MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Rabu, 22 Januari 2020 13:47
Anak Tiri Dicabuli, Pelaku Terancam Penjara dan Denda Rp5 Miliar

PROKAL.CO, KUALA PEMBUANG-Peristiwa dugaan tindak pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Seruyan. Sebelumnya, seorang oknum karyawan perusahaan sawit menodai anak tirinya. Kini, seorang gadis yang masih di bawah umur kembali diduga menjadi korban perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oleh pria 48 tahun berinisial A, yang tak lain adalah ayah tirinya.

Peristiwa bermula pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu pelapor menjemput korban untuk dibawa pulang ke rumah. Namun, korban kelahiran tahun 2006 tersebut tiba-tiba menangis. Ia pun bercerita, Rabu (15/1) sekitar pukul 23.00 WIB, saat dirinya sedang tidur, ia mendapatkan perlakuan yang tidak terpuji oleh pelaku.

Mendengar hal itu, pelapor selaku keluarga korban pun merasa keberatan dan tidak menerima perbuatan keji yang dilakukan oleh pelaku. Minggu (19/1), pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Seruyan Hilir, Polres Seruyan.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kapolsek Seruyan Hilir AKP Setiyono mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut, hingga berhasil mengamankan A yang diduga pelaku dari tindak pencabulan terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur.

"Pelaku saat ini sudah kami amankan, guna proses lebih lanjut. Untuk hubungan pelaku dengan korban adalah sebagai orang tua tiri," katanya.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan, berupa pakaian, kasur hingga kelambu. Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman paling singkat lima tahun, dan maksimal 15 tahun atau denda Rp5 miliar.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Seruyan. Seorang pria 33 tahun berinisial S, yang merupakan karyawan swasta di perusahaan kelapa sawit di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Seruyan, juga diamankan aparat. Ia diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap anak tirinya, tepatnya pada saat korban dalam keadaan tertidur. Awalnya, peristiwa ini terjadi Juli 2015. Kemudian berlanjut di Juli 2018, hingga November 2019. Perbuatannya terbongkar setelah korban menceritakan hal yang dialaminya kepada saksi. (ais/ami)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 10:08

Scoopy vs Jupiter, Satu Tewas

KUALA KAPUAS - Kecelakaan lalulintas (lakalantas) menelan korban jiwa kembali…

Selasa, 18 Februari 2020 13:55

Orang Gila Berkeliaran di Jalan Bikin Warga Takut, Ini yang Dilakukan Satpol PP

NANGA BULIK - Warga kota Nanga Bulik belakangan ini seringkali menemukan…

Senin, 17 Februari 2020 11:39

Dibuang Orangtuanya, Banyak yang Antre Mau Pelihara Bayi Ini

PALANGKA RAYA - Menyusul kabar ditemukannya bayi mungil berjenis kelamin…

Senin, 17 Februari 2020 11:33

Empat Remaja Perkosa Gadis 15 Tahun

PURUK CAHU - Peringatan bagi para orang tua, agar selalu…

Minggu, 16 Februari 2020 11:53

Penghuninya Asyik Main HP, Eh Ngga Taunya Rumah Sudah Hangus

PANGKALAN BUN - Tiga rumah milik warga di Jalan Seroja Utama,…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:43

Pejudi Tak Tobat Meski Sudah Dibubarkan

PALANGKA RAYA – Upaya pihak kepolisian untuk memberangus penyakit masyarakat…

Sabtu, 15 Februari 2020 13:40

TEGAS..!! Tidak Diberikan Izin Ada Kegiatan Karaoke Dalam Lingkungan Merong

MUARA TEWEH - Lembah durian atau Merong yang berada di…

Jumat, 14 Februari 2020 11:28

Perawat di Barito Selatan Sudah Banyak

BUNTOK- Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Satya Titiek Atyani Djoedir…

Kamis, 13 Februari 2020 11:32

Warga Sadar, Serahkan Owa dan Elang Jawa ke BKSDA

PURUK CAHU - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng…

Rabu, 12 Februari 2020 09:31

Ketua RT Tersandung Narkoba, Diduga Sebagai Pengedar Sabu di Wilayah Kapuas

KUALA KAPUAS - Peredaran narkoba jenis sabu sudah sampai pedesaan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers