MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Selasa, 21 Januari 2020 11:20
Gubernur Minta Tuntaskan Soal Temuan Uang Rp 12 M di Bank Kalteng
Sugianto Sabran

PROKAL.CO, “Nanti kami akan klarifikasi, yang pasti kami konsolidasi dengan komisaris dan dirut, baru nanti kami tanyakan kepada gubernur temuan yang mana”

 

Sabasrini Jenina

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Kalteng

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran secara menyebut ada temuan di Bank Kalteng dengan nominal yang cukup besar yakni Rp12 miliar. Pihaknya meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar segera menuntaskan permasalahan ini.

Menurut gubernur, jangan sampai temuan itu menjadi ketidaknyamanan apalagi jika isu tersebut nantinya menyangkut nama dirinya. Harapannya, mengenai permasalahan segera dituntaskan dan tidak setengah-setengah.

“Isu itu kan kurang nyaman, jika tidak diusut,” ungkapnya kepada awak media di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Senin (20/1).

Sementara itu, kata dia, temuan temuan itu berkenaan dengan masalah pembelian Anjungan Tunai Mandiri (ATM). “Kasus ini tentang pembelian ATM Bank Kalteng, coba tanya sama direksi Bank Kalteng,” katanya.

Menyikapi hal itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Kalteng Sabasrini Jenina mengaku tidak mengetahui adanya temuan yang dimaksud gubernur. Pihaknya masih akan mencoba klarifikasi dan mendiskusikan secara internal.

“Nanti kami akan komunikasikan dulu, karena selama kami menjabat belum ada data yang menyebutkan terkait pernyataan itu,” ucapnya kepada media, kemarin.

Pihaknya mengaku memang setiap tahun OJK Kalteng melakukan pemeriksaan, dan setiap pemeriksaan pun biasanya berproses untuk hal-hal yang bukan bisa diselesaikan sendiri oleh bank.

“Memang, OJK melakukan pemeriksaan setiap tahun, jadi apabila kasus yang dulu-dulu belum selesai harus ditindak lanjut karena memang berproses,” ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya mengaku kaget dengan pernyataan temuan itu, karena selama 2019 ini pun OJK tidak ada menyampaikan temuan apapun di Bank Kalteng. “Nanti kami akan klarifikasi, yang pasti kami konsolidasi dengan komisaris dan dirut, baru nanti kami tanyakan kepada gubernur temuan yang mana,” tegasnya.

Pihaknya pun menyebutkan bahwa selama 2019 ini tidak ada pengadaan ATM seperti yang disampaikan oleh gubernur bahwa temua Rp12 miliar itu berkenaan dengan pembelian ATM Bank Kalteng. Lantaran, pihaknya mengaku selama menjabat di Bank Kalteng selama satu setangah tahun belum ada permasalahan apalagi terkait temuan Rp12 miliar itu.

“Selama kepengurusan yang baru ini kami belum ada pengadaan ATM,” pungkasnya. Di tempat yang sama, Komisaris OJK Pusat Tirta Segara mengaku terimakasih atas masukan-masukan yang disampaikan gubernur dan pihaknya akan segera menindaklanjuti isu yang disampaikan itu. Pihaknya akan mengecek dan segera melaporkan kembali.

“Saya belum tahu tentang apa karena saya bukan bagian pengawasnm, tapi masukan ini akan kami catat dan kami tindaklanjuti,” ucapnya singkat. (abw/ala)


BACA JUGA

Selasa, 08 Oktober 2013 17:47

Pencemaran Udara Teru Meingingkat

<div> <div><strong>PALANGKA RAYA &ndash; </strong>Banyaknya terjadi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers