MANAGED BY:
MINGGU
25 OKTOBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 30 Juli 2020 11:31
Penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro ala IAIN Palangka Raya

Cahaya 600 Watt dari Arus Sungai Kahayan

PROSES PEMBUKTIAN: Tim peneliti dari Prodi Fisika IAIN Palangka Raya mengambil sampel untuk mengetahui besaran daya listrik yang dapat dihasilkan di Sungai Kahayan, Senin (27/7). JAMIL/KALTENG TV/KALTENG POS GRUP

PROKAL.CO,

Belajar di perguruan tinggi agama tak hanya soal agama saja. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya buktinya. Tim peneliti dari kampus ini berusaha menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan arus Sungai Kahayan.

 

JAMIL JANUANSYAH, Palangka Raya

SEMBURAT jingga mulai menyapa langit Kota Cantik –julukan Palangka Raya- saat perahu alkon Abah Amat menantang arus Sungai Kahayan. Sore itu, Senin (27/7), hari terakhir penelitian yang dilakukan anaknya, Rahmat Rudianto, yang tergabung dalam tim penelitian Prodi Fisika IAIN Palangka Raya. Meskipun perahu alkon itu kecil, tapi kekuatan dan kecepatannya tak bisa dianggap sepele. Alat pembangkit listrik tenaga pico hidro rakitan tim peneliti ini, sanggup ditarik ke seberang sungai.

“Jumlah dan berat drum, berat alat, serta kemampuan daya tampung orangnya sudah dikalkulasikan, sehingga alat tetap mengapung dan bisa ditarik kelotok,” ujar Rahmat Rudianto mengawali pebincangan.

Pada hari itu, Rudi -sapaan akrab Rudianto- bersama tim dosen dan enam mahasiswa Saiful Azis, Ely Purwanto, Hidayatullah, Julianto, M Ridwan, dan Ridwan Ariyadi tampak semringah. Bukan hanya senang karena penelitian mereka yang sudah memasuki tahap akhir itu selesai tanpa aral yang berarti, tapi juga bahagia bisa menyalurkan minat dan rasa keingintahuan. Bila diingat-ingat beberapa tahun sebelumnya, tepatnya 2016 lalu, alat pembangkit listrik ini masih tidak bisa diuji coba di lapangan. Saat itu, Rudi masih mahasiswa. Alat pembangkit listriknya pun masih prototipe amat sederhana. Keterbatasan itu juga yang membuat penelitian energi listrik terbarukan dan ramah lingkungan ini baru bisa dilaksanakan di tahap uji lapangan setelah hampir empat tahun.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:43

Fakultas Kedokteran UPR Masih Kekurangan SDM Pengajar

PALANGKA RAYA -Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Palangka Raya (UPR) menjadi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:41

Tunjangan dan Insentif Dokter Selalu Lancar

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalteng dr Mikko Uriamapas Ludjen…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:39

Menumpuk di Kota, 24 Puskesmas Tak Punya Dokter

PALANGKA RAYA- Setiap 24 Oktober dirayakan sebagai Hari Dokter Nasional.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:36

Cerita dr Djono Koesanto selama Mengabdi di Tanah Borneo

Dokter Djono Koesanto memiliki pengabdian yang luar biasa pada bidang…

Jumat, 09 Oktober 2020 14:17
Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

Garap Food Estate dengan Teknologi Canggih

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Belanti Siam,…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:36

Lion Air Berpenumpang 123 Orang Mendarat Darurat

PALANGKA RAYA-Pesawat Lion Air Boeing 737-900ER dengan rute penerbangan dari…

Kamis, 08 Oktober 2020 12:32

Di Kalteng, Kampanye Tatap Muka Masih Dominan

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalteng menilai sejauh ini…

Selasa, 29 September 2020 10:38

Muhamad Aditia, Memberi Semangat Teman dan Guru lewat Lagu

Penonton begitu menghayati ketika Muhamad Aditia menyanyi. Tak sedikit yang…

Minggu, 27 September 2020 13:11

Buka Food Estate di Gumas, Petani Lokal Punya Peran

PALANGKA RAYA-Lumbung pangan bukan hanya di wilayah Kabupaten Kapuas dan…

Minggu, 27 September 2020 09:56

Cerita Mereka yang Bekerja di Balik Persiapan Pelaksanaan Megaproyek Food Estate

 Andai tiada aral, megaproyek food estate akan meluncur pekan pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers