MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 30 Januari 2020 22:37
Petani Pembakar Lahan Divonis 3 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Masyarakat Desa Riam Panahan, Kecamatan Delang dan organisasi Perpedayak Lamandau memadati ruang sidang di Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Rabu (29/1). Kehadiran mereka guna melihat dan memberi dukungan terhadap warga Desa Riam Panahan yang sore kemarin itu menjalani sidang putusan hakim.

Dalam sidang yang dipimpin hakim tunggal Wisnu Kristiyanto, ada 5 orang terdakwa kasus karhutla yang mendapatkan vonis hukumannya. Empat terdakwa merupakan warga Desa Riam Panahan yakni Nadirin, Akhmad Taufiq, Reto dan Hero.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada masing-masing terdakwa dengan pidana 3 bulan, dan denda Rp10 juta. Dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan," ujar hakim saat membacakan putusannya.

Putusan hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 5 bulan penjara, denda Rp50 juta, subsidair 1 bulan. Atas putusan ini, kemudian hakim menanyai satu per satu tanggapan terdakwa.

"Menerima Yang Mulia," jawab terdakwa bergantian. Sementara Jaksa Penuntut Umumnya Syahanara Yusti Ramadona juga menerima putusan hakim. Di sisi lain, Roby Pratama merupakan warga Sampit yang ditangkap saat membakar lahannya di Desa Kujan, Kecamatan Bulik.

"Menerima, pikir-pikir atau mau banding?," tanya hakim. "Menerima Yang Mulia," jawab terdakwa. Sebelumnya, mereka ditangkap karena membakar lahan untuk berladang. Arganison, ipar dari terdakwa Reto, usai mendengar putusan hakim mengaku menerima putusan tersebut. Dan berterima kasih kepada hakim dan jaksa atas keringanan hukuman. Senada, organisasi Perpedayak Lamandau mengucapkan terima kasih kepada jaksa dan hakim yang sudah memberikan vonis seringan-ringannya kepada para terdakwa.  

"Kami, dari Perpedayak Lamandau mengawal sampai tuntas kasus ini dan mengucapkan terima kasih kepada hakim dan jaksa yang sudah memberikan hukuman seringan-ringannya," pungkasnya. (cho/ami/nto)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 Februari 2020 15:17

Maling Ponsel di Masjid Tertangkap

PANGKALAN BUN-Setelah dilakukan penyelidikan dan pengejaran, akhirnya pelaku pencurian handphone…

Senin, 24 Februari 2020 15:14

PRIHATIN..!! Dua Bulan, Ada 4 Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

NANGA BULIK - Dalam 2 bulan terakhir, setidaknya ada 4 kasus…

Senin, 24 Februari 2020 15:13

Kapal Kelotok Terbalik, 2 Orang Tewas Tenggelam

SAMPIT- Kecelakaan lalu lintas air terjadi di Daerah Aliran Sungai…

Senin, 24 Februari 2020 10:15

Simpan Obat Terlarang di Sempak, Tetap Ketahuan

PALANGKA RAYA - Rim Raimas Direktorat Samapta Polda Kalimantam Tengah…

Minggu, 23 Februari 2020 09:55

Warga Bingung, 20 Ekor Ayam Mendadak Hilang, Eh Ternyata Ini Pelakunya....

PALANGKA RAYA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya…

Jumat, 21 Februari 2020 09:56

Ramai di Medsos, Akhirnya Bupati Kunjungi SD Tak Layak Itu

PURUK CAHU–Setelah ramai di media sosial (medsos) karena kondisi Sekolah…

Rabu, 19 Februari 2020 11:40

Tiga Mahasiswa Dinyatakan Negatif Virus Korona dan Sehat

TAMIANG LAYANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menerbitkan surat…

Rabu, 19 Februari 2020 10:08

Scoopy vs Jupiter, Satu Tewas

KUALA KAPUAS - Kecelakaan lalulintas (lakalantas) menelan korban jiwa kembali…

Selasa, 18 Februari 2020 13:55

Orang Gila Berkeliaran di Jalan Bikin Warga Takut, Ini yang Dilakukan Satpol PP

NANGA BULIK - Warga kota Nanga Bulik belakangan ini seringkali menemukan…

Senin, 17 Februari 2020 11:39

Dibuang Orangtuanya, Banyak yang Antre Mau Pelihara Bayi Ini

PALANGKA RAYA - Menyusul kabar ditemukannya bayi mungil berjenis kelamin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers