MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Sabtu, 04 April 2020 11:55
Jangan Coba-Coba Lari dari Pemeriksaan..!! Bakal Dikejar sampai Dapat
Tim Gugus Tugas Covid-19 periksa warga yang masuk wilayah Kabupaten Barito Utara di Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Jumat pagi (3/4). (DISKOMINFOSANDI BATARA UNTUK KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Batara) terus berupaya mencegah penyebaran virus corona ke daerah itu. Salah satu caranya dengan memperketat pengawasan akses masuk ke wilayah Batara. Setiap warga dari luar yang akan masuk ke daerah itu, diperiksa suhu tubuh dan kesehatannya.

Data yang dihimpun dari Tim Gugus Tugas Covid-19 jalur darat 01 Kandui, selama sepekan ini, sejak 26 Maret sampai 3 April 2020 pukul 08.00 WIB, yang terdata sebanyak 8.502 jiwa masuk ke Batara.

Camat Gunung Timang, Bahrum Poderlin Girsang menyampaikan, petugas jaga di posko Kandui memperketat akses masuk ke wilayah itu. Tim secara khusus mendata KTP masyarakat yang datang dari zona merah atau luar daerah serta daerah tujuan serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Data ini akan diberikan kepada kecamatan yang bersangkutan untuk dipantau selanjutnya.

Mantan Camat Gunung Purei itu menyampaikan, setiap pengendara roda dua, empat dan lebih yang menerobos pemeriksaan posko gugus tugas akan dikejar. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Sebab tidak menutup kemungkinan, siapa tahu mereka yang menerobos itu diduga terpapar Covid-19, maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Kepala Puskesmas Kandui, Frit Tarong mengatakan, setiap orang yang datang dari kabupaten/kota yang masuk zona merah bisa dibilang orang tanpa gejala (OTG)/terpapar. 

“Jika orang tersebut mengalami salah satu gejala seperti sakit tenggorokan, batuk, demam dan kesulitan bernafas, orang ini bisa dikatakan orang dalam pemantauan (ODP), maka kita akan membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk diperiksa lebih mendalam mulai dari riwayat perjalanan. Bila hasilnya negatif, maka kita sarankan untuk karantina mandiri selama 14 hari di rumah," tegasnya. (her/ens)

loading...

BACA JUGA

Senin, 11 Mei 2020 11:36

Pasien PDP Asal Palangka Raya Meninggal di Kandangan

Sementara itu, seorang pasien suspect Covid-19 yang dirawat di RSUD…

Minggu, 10 Mei 2020 13:23

Syukurlah, Satu Pasien Covid-19 Mura Sembuh

 Satu pasien positif dari Kabupaten Murung Raya (Mura) dinyatakan sembuh.…

Selasa, 05 Mei 2020 13:03

Kasus Covid-19 di Murung Raya Melonjak

Pasien positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura) terus…

Senin, 04 Mei 2020 15:04

Pemakaman Karyawan PT SSP Sesuai Protokol Covid-19

Sabtu malam (2/5), Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Puruk Cahu menerima…

Senin, 27 April 2020 12:17

Kabar Baik dari Kobar, Ada Dua yang Sembuh Corona

Kabar baik datang dari Kotawaringin Barat (Kobar). Dua pasien yang…

Sabtu, 25 April 2020 14:38

Kejutan..!! Koyem Mundur dari Pertarungan

MUARA TEWEH-Pendukung dan simpatisan Bakal Calon Gubernur Kalteng, H Nadalsyah…

Kamis, 23 April 2020 13:21

Maling Sekap Penghuni Rumah, Coretan pada Tembok Rumah Warga Masih Misteri

PALANGKA RAYA-Dua sekawan pencuri diduga beraksi di Jalan Lele IV,…

Rabu, 22 April 2020 10:51

Seruyan Zona Merah, 9 Tenaga Medis Katingan Diisolasi

Kabupaten Seruyan yang sebelumnya zona kuning, kini berubah status menjadi…

Rabu, 22 April 2020 10:49

Kotawaringan Timur Timbang-timbang PSBB

Pasien positif Covid-19 di Kotim terus bertambah. Totalnya tujuh pasien.…

Rabu, 22 April 2020 10:44

Orang Tua Pasien Positif Covid di-Rapid Test, Begini Hasilnya...

Polsek Banama Tingang melakukan monitoring pelaksanaan rapid test oleh Tim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers