MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 19 Maret 2020 13:35
Penyidik Kejati Geledah Kantor Distrans
PENGGELEDAHAN: Tim penyidik dari Kejati Kalteng melakukan penggeledahan dan penyitaan berkas di Kantor Distrans Kabupaten Kapuas, Rabu (18/3).

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS-Setelah mengumumkan dua orang tersangka dugaan proyek fiktif pengadaan barang hibah berupa pupuk, sarana prasana sosial, dan ekonomi di Dinas Transmigrasi (Distrans) Kabupaten Kapuas pada awal Maret lalu, kemarin (18/3) penyidik Kejati Kalteng melakukan penggeledahan.

Tim penyidik yang dipimpin Agus Khairudin menyasar Kantor Distrans Kapuas. Dugaan tipikor itu menjerat SW selaku pelaksana proyek dan SKR selaku mantan Kadistrans atau kuasa pengguna anggaran.

Para penyidik Kejati Kalteng tiba di Kapuas pukul 13.00 WIB, dan langsung melakukan penggeledahan di Ruang Aset dan Keuangan Distrans. Tim yang berjumlah empat orang itu didampingi oleh Kasi Pidana Khusus Kejari Kapuas Stirman. Dengan teliti mereka mengecek berkas-berkas terkait pengadaan bahan pertanian.

Agus Khairudin menerangkan, tindakan ini merupakan rangkaian penyidikan dalam perkara tersangka SKR dan SW, karena ada alat bukti yang harus dipenuhi. Karena masih ada dibutuhkan, maka dilakukan dengan rangkaian penggeledahan dan penyitaan.

"Intinya ini untuk semakin menguatkan alat bukti guna kelengkapan berkas dua tersangka," ungkap Agus.

Tersangka diduga telah membuat laporan fiktif dari tujuh item pengadaan, meliputi pengadaan pupuk KCL sebanyak 13.250 kg dengan nilai anggaran Rp198.948.000, pengadaan pupuk TSP sebanyak 13.250 kg dengan anggaran Rp198.220.000, dan pengadaan obat hama (Insektisida) 1.121 liter senilai Rp99.689.000.

Juga terkait pengadaan pupuk urea 14.400 kg dengan nilai Rp199.425.000, proyek pengadaan kapur 100.000 kg dengan nilai Rp199.140.000, pengadaan racun rumput 1.298 liter dengan nilai Rp99.567.000, dan pengadaan bibit padi 10.560 kg dengan nilai Rp149.039.000.

Anggaran proyek bantuan hibah tersebut sebanyak Rp1.144.028.000, yang dananya berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas tahun anggaran (TA) 2019.

Diketahui hanya satu item yang dikerjakan sampai berakhirnya TA 2019, yaitu proyek pengadaan kapur 100.000 kg dengan nilai Rp199.140.000. Itu pun tak semuanya selesai.

Kedua tersangka membuat laporan seolah-olah proyek hibah batuan penyediaan barang dan pengelolaan sarana dan prasarana pertanian itu telah selesai dilaksanakan secara keseluruhan dan dicairkan pada tanggal 20 dan 25 Februari 2019. Padahal, hampir semua tidak dikerjakan.

Modus operandi yang dilakukan kedua tersangka, awalnya SW diminta menyediakan lima perusahaan untuk mencairkan dana. SKR selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) proyek itu.

Dalam kasus dugaan tipikor ini, kerugian negara dari APBD Kabupaten Kapuas diperkirakan senilai Rp1,114 milar lebih.(alh/ce/ram)

 

 

.

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 10:08

Digerebek dan Digeledah, Polisi Temukan Senpi dan Peluru

TAMIANG LAYANG- Muis, warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah,…

Minggu, 05 April 2020 11:58

Biarkan Kambing Keliaran, Pemiliknya pun Diadili

NANGA BULIK - Meski sedang ada pandemi Covid-19, proses sidang di Pengadilan…

Minggu, 05 April 2020 11:46

Positif Covid-19 di Kobar Bertambah 1 Orang

PANGKALAN BUN - Setelah dilakukan pemeriksaan serta hasil laboratorium di BBLK…

Sabtu, 04 April 2020 11:55

Jangan Coba-Coba Lari dari Pemeriksaan..!! Bakal Dikejar sampai Dapat

MUARA TEWEH - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19…

Senin, 30 Maret 2020 10:24

CEK LOKASINYA..!! Ini Sebaran Virus Corona di Kobar

PANGKALAN BUN - Hingga Sabtu (28/3) sekitar pukul 15.00 WIB, sebanyak…

Senin, 30 Maret 2020 10:16

Bripka Dodi Temukan Bocah Ini di Dasar Kolam Bekas Galian, Begini Kondisinya

PALANGKA RAYA - Setelah dilakukan pencarian dan penyisiran di kolam…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:09

ASN Katingan Bolak-balik ke Palangka Raya..? Kendaraan Dinas Bakal Disita

KASONGAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan akan mengambil tindakan tegas terhadap aparatur…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:05

Pasar Dibuka Terbatas Hanya 4 Jam Per Hari

PURUK CAHU - Harga gula melambung di tengah pandemi virus corona…

Kamis, 26 Maret 2020 13:34

Kapuas Masuk Kategori Zona Hijau Covid-19

KUALA KAPUAS – Dalam upaya pencegahan dan antisipasi menghadapi penyebaran…

Kamis, 26 Maret 2020 13:31

DUH..!! Sempat Kontak dengan Pasien Positif Corona, 19 Warga Pangkoh Diisolasi

PULANG PISAU-Setelah bocah perempuan di Palangka Raya dinyatakan positif corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers