MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

NASIONAL

Senin, 16 Maret 2020 12:00
Perjalanan Keluar Daerah Ditunda

Cegah Corona, Fasilitas Umum dan Tempat Ibadah Disemprot Disinfektan

Gubernur Kalteng dan sejumlah tokoh gelar jumpa pers terkait pencegahan corona virus di Kalteng.

PROKAL.CO, “Saya Harap Masyarakat Jangan Panik ketika Ada Informasi Mengenai Virus (Covid-19) Ini. Kita Bisa Mencegah agar Tidak Terkena Virus Ini”

Irjen Pol Ilham Salahudin

Kapolda Kalteng

 

PALANGKA RAYA-Penyebaran virus Corona atau yang disebut Covid-19 semakin mengkhawatirkan. Bahkan pejabat negara setingkat Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi telah dinyatakan positif terjangkit virus mematikan itu. Melihat hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menunda semua perjalanan dinas ke daerah yang sudah terjangkit Covid-19. Salah satunya Jakarta.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri membenarkan soal penundaan perjalanan dinas ke daerah-daerah yang terus meningkat penyebaran virus yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok itu. Kebijakan ini, kata sekda, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ke wilayah Kalteng.

“Kami minta menunda kegiatan ke daerah yang rawan virus Corona,” katanya saat dihubungi Kalteng Pos melalui pesan WhatsApp, Minggu sore (15/3).

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat Kalteng tidak melakukan perjalanan ke luar Kalteng. Penundaan ini bersifat sementara sembari menunggu pulihnya keadaan. Tujuannya pun sama, yakni untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan keputusan terkait wabah Covid-19. Meminta kepada semua daerah mematuhi protokol kewaspadaan, seperti menghentikan sementara waktu aktivitas sekolah, kampus, maupun kantor. Ibadah pun dilaksanakan di dalam rumah. Terkait itu, sekda menyebut, pihaknya masih mencermati perkembangan di lingkungan kerja.

“Yang pasti tetap melakukan upaya pencegahan tanpa henti, tapi pelayanan tetap berjalan dengan cara yang berbeda. Artinya Kalteng belum perlu untuk mengambil langkah yang lebih jauh sebagaimana di daerah lainnya seperti DKI Jakarta,” tegasnya.

Sekda menjelaskan, rata-rata warga Palangka Raya menggunakan kendaraan sendiri. Karena itu, risiko terpapar Covid-19 sangat minim. “Meski demikian, tetap melakukan antisipasi dan kami terus sosialisasikan ini,” bebernya.

 

Berdasarkan pantauan pihaknya, sampai saat ini di Kalteng belum ada korban yang terpapar Covid-19. Akan tetapi, upaya pencegahan tetap dilakukan sebagai langkah antisipatif. Harus tetap waspada setiap saat. "Kalau untuk Provinsi Kalteng, khususnya Kota Palangka Raya, sejauh ini belum ada pasien yang terpapar virus Corona atau Covid-19," kata mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini.

Meski belum ada warga Kalteng yang positif, beberapa pasien telah diobservasi dan masih dalam pantauan. Menyikapi kebijakan pemerintah pusat, maka langkah antisipatif yang mesti dilakukan yakni menghindari kontak fisik, menyentuh peralatan yang ada di sekitar, dan lainnya. Menurut sekda, apabila ke depan kondisi sudah sangat buruk atau memprihatinkan, tentu akan diambil kebijakan penting untuk mengurangi kemungkinan penularan virus.

Antisipasi penyebarakan Covid-19 juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan tempat ibadah. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Ilham Salahudin ini menyasar beberapat tempat. Di antaranya halaman Polda Kalteng, Bundaran Besar, Pasar Kahayan, Pura Pitamaha, dan Masjid Darussalam.

“Hari ini (kemarin) kami bersama unsur forkopimda telah mencanangkan Kalteng bersatu melawan virus Corona, karena kita tahu bahwa isu tentang virus Corona banyak berkembang di kalangan masyarakat,” ungkapnya usai melaksanakan kegiatan bersih-bersih.

Kapolda mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih. Juga menghindari kontak fisik yang berlebihan. Untuk itu, sementara waktu tata cara bersalaman perlu diubah. “Menyampaikan ke publik apa yang mesti dilakukan untuk antisipasi penyebaran virus ini. Salah satunya dengan rajin cuci tangan,” ucap jenderal bintang dua ini.

Menanggapi isu yang banyak beredar mengenai penangkalan virus Corona yang berseliweran di media sosial maupun jejaring media sosial dan grup percakapan, kapolda meminta masyarakat untuk lebih bijak dan mengambil sisi baik.

"Saya harapkan masyarakat jangan panik ketika ada informasi mengenai virus ini. Kita bisa mencegah agar tidak terkena virus ini. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan. Salah satunya yakni sering mencuci tangan menggunakan air yang mengalir atau hand sanitizer," katanya.

Kapolda juga mengintruksikan kepada personelnya yang berada di luar asrama mapolda untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika ada yang terindikasi terkena virus, maka segeralah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara atau rumah sakit yang khusus menangani penyakit ini.

"Maka dari itu, kurangilah kontak fisik. Ini bertujuan untuk mencegah jangkitnya virus Corona pada personel," beber Jenderal dengan dua bintang di pundaknya ini.

Sementara itu, ratusan personel yang dilibatkan dalam apel bersih-bersih lingkungan dan rumah ibadah beserta unsur pimpinan lainnya, berpencar menuju tempat yang sudah ditentukan. Unsur pimpinan forkopimda yang dipimpin Kapolda Kalteng melakukan bersih-bersih di kawasan Bundaran Besar, yang saat itu sedang dipadati warga yang menikmati suasana car free day (CFD).

Di lokasi itu, kapolda menyempatkan waktu mengajari anak-anak mengenai cara mencuci tangan sesuai anjuran dokter. Apa yang dilakukan pihaknya ini bertujuan agar masyarakat, khususnya anak usia dini, mengetahui cara mencegah penularan virus yang sudah mendunia itu.

 

Permintaan Masker Meningkat, Pengiriman Tersendat

 

Kekosongan persediaan masker saat ini di Kota Palangka Raya dikarenakan tak adanya suplai dari pihak distributor. Pihak distributor pun tak menampik hal ini. Pihaknya pun tak menerima pengiriman produk dari pabrikan pembuat masker. Hal itu dibenarkan Kepala Cabang PT Mahkota Lestari Palangka Raya Aria Gemala kepada Kalteng Pos Sabtu (14/3).

Menurutnya, perusahaan distributor produk kosmetik yang juga mendistribusikan produk masker merek U- Mask ini, kantor pusat mereka di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) sampai saat ini belum mendapat pengiriman masker dari pihak produsen atau pabrik. Beberapa pekan ini, kata Aria, permintaan masker disposible di masyarakat. Meningkat sekitar 4 hingga 5 kali lipat dibandingkan sebelum meluasnya berita wabah virus Corona.

“Bahkan kalau dibandingkan sewaktu bencana kabut beberapa waktu lalu, permintaan masker saat ini jauh lebih tinggi lagi,” ungkap pria berusia 39 tahun ini.

Biasanya, lanjut Aria, pihaknya menyediakan sekitar 95 kotak masker untuk persediaan selama satu setengah bulan. Persediaan masker tersebut di-update setiap waktu oleh pihak kantor pusat di Banjarmasin berdasarkan stok persediaan terakhir.

Disinggung soal harga masker, Aria mengatakan, pihaknya selaku distributor masih menjual produknya dengan harga normal seperti sebelum merebaknya berita wabah virus Corona. Ia menegaskan, selaku distributor pihaknya tak sembarangan menaikkan harga penjualan ke outlet-outlet seperti apotek, toko obat, atau swalayan yang ada di Kalteng ini. Sebab, pihaknya selaku distributor terikat perjanjian dengan produsen atau pabrikan masker.

“Karena distributor itu beda dengan apotek atau toko obat. Kami tidak bisa sembarangan menentukan harga produk, harga dijual berapa, ngasih diskon berapa. Itu sudah ada ketentuannya. Dan laporan disampaikan secara teratur ke pihak pabrikan selaku rekanan bisnis,” katanya.

Aria mengakui bahwa pihaknya pun belum mengetahui kepastian kapan mendapatkan pengiriman masker dari pihak pabrikan. Ia memastikan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima pengiriman produk masker untuk jatah bulan ini. Aria membeberkan, ia mendapat kabar bahwa saat ini pihak produsen tengah meningkatkan produksi masker, menyusul tingginya permintaan masker dari masyarakat.

“Kami harap pada bulan April atau awal Mei nanti sudah ada pengiriman dari produsen masker ke distributor di Palangka Raya. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 14 hari terhitung sejak pemberitahuan pengiriman,” jelasnya.

Ditanya soal kemungkinan akan adanya penetapan harga baru yang ditetapkan pihak produsen karena tingginya permintaan konsumen, Aria belum bisa memberi kepastian. “Karena sampai hari ini (Sabtu, red) saya sendiri belum mendapatkan informasi tentang hal itu,” pungkasnya. (abw/nue/oiq/ce/sja)

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 10:10

Ke Luar Rumah Wajib Pakai Masker

TARGET rapid test gagal terpenuhi. Pemetaan kasus pun kandas. Dampaknya,…

Rabu, 25 Maret 2020 19:45

Miris, Dokter dan Perawat Pasien COVID-19 Dilarang Pulang oleh Tetangga

JAKARTA- Kabar menyedihkan disampaikan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Mereka…

Selasa, 24 Maret 2020 16:58

Dukung Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Bank Mantap Ubah Jam Layanan

JAKARTA–Menyikapi semakin meluasnya penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), mendapat perhatian…

Selasa, 17 Maret 2020 10:06

Ternyata 49 TKA Cina Masuk di Kendari Benar, Tak Seperti yang Dibantah Polisi

VIDEO viral rombongan tenaga kerja (TK) Cina berjumlah 49 orang yang…

Senin, 16 Maret 2020 12:00

Perjalanan Keluar Daerah Ditunda

“Saya Harap Masyarakat Jangan Panik ketika Ada Informasi Mengenai Virus…

Rabu, 11 Maret 2020 12:39

Mantan Menpora Diduga Bawa Handphone ke Penjara, Terancam Sanksi

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terancam dijatuhkan…

Minggu, 08 Maret 2020 10:09

Mendagri Minta Daerah Tidak Lagi Keluarkan Suket, Tito: Stok Cukup

JAKARTA – Stok blangko KTP-el di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada…

Rabu, 26 Februari 2020 11:18

Cegah Masuk Indonesia, Blokir Paspor Seluruh Mantan Anggota ISIS

JAKARTA– Pasca mengambil keputusan tidak memulangkan foreign terrorist fighters (FTF),…

Jumat, 21 Februari 2020 18:34

XL Axiata Dukung Kelancaran Haul Akbar Guru Sekumpul

MARTAPURA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) secara khusus…

Jumat, 14 Februari 2020 14:30

XL Axiata Umumkan Pemenang Tender Penjualan 2.782 Menara

JAKARTA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengumumkan pemenang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers