di pasar-pasar tradisional Palangka Raya. Pangan…

Rabu, 06 Oktober 2021 14:07

Pelayanan Perizinan Kalteng Terbaik Se-Kalimantan

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terus berupaya memberikan pelayanan yang…

Jumat, 01 Oktober 2021 14:23

Mengenal Slamet Riyadi, Petani yang Sukses Menyulap Lahan Gambut Jadi Lokasi Agrowisata

Tak mudah bercocok tanam di lahan gambut. Sebab, tidak semua…

Kamis, 30 September 2021 14:33

Ribuan Pelajar di Palangka Raya Sudah Divaksin

Tak hanya sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) sederajat saja yang…

Kamis, 30 September 2021 13:10

Makan Gaji Buta, Mantan Guru Didakwa Korupsi

PALANGKA RAYA-Peringatan untuk para aparatur sipil Negara (ASN) di Kalteng…

Kamis, 30 September 2021 12:59
Mengikuti Bhayangkari yang Terjun ke Lokasi Banjir Kelurahan Kameloh Baru

Berharap Air segera Surut, Belajar Mengajar Kembali Normal

Banjir memang sudah mulai surut. Namun, kepedulian dan memelihara jiwa…

Sabtu, 25 September 2021 11:30
Mengikuti Journalist Trip Penanganan Karhutla di Pulang Pisau (2-selesai)

Dilarang Membakar Lahan, Petani Beralih dari Padi ke Sawit

Dahulu sebagian petani di wilayah Kecamatan Pandih Batu menanam padi.…

Sabtu, 25 September 2021 11:24

Di Palangka Raya, Balita Ditemukan Mengambang Belakang Dapur

Selain itu, banjir di Kota Palangka Raya juga memakan korban…

Jumat, 24 September 2021 12:53

Usulkan Penambahan Kursi DPR RI Dapil Kalteng

PALANGKA RAYA-Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, S.P. mengusulkan agar kuota kursi…

Jumat, 24 September 2021 12:50

Pasien Covid-19 di RSUD Kota 3 Orang, RS Perluasan 37

PALANGKA RAYA-Penguatan testing, tracing, dan treatment (3T) diiringi dengan perluasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers