MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Jumat, 24 Januari 2020 13:55
Jika Bersalah, WNA Ini Minta Dipulangkan
Aryo N. Waluyo selaku ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya dan sekaligus kenjadi kuasa hukum Phillips didampingi Direktur Walhi Kalteng Dimas N. Hartono.(ARDO/KALTENG POS ONLINE)

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA - Tidak keluarkan produk jurnalistik (berita), kuasa hukum Warga Negara Asing (WNA) yang terkena kasus keimigrasian di Palangka Raya ingin pihak imigrasi bebaskan Phillips sehingga kasusnya tidak berlarut-larut.

Kuasa hukum Phillips Jacobson (30) tepis bahwa kliennya lakukan kegiatan jurnalistik saat acara audiensi antara DPRD Kalteng dengan Solidaritas Peladang Tradisional Kalteng. Aryo N. Waluyo selaku ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangka Raya dan sekaligus menjadi kuasa hukum Phillips menjelaskan bahwa kliennya memang editor dari Mongabay.com. Namun, saat kegiatan tersebut belum ada produk jurnalistik yang dikeluarkan atas nama philip.

Menurut informasi yang diterima dari kuasa hukumnya, kini Phillip hanya berharap lebih jikalau memang terbukti bersalah, WNA asal Chicago itu ingin dirinya dideportasi dan tidak menempuh proses pengadilan. "Kondisinya awalnya shock karena menurut Phillip dia koorporatif dan tidak merasa bersalah," kata Aryo N. Waluyo kuasa hukum Phillip Jacobson. (24/1)

Seperti yang diketahui sebelumnya, hal ini bersimpangan dengan apa yang disampaikan oleh pihak imigrasi mengenai kasus phillip, bahwa yang bersangkutan dengan sengaja menyalahgunakan izin tinggal yang tercatat di visanya.

"Phillip melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian izin tinggal yang diberikan kepadanya," beber Plh Kepala Kantor Imigrasi kelas I Non TPI Palangka Raya Eko Juniarto.  

 Dan dari diamankannya Phillip, pihak imigran kini menjadikan Laptop, buku catatan, alat perekam, handphone, dan foto kegiatan sebagai alat bukti kasus tersebut. (ard/iha/OL)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 08 Juli 2020 14:01

Royalti Pertambangan Kalteng Capai Target Nasional

PALANGKA RAYA-Selama masa kepemimpinannya, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui…

Rabu, 08 Juli 2020 14:00

Raperda Pengendalian Kebakaran Lahan, Satu Desa Diizinkan Bakar 20 Hektare selama 1 Hari

PALANGKA RAYA-Eksekutif dan legislatif akhirnya menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…

Rabu, 08 Juli 2020 13:58

Besok, Jokowi Tinjau Lokasi Food Estate

PALANGKA RAYA-Jika tidak ada aral melintang, beberapa hari lagi Presiden…

Selasa, 07 Juli 2020 12:41

Kasus Sumur Bor, 2 Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan, Bakal Ada Tersangka Baru

PALANGKA RAYA-Babak baru kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) sumur…

Senin, 06 Juli 2020 12:49

Kemarau di Kalteng Tahun 2020 Diprediksi Tak Separah Tahun Lalu

Saat ini beberapa wilayah di Kalteng sudah memasuki masa peralihan…

Senin, 06 Juli 2020 12:47

Tangani Karhutla, Pemprov Kalteng Anggarkan Rp20 Miliar

PALANGKA RAYA-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyebutkan ada empat tawaran…

Senin, 06 Juli 2020 12:46

Pedagang dan Pengunjung Pasar Besar Di-Rapid Test, 38 dari 345 Orang Reaktif

PALANGKA RAYA-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya…

Minggu, 05 Juli 2020 11:16

Pemprov Sambut Positif Food Estate, Efeknya ke Kalteng

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kalteng H…

Minggu, 05 Juli 2020 11:14

Walhi Menolak Megaproyek Food Estate di Kalteng

Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Dimas Novian Hartono juga menanggapi rencana…

Minggu, 05 Juli 2020 11:08

Tantangan Mewujudkan Lumbung Pangan

PALANGKA RAYA-Pemerintah pusat menetapkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional. Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers