MANAGED BY:
SELASA
11 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Minggu, 05 Juli 2020 11:08
Tantangan Mewujudkan Lumbung Pangan

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Pemerintah pusat menetapkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional. Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau ditunjuk sebagai kawasan pengembangan food estate. Target jangka panjang akan memaksimalkan jutaan hektare lahan. Untuk saat ini, tersedia 770 ribu hektare eks pengembangan lahan gambut (PLG). Pada tahap awal akan dikelola lahan eksisting seluas 165 ribu hektare di dua kabupaten itu.

Kabupaten Kapuas sejatinya sudah menyiapkan sekitar 107 ribu hectare, sedangkan di Pulang Pisau sekiar 56 ribu hektare. Di dua lokasi ini akan dikembangkan pengelolaan padi, baik padi lokal maupun padi hibrida. Tantangan dalam mewujudkan lumbung pangan nasional ini tidaklah mudah. Lingkungan, sumber daya manusia, dan potensi konflik menjadi hal yang perlu diperhatikan. Termasuk konflik kepentingan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng Sunarti mengatakan, demi mencapai target, maka proyek ini akan dikerjakan hingga tiga tahun ke depan. Tahap awal proyek ini membutuhkan 165 ribu hektare. Sudah memiliki jaringan irigasi. Yang nantinya ditabur benih ikan. Peternakan juga mengisi kelengkapan.

“Kami sudah memprogramkan rencana penanaman dengan menyesuaikan kontur tanah dan musim. Jika tidak demikian, maka akan terjadi gagal panen,” ucapnya kepada Kalteng Pos, beberapa hari lalu.

Pengembangan dan pengelolaan food estate ini nantinya akan berbasis korporasi petani. Selama ini petani selalu menjual gabah, tetapi ke depan akan ada hilirisasi pada food estate ini, sehingga petani bisa memproduksi dan menjual dalam bentuk beras. Padi yang dikembangkan bukanlah sembarang padi, melainkan padi hibrida yang bisa memenuhi kebutuhan ekspor.

Lahan yang digarap merupakan lahan yang tidak memiliki gambut. Pihaknya menegaskan, dalam proyek ini tak ada pembabatan hutan dan pembakaran lahan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 10:38

Di Kalteng, 5 Daerah Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Satuan Tugas (Satgas) Karhutla merilis mulai Januari- 10 Agustus…

Senin, 10 Agustus 2020 11:42

Di Kalteng, Ribuan Pemilih Pemula Belum Terdaftar

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengeluarkan catatan hasil pengawasan…

Rabu, 05 Agustus 2020 12:52

Melihat Semangat Pasien Covid-19 di Asrama Haji Al Mabrur

23 orang pasien positif Covid-19 begitu bersemangat. Bergerak mengikuti iringan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:37

Pelaku Fetish Bungkus Kain Jarik Diduga Bersembunyi di Kapuas

PALANGKA RAYA-Beberapa hari lalu, media sosial dikejutkan dengan unggahan pelecehan…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:48

Demi Daging, Abaikan Physical Distancing

PALANGKA RAYA-Ketika jarum jam menunjukkan pukul 13.00 WIB, warga mulai…

Kamis, 30 Juli 2020 11:33

Gubernur Minta Pengurusan Izin Investasi Jangan Berbelit-belit

PALANGKA RAYA-Peluang investor untuk mengembangkan investasi di Bumi Tambun Bungai…

Kamis, 30 Juli 2020 11:31

Penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro ala IAIN Palangka Raya

Belajar di perguruan tinggi agama tak hanya soal agama saja.…

Rabu, 29 Juli 2020 11:29

Terkait Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Pemda Mulai Khawatirkan RS Swasta

PALANGKA RAYA-Pasien Covid-19 tidak hanya menjalani perawatan di rumah sakit…

Rabu, 29 Juli 2020 11:27

Kemarau Didepan Mata, Ditemukan Sumur Bor Tak Berfungsi

PALANGKA RAYA-Musim kemarau sudah di depan mata. Berdasarkan prediksi Badan…

Minggu, 26 Juli 2020 11:34

Belajar Daring, Waktu Diefektifkan untuk Materi Penting

PALANGKA RAYA-Pandemi Covid-19 membuat proses belajar mengajar peserta didik jenjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers