MANAGED BY:
SENIN
26 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 24 September 2020 10:45
Empat Kabupaten di Kalteng Tanggap Darurat Banjir
Warga dengan rakit seadanya.

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Bencana banjir di sejumlah wilayah Kalteng masih terjadi. Bahkan daerah yang sudah menetapkan status tanggap darurat pun bertambah. Hingga saat ini, sudah ada empat kabupaten di Kalteng yang menetapkan status tanggap darurat. Yakni Kabupaten Lamandau, Seruyan, Katingan, dan menyusul Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Kami sudah menginfokan melalui BPBD kabupaten/kota se-Kalteng termasuk satuan tugas (satgas) banjir di seluruh daerah untuk melakukan upaya-upaya antisipasi banjir, termasuk upaya mitigasi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng Darliansjah, Selasa (22/9).

Saat ini pihaknya juga sudah menugaskan tim gabungan dari tingkat provinsi untuk terjun ke kabupaten yang sudah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Tim ini terdiri atas BPBD, Dinas Sosial (Dinsos), TNI, Polri, dan relawan. “Mereka (tim gabungan, red) melakukan pendampingan di posko-posko satgas kabupaten,” ungkapnya kepada Kalteng Pos.

Berdasarkan update data banjir per Senin (21/9) lalu, tercatat sudah 20.065 KK terdampak banjir atau 43.785 jiwa. Meski tidak semua korban terdampak banjir mengungsi, tetapi ada beberapa yang harus mengungsi. Tercatat sebanyak 1.173 KK atau 3.249 jiwa.

“Total bangunan  yang juga terdampak banjir sebanyak 7.497 unit. Data ini tidak hanya di empat kabupaten yang menetapkan tanggap darurat banjir, tetapi juga beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Murung Raya, Gunung Mas, Kapuas, dan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),” sebut Darliansjah.

Pihaknya juga menyampaikan analisis penyebab banjir di beberapa daeerah. Misalnya, kejadian banjir yang melanda wilayah Desa Kina, Kecamatan Batangkawa, Kabupaten Lamandau dipengaruhi oleh adanya shearline yang mengakibatkan adanya perlambatan kecepatan angin. Faktor ini dapat didukung oleh citra satelit dan radar yang menunjukkan adanya awan kumulonimbus yang disertai awan menengah dan awan tinggi lainnya yang meluas.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:43

Fakultas Kedokteran UPR Masih Kekurangan SDM Pengajar

PALANGKA RAYA -Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:41

Tunjangan dan Insentif Dokter Selalu Lancar

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalteng dr Mikko Uriamapas Ludjen…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:39

Menumpuk di Kota, 24 Puskesmas Tak Punya Dokter

PALANGKA RAYA- Setiap 24 Oktober dirayakan sebagai Hari Dokter Nasional.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:36

Cerita dr Djono Koesanto selama Mengabdi di Tanah Borneo

Dokter Djono Koesanto memiliki pengabdian yang luar biasa pada bidang…

Jumat, 09 Oktober 2020 14:17
Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

Garap Food Estate dengan Teknologi Canggih

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Belanti Siam,…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:36

Lion Air Berpenumpang 123 Orang Mendarat Darurat

PALANGKA RAYA-Pesawat Lion Air Boeing 737-900ER dengan rute penerbangan dari…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:32

Di Kalteng, Kampanye Tatap Muka Masih Dominan

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalteng menilai sejauh ini…

Selasa, 29 September 2020 10:38

Muhamad Aditia, Memberi Semangat Teman dan Guru lewat Lagu

Penonton begitu menghayati ketika Muhamad Aditia menyanyi. Tak sedikit yang…

Minggu, 27 September 2020 13:11

Buka Food Estate di Gumas, Petani Lokal Punya Peran

PALANGKA RAYA-Lumbung pangan bukan hanya di wilayah Kabupaten Kapuas dan…

Minggu, 27 September 2020 09:56

Cerita Mereka yang Bekerja di Balik Persiapan Pelaksanaan Megaproyek Food Estate

 Andai tiada aral, megaproyek food estate akan meluncur pekan pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers