MANAGED BY:
SENIN
06 APRIL
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 30 Januari 2020 22:37
Petani Pembakar Lahan Divonis 3 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

PROKAL.CO, NANGA BULIK - Masyarakat Desa Riam Panahan, Kecamatan Delang dan organisasi Perpedayak Lamandau memadati ruang sidang di Pengadilan Negeri Nanga Bulik, Rabu (29/1). Kehadiran mereka guna melihat dan memberi dukungan terhadap warga Desa Riam Panahan yang sore kemarin itu menjalani sidang putusan hakim.

Dalam sidang yang dipimpin hakim tunggal Wisnu Kristiyanto, ada 5 orang terdakwa kasus karhutla yang mendapatkan vonis hukumannya. Empat terdakwa merupakan warga Desa Riam Panahan yakni Nadirin, Akhmad Taufiq, Reto dan Hero.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada masing-masing terdakwa dengan pidana 3 bulan, dan denda Rp10 juta. Dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan," ujar hakim saat membacakan putusannya.

Putusan hakim ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 5 bulan penjara, denda Rp50 juta, subsidair 1 bulan. Atas putusan ini, kemudian hakim menanyai satu per satu tanggapan terdakwa.

"Menerima Yang Mulia," jawab terdakwa bergantian. Sementara Jaksa Penuntut Umumnya Syahanara Yusti Ramadona juga menerima putusan hakim. Di sisi lain, Roby Pratama merupakan warga Sampit yang ditangkap saat membakar lahannya di Desa Kujan, Kecamatan Bulik.

"Menerima, pikir-pikir atau mau banding?," tanya hakim. "Menerima Yang Mulia," jawab terdakwa. Sebelumnya, mereka ditangkap karena membakar lahan untuk berladang. Arganison, ipar dari terdakwa Reto, usai mendengar putusan hakim mengaku menerima putusan tersebut. Dan berterima kasih kepada hakim dan jaksa atas keringanan hukuman. Senada, organisasi Perpedayak Lamandau mengucapkan terima kasih kepada jaksa dan hakim yang sudah memberikan vonis seringan-ringannya kepada para terdakwa.  

"Kami, dari Perpedayak Lamandau mengawal sampai tuntas kasus ini dan mengucapkan terima kasih kepada hakim dan jaksa yang sudah memberikan hukuman seringan-ringannya," pungkasnya. (cho/ami/nto)

loading...

BACA JUGA

Senin, 06 April 2020 10:08

Digerebek dan Digeledah, Polisi Temukan Senpi dan Peluru

TAMIANG LAYANG- Muis, warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah,…

Minggu, 05 April 2020 11:58

Biarkan Kambing Keliaran, Pemiliknya pun Diadili

NANGA BULIK - Meski sedang ada pandemi Covid-19, proses sidang di Pengadilan…

Minggu, 05 April 2020 11:46

Positif Covid-19 di Kobar Bertambah 1 Orang

PANGKALAN BUN - Setelah dilakukan pemeriksaan serta hasil laboratorium di BBLK…

Sabtu, 04 April 2020 11:55

Jangan Coba-Coba Lari dari Pemeriksaan..!! Bakal Dikejar sampai Dapat

MUARA TEWEH - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19…

Senin, 30 Maret 2020 10:24

CEK LOKASINYA..!! Ini Sebaran Virus Corona di Kobar

PANGKALAN BUN - Hingga Sabtu (28/3) sekitar pukul 15.00 WIB, sebanyak…

Senin, 30 Maret 2020 10:16

Bripka Dodi Temukan Bocah Ini di Dasar Kolam Bekas Galian, Begini Kondisinya

PALANGKA RAYA - Setelah dilakukan pencarian dan penyisiran di kolam…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:09

ASN Katingan Bolak-balik ke Palangka Raya..? Kendaraan Dinas Bakal Disita

KASONGAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan akan mengambil tindakan tegas terhadap aparatur…

Sabtu, 28 Maret 2020 14:05

Pasar Dibuka Terbatas Hanya 4 Jam Per Hari

PURUK CAHU - Harga gula melambung di tengah pandemi virus corona…

Kamis, 26 Maret 2020 13:34

Kapuas Masuk Kategori Zona Hijau Covid-19

KUALA KAPUAS – Dalam upaya pencegahan dan antisipasi menghadapi penyebaran…

Kamis, 26 Maret 2020 13:31

DUH..!! Sempat Kontak dengan Pasien Positif Corona, 19 Warga Pangkoh Diisolasi

PULANG PISAU-Setelah bocah perempuan di Palangka Raya dinyatakan positif corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers