MANAGED BY:
RABU
02 DESEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 30 Juli 2020 11:31
Penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro ala IAIN Palangka Raya

Cahaya 600 Watt dari Arus Sungai Kahayan

PROSES PEMBUKTIAN: Tim peneliti dari Prodi Fisika IAIN Palangka Raya mengambil sampel untuk mengetahui besaran daya listrik yang dapat dihasilkan di Sungai Kahayan, Senin (27/7). JAMIL/KALTENG TV/KALTENG POS GRUP

“Karena pada 2016 lalu masih banyak penyempurnaan dan merupakan tahap awal penelitian dengan segala sesuatu yang serbaterbatas, makanya baru bisa tahun ini,” ujar laboran Laboratorium Prodi Fisika IAIN Palangka Raya ini.

Mereka bahagia karena alat yang dirangkai itu dapat menghasilkan energi listrik. Dari hasil uji coba selama tiga hari, daya listrik yang dihasilkan diprediksi bisa untuk penerangan. “Rata-rata 600 sampai 1.000 watt (W) atau sekitar 1 kilovolt ampere (kVA),” ungkapnya.

Rendahnya daya yang dihasilkan juga bukan karena kesalahan, tapi murni tujuan penelitian. Tim sengaja memilih Sungai Kahayan sebagai lokasi penelitian. Selain karena aspek geologis, juga karena jarak tempuh yang dekat dari kampus. Aspek debit air dan ekonomis pun turut jadi pertimbangan. "Sungai Kahayan dipilih karena arusnya yang lemah. Harapannya, jika di arus sungai yang kuat, hasilnya bisa lebih baik," beber Rudi didampingi dua dosen, Suhartono dan Sri Fatmawati.

Rudi menjelaskan bahan-bahan yang mereka gunakan. Ada generator permanen magnet yang berfungsi untuk mengubah energi gerak yang dihasilkan kincir menjadi energi listrik. Selain itu, controller MPPT 60 A untuk mengatur tegangan dan arus di generator serta mengatur tegangan dan arus yang digunakan untuk disimpan ke baterai atau aki. Juga ada aki untuk menyimpan tegangan dan arus sebelum digunakan ke objek (lampu/alat elektronik).

Untuk mengukur kecepatan arus sungai, mereka menggunakan Flowrate PS-3200. Alat berbentuk tongkat ini dicelupkan ke sungai dengan kedalaman tertentu, sehingga diketahui laju arus sungai pada kedelaman berapa yang paling tepat.

Arus Sungai Kahayan yang kecepatannya 0,8 sampai 1,4 meter per second (m/s) dapat menggerakkan turbin rangkaian besi hollow 2X2 dan galvalum. Putaran yang dihasilkan itu mengubah energi air menjadi listrik dengan bantuan generator. “Cara kerjanya yakni menghubungkan poros generator dengan poros kincir (turbin, red). Energi yang dihasilkan kincir disalurkan melalui poros kincir ke poros generator permanen magnet. Kemudian, energi yang dihasilkan di generator permanen magnet dihubungkan ke controller MPPT 60 A serta aki,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers