MANAGED BY:
KAMIS
06 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 11 April 2021 12:16
Dilarang Mudik Jelang dan Pascalebaran di Kalteng
Tak Boleh Ada Angkutan Beroperasi, Pemprov akan Keluarkan Regulasi
ilustrasi

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri 1442 Hijriah Tahun 2021 Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Dalam aturan itu tertulis larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi.

Terkait peraturan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng pun akan menetapkan kebijakan berkenaan pembatasan keluar masuk kendaraan jelang dan pascalebaran Idulfitri nanti. Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan, akan ditetapkan larangan bagi angkutan umum, termasuk pembatasan travel maupun bus. “Tidak boleh ada lagi angkutan yang beroperasi mendekati hari-H lebaran Idulfitri, provinsi akan mengeluarkan regulasi berkenaan hal itu,” kata Fahrizal Fitri, Jumat (9/4).

Masyarakat Kalteng, khususnya umat muslim, diharapkan merayakan hari kemenangan di tempat tinggal masing-masing tanpa harus melakukan perjalanan ke luar daerah. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pelaksanaan ibadah pada hari besar keagamaan menimbulkan klaster Covid-19. “Apabila terus dibiarkan pergerakan manusia dalam jumlah besar, tentu potensi persebaran Covid-19 akan tinggi dan bisa memunculkan klaster,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy membenarkan adanya aturan tersebut. Moda transportasi yang dimaksud, mulai dari darat, laut, udara, dan perkeretapian.

“Benar, Kemenhub RI telah mengeluarkan aturan, dan berdasarkan pres rilis kementerian disampaikan larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi penumpang untuk semua moda transportasi mulai tanggal 6 hingga 17 Mei,” katanya.

Diungkapkannya, larangan ini dikecualikan bagi transportasi barang dan logistik yang tetap diperbolehkan berjalan seperti biasa. Ketentuan yang diatur dalam permenhub itu meliputi hal-hal yang dilarang, pengecualian-pengecualian, pengawasan, dan sanksi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers