MANAGED BY:
RABU
23 SEPTEMBER
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 17 Juni 2020 10:02
Polemik PT SRE, Besok Pemkab Buat Keputusan
Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah

PROKAL.CO,

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah melayangkan panggilan mediasi kedua kepada perusahaan tambang batu bara PT Sumber Rejeki Ekonomi (SRE), Kamis besok (18/6). Jika dalam panggilan terakhir ini tidak dihadiri Pangestu Hari Kosasih maupun head office (HO), maka Pemkab Batara akan membuat keputusan tegas.

Menurut Nadalsyah, surat panggilan ini merupakan tindak lanjut penundaan pertemuan manajemen PT SRE dengan karyawan pada pekan lalu. Kala itu, PT SRE membuat surat akan hadir pada 18 Juni 2020. “Pemanggilan berdasarkan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Industrial,” tegasnya.

Mengingat pentingnya panggilan mediasi ini, Pemkab Batara meminta manajemen PT SRE yang hadir harus bisa mengambil keputusan dan tepat waktu, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. “Tuntutan karyawan ini sudah kami dapatkan, yakni soal gaji, THR, dan tunjangan yang tidak dibayar berbulan-bulan,” tutur Plt Kadisnakertranskop dan UKM Batara, Ledianto, kemarin (16/6).

Menurutnya, pemerintah serius memikirkan nasib pekerja dan mendukung agar hak-haknya terpenuhi. Karena tuntutan pekerja normatif, maka tidak ada alasan lagi bagi PT SRE. “Ini isi hati kami, bagaimana nasib keluarga mereka jika gaji tidak dibayar,” ujarnya didampingi Kabid Ketenagakerjaan SD Aritonang dan Kasi Hudius.

Aritonang menimpali, bukan hanya tunggakan hak gaji, THR, dan tunjangan yang dituntut oleh para pekerja, tapi juga BPJS yang masih menunggak. “Kami melihat para pekerja ini masih karyawan karena belum di-PHK (pemutusan hubungan kerja, red). Jadi, hubungan kerja masih ada,” cetusnya.

Kendati pemerintah berupaya memediasi, tapi yang dilakukan perusahaan sudah masuk ranah pidana umum sesuai ketentuan undang-undang. “Kalau pengusaha tidak datang, harus ada keputusan. Kami mendukung jika perusahaan dibekukan hingga hak-hak karyawan dipenuhi,” tukas Aritonang.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 27 Juni 2020 10:06

PT BEK Dituntut Berlaku Adil

MUARA TEWEH-Beberapa perwakilan warga Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten…

Kamis, 25 Juni 2020 12:34

MUI Kota Dukung Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mendapat dukungan untuk maju kembali…

Sabtu, 20 Juni 2020 12:06

Satu Karyawan Perusahaan Ini Positif Covid-19

TAMIANG LAYANG-Seorang karyawan PT Saptaindra Sejati (SIS) terkonfirmasi positif Covid…

Rabu, 17 Juni 2020 13:44

Jalur Ditutup, Pedagang Plaza Beringin Berunjuk Rasa

Para pedagang Plaza Beringin Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar…

Rabu, 17 Juni 2020 10:02

Polemik PT SRE, Besok Pemkab Buat Keputusan

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah melayangkan panggilan mediasi…

Senin, 15 Juni 2020 11:34

Positif Covid-19 di Barito Timur Bertambah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kabupaten Barito…

Senin, 15 Juni 2020 11:33

Satu Terjangkit, Semua Kepala Sekolah Di-Rapid Test Lagi

MUARA TEWEH-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barito Utara akan melakukan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:21

Permudah Koneksi ke Lumbung Pangan Baru, Bangun Jembatan

PALANGKA RAYA-Proyek pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok…

Kamis, 11 Juni 2020 13:33

Penipu Rp300 Juta Ditangkap

KUALA KAPUAS-Resmob Polres Kapuas dan unit Reskrim Polsek Kapuas Murung…

Kamis, 11 Juni 2020 13:30

Pasien PDP Meninggal, Istri Diisolasi

Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial RS (63), warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers