MANAGED BY:
SABTU
27 NOVEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 27 September 2020 13:11
Buka Food Estate di Gumas, Petani Lokal Punya Peran

PALANGKA RAYA-Lumbung pangan bukan hanya di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis), tapi pemerintah juga akan membuka food estate di Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Petani lokal diharapkan ikut berperan dalam program mewujudkan ketahanan pangan nasional ini. 

"Kami akan menyiapkan lahan seluas-luasnya dan diperkirakan mencapai satu juta hektare lebih untuk pembangunan lokasi cadangan pangan di Kalteng," kata Gubernur Kalteng H Sugoanto Sabran usai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan jajaran menteri kabinet melalui virtual di Kantor Diskominfo Provinsi Kalteng, Rabu (23/9). 

Untuk pembangunan cadangan pangan, gubernur bersama SOPD terkait akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menuntaskan pembangunan food estate di Bumi Tambun Bungai. 

Ditambahkannya, sesuai arahan presiden saat itu, maka food estate merupakan pertanian terpadu di mana hulu dan hilirnya dibangun di Kalteng di bawah pengawasan Kementerian Pertanian. Sedangkan untuk cadangan strategis di bawah Kementerian Pertahanan. 

"Selain lahan pertanian di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau yang juga akan dibangun peternakan, perikanan, dan lainnya, di Kalteng juga akan dibangun perkebunan singkong," jelasnya. 

Karena itu, keseriusan pemerintah provinsi terlihat dengan menyiapkan lahan seluas satu juta hektare di wilayah Gunung Mas, Katingan, Palangka Raya, Murung Raya, Barsel, Bartim, dan Barito Utara. 

Terkait kesiapan petani lokal, yang diutamakan adalah tenaga kerja lokal. Sehingga upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan efek positifnya dapat bermanfaat dengan baik untuk Kalteng. 

Sebab keberhasilan pembangunan food estate yang akan diselesaikan ini berada di tangan masyarakat lokal Kalimantan Tengah. "Ini kesempatan buat masyarakat Kalteng, di mana serapan tenaga kerja lokal akan diutamakan. Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin juga telah mengimbau hal itu," harapnya.

 Dari sebab itu, ia mengajak semua masyarakat dan pihak terkait untuk secara maksimal mendukung pembangunan food estate di Kalteng. 

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo juga menegaskan kepada semua jajaran kabinet yang ditugaskan bersama pemerintah daerah untuk fokus menyelesaikan pembangunan baik di daerah Kapuas dan Pulang Pisau maupun di Kabupaten Gunung Mas.

 Hal tersebut tentunya perlu diimbangi dengan infrastruktur pendukung mulai dari akses jalan, drainase, dan lainnya sehingga dapat dipergunakan dengan baik sesuai fungsi. 

"Saya minta pembangunan food estate ini dikalkulasi secara matang, mengenai siapa yang akan mengelola, apa yang akan disumbangkan, benar-benar melalui data yang valid di lapangan. Dengan demikian pembangunan ini akan menjadi contoh untuk provinsi lainnya di Indonesia," tegasnya. 

Menurut presiden, penyediaan ketahanan pangan nasional adalah agenda strategis dalam  rangka mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemi Covid-19 yang sudah berkali-kali dingatkan oleh World Health Organization (WHO) mengenai krisis pangan dunia.

 "Hal ini juga untuk mengantisipasi perubahan iklim serta mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor pangan dari negara lain," ungkapnya. (nue/ce/ala)


BACA JUGA

Jumat, 19 November 2021 18:00

Hentikan Deforestasi, Banyak Wilayah Serapan Hilang, Kalteng Kebanjiran

PALANGKA RAYA-Tak terkendalinya perambahan hutan atau deforestasi untuk kepentingan Hak…

Jumat, 19 November 2021 17:53

Kisah Relawan yang Membantu Sesama Tanpa Pamrih selama Banjir Melanda Kota Cantik

Sepekan sudah banjir melanda Kota Palangka Raya. Perhatian pemerintah kepada…

Kamis, 18 November 2021 11:21

Terdampak Banjir, Waktu Tanam di Kawasan Food Estate Mundur

PULANG PISAU-Dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Pulang Pisau juga…

Kamis, 18 November 2021 11:19

Ketika Bencana Terparah Melanda Ibu Kota Kalteng, Bertahan dan Terjebak Tiga Hari di Rumah

Permukiman penduduk di bantaran Sungai Kahayan tergenang banjir. Kian hari…

Kamis, 18 November 2021 11:14

Bukit Rawi Ditutup Total, Lalu Lintas Palangka Raya-Gumas Lumpuh

PALANGKA RAYA-Jali hanya bisa rebahan di bawah truk trailer pembawa…

Selasa, 16 November 2021 10:02

Banjir Kalteng, Greenpeace Bilang, Hentikan Pembangunan yang Merusak Lingkungan

Bencana banjir yang beruntun melanda Kalteng mendapat sorotan tajam dari…

Selasa, 16 November 2021 10:00

Potensi Hujan Tinggi, Banjir Kian Parah di Kalteng

PALANGKA RAYA-Curah hujan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup tinggi…

Selasa, 16 November 2021 09:43

Tahun Depan, Hentikan Pengiriman Bauksit dari Kalteng

PALANGKA RAYA-Dalam rangka optimalisasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) di…

Senin, 15 November 2021 17:12

Gubernur Kalteng Instruksikan PUPR Pantau Kondisi Banjir

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bergerak cepat memperhatikan penanganan infrastruktur…

Senin, 15 November 2021 17:10

Banjir di Kalteng, Sudah 5 Kabupaten Kota Tergenang

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers