MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Kamis, 09 April 2020 13:47
Berikut Kronologi Meninggalnya Pasien PDP Klaster Gowa
Kabid Humas RSDS, dr Riza Syahputra

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA - Almarhum MA (74) menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 23.40 WIB di Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya. MA ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) karena memiliki gejala mirip dengan corona virus atau covid-19 dan amarhum baru mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan.

Namun, meninggalnya almarhum belum dapat dipastikan akibat corona atau tidak. Pasalnya, pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan swab yang dikirim ke luar Kalteng.

"Kita tidak bisa menetapkan beliau, meninggal karena corona atau tidak. Sebab, hasil pemeriksaan swab belum keluar. Tetapi benar PDP karena gejala yang ditunjukkan dan almarhum baru dari mengikuti kegiatan di Gowa," kata Kabid Humas RSDS dr Riza Syahputra.

Dia menjelaskan, pasien di rujuk ke RSDS sekitar 1 atau 2 haru lalu dari RS Kapuas. Dan saat dirujuk, almarhum sudah berstatus PDP.

"Pukul 23.17 WIB tadi malam, pasien mulai gawat atau bahasa medisnya penurunan kesadaran. Perawat lapor ke dokter piket yang sedang bertugas melayani pasien di UGD," ucapnya.

Dan pasien memang masuk isolasi karena status PDP. Mendapati laporan dokter kemudian melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, cek gula darah, cek elektrolit.

"Dokter juga cek tensi dan tanda-tana vital lainnya. Saat semua diperiksa tensi pasien tidak terukur, artinya sudah gawat. Dan dokter melakukan pertolongan dengan RJP atau resusitasi jantung paru.  Namun usaha itu tidak tertolong. Pada pukul 23.40 pasein meninggal dunia," ujarnya.

Penanganan jenazah almarhum sendiri kemungkinan akan dilakukan dengan prosedur ketat penanganan wabah. "Ya kemungkinan dengan penanganan khusus, karena meninggal disaat wabah. Tetapi perlu diingat, pasien belum positif karena hasil swab belum keluar. Kita tidak boleh menzolimi almarhum dan mari kita doakan," ucapnya.  (arj)

loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Mei 2020 11:52

Ini Data Terbaru Kasus Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan…

Kamis, 14 Mei 2020 15:04

Jalan Masuk ke Palangka Raya Tutup Total, 700-an Kendaraan Putar Balik

Semenjak pemberlakuan PSBB, semua jalan yang menjadi akses keluar masuk…

Kamis, 14 Mei 2020 15:02

Masih Banyak yang Melanggar Aturan PSBB

PALANGKA RAYA-Hingga hari ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),…

Rabu, 13 Mei 2020 10:38

PSBB Palangka Raya, Jangan Lupa Penuhi Hak-Hak Warga

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka…

Rabu, 13 Mei 2020 10:33

Mulai Hari Ini, Tak Ada Toleransi, Warga Wajib Mematuhi Aturan PSBB Palangka Raya

"Hari Pertama dan Kedua Penerapan PSBB, Kami Masih Beri Toleransi…

Rabu, 13 Mei 2020 10:27

Syukurlah, Banyak Pasien Covid-19 di Kalteng Mulai Sembuh

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Kalteng meriliskan…

Senin, 11 Mei 2020 11:30

Dari Enam Klaster, Gowa Belum Terselesaikan

Kasus Covid-19 di Kalteng bermula karena impor, yakni adanya masyarakat…

Senin, 11 Mei 2020 11:25

Perwali PSBB Palangka Raya Keluar, Sanksi Langsung Diterapkan

PALANGKA RAYA-Sampai tadi malam (10/5), peraturan wali kota (perwali) sebagai…

Minggu, 10 Mei 2020 13:45

Masih Sosialisasi, Didraf Perwali PSBB Masih Tanpa Sanksi

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya…

Minggu, 10 Mei 2020 13:43

Ada Wacana Tes Massal OTG dan ODP

LABORATORIUM mikrobiologi untuk tes swab pasien Covid-19 sudah ada dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers