MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Rabu, 15 Januari 2020 12:31
Waspada..!! Ada Penipu Berkedok Mualaf
ilustrasi

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA- Pelaku penipuan berkedok mualaf yang sempat viral di media sosial atas ulanya menguras barang berharga korbannya akhirnya diringkus polisi. Pelaku diketahui bernama Eka Kurniawan alias Eka, warga asal Desa Palingkau, Kabupaten Kapuas.

Pria berusia 35 tahun itu nekat melakukan penistaan agama itu dikarenakan faktor ekonomi. Bermodal keahlian berlisat lidah, ia mampu menipu para korban. Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung mengatakan, awalnya Eka menuju salah satu masjid yang berada di Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya. Ketika itu, resedivis kasus narkoba ini bertemu seorang ustaz dengan berpura-pura ingin pindah kepercayaan. Lalu, ustaz tersebut mengenalkan Eka kepada ustaz berinisial SQ.

“Karena seorang diri dan wajahnya memelas, korbannya kasihan, lalu mengajaknya tinggal di rumah korban di Jalan Hiu Putih,” ungkapnya kepada awak media, (14/1).

Aksi tipu-tipu itu dilakukan Sabtu, 28 Desember 2019. Korban sedang berpergian ke Banjarmasin. Eka seorang diri di rumah. Satu hari setelah itu, Eka membawa kabur sepeda motor Honda Beat tersebut. “Eka juga mengambil BPKB lengkap dengan STNK di dalam lemari di kamar korban. Ia juga mengambil uang senilai Rp1 juta,” ujarnya.

Barang hasil curian tersebut lantas dijual pelaku kepada orang tidak dikenal di daerah Sebangau, Palangka Raya dengan harga Rp3,5 juta. Lalu melarikan diri ke kampung halamannya.

“Penjualan sepeda motor korban tersebut, dipergunakan untuk makan dan membeli minuman keras,” jelas Todoan.

Sementara itu, Eka mengaku bahwa modus ini didapatkan ketika masih berada di dalam ruang tahanan akibat kasus narkoba yang menjeratnya.

“Belajar dari teman-teman napi yang satu sel dengan saya, jadi ketika sudah bebas ilmu itu saya terapkan,” beber pelaku kepada awak media. Dia mengaku, melakukan hal dengan modus seperti agar orang yang mendengarnya berbelas kasihan dan percaya kepadanya. Paling lama, Eka tinggal bersama para korban hanya selama seminggu. Sudah ada empat orang yang menjadi korban tipu dayanya.

“Saya melakukan dengan cara ini karena hanya ingin cepat untuk mendapatkan uang,” ujar pria berperawakan kurus ini. Atas perbuatan yang telah dilakukannya, Eka dikenakan Pasal 362 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.

 

 Belajar Mencuri dari Youtube

Oknum siswa SMK Kesehatan, AN nekat mencuri sepeda motor. Pemuda berusia 18 tahun ini mengaku belajar mencuri dari youtube. Hal yang dipelajari adalah cara menghidupkan kendaraan tanpa harus menggunakan kunci aslinya.

Hasil belajar itu dipraktikkan. Hasilnya, ia berhasil menggasak sepeda motor Honda Scoopy milik EF (18) yang terpakir di halaman Aula Utama Kampus IAIN, 14 November 2019.

Kepada polisi dan awak media, siswa yang duduk di bangku kelas XI itu mengaku pada awalnya sepeda motor dihidupkan dengan sebuah gunting namun tidak berhasil. Akhirnya motor itu didorong menuju kos-kosannya yang berada di Gang Yakut, Jalan G Obos XII, Kota Palangka Raya untuk dibongkar.

"Saya belajar dari youtube. Pertama saya bongkar bodi motor bagian depan. Lalu kabel dari kontak motor saya putus, lalu disambungkan lagi sehingga motor menyala," ungkapnya kepada awak media, Selasa (14/1).

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palangka Raya Kompol Todoan Agung, mengatakan penangkapan berawal ketika orang tersebut membawa sepeda motor hasil curian untuk membeli makan, dan motornya diparkirkan di depan salah satu ATM. Sehingga tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dikediamannya, Sabtu (11/1).

"Awalnya pelaku ketika itu sedang berjalan kaki di sekitaran kampus, tanpa sengaja di situ muncul niatnya untuk menggasak satu unit sepeda motor yang terparkir. Di mana ketika kendaraan tersebut dalam kondisi tanpa kunci stang," ucapnya.

Motif dari tersangka sendiri nekat untuk mencuri dikarenakan keinginannya yang kuat untuk memiliki kendaran. Namun tidak mampu membeli.

"Jadi pelaku ini nekat mencuri karena dia tidak memiliki kendaraan. Ditambah dalam waktu dekat dirinya akan melaksanakan proses belajar magang. Itulah alasan mengapa sampai melakukan tindak pidana seperti ini," tegasnya.(oiq/ram)


BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 10:14

Kendaraan Ditarik Debt Collector, Laporkan Polisi

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting: “Laporkan ke Kami,…

Selasa, 18 Februari 2020 13:59

Panik..!! Tapi Terdiam Mematung saat Rumah Terbakar

PURUK CAHU-Warga Muara Sumpoi Kecamatan Murung digegerkan dengan peristiwa kebakaran…

Selasa, 18 Februari 2020 13:58

Potensi Ada, Tinggal Promonya

PALANGKA RAYA- Amelia Nurmawati Edmil akan tampil pada grand final…

Selasa, 18 Februari 2020 13:54

Tawon Berbahaya Ini Buat Sarang di Kursi, Pemiliknya Disengat di Kepala

PALANGKA RAYA - Tim Rescue dari Dinas Damkar dan Penyelamatan…

Selasa, 18 Februari 2020 13:53

Ya Tuhan..!! Ada yang Tega Buang Orok, Diduga Digugurkan Pakai Obat-obatan

KUALA KAPUAS - Polsek Selat dibackup Polres Kapuas masih memburu…

Selasa, 18 Februari 2020 13:51

Gubernur Bertemu Buruh Sawit, Ini yang Disampaikannya...

PALANGKA RAYA-Aktivitas PT Sukajadi Sawit Makmur (SSM) sedang menjadi sorotan.…

Senin, 17 Februari 2020 11:44

Begini Jadinya Kalau Baca Berita Cuma Lihat Judulnya

PALANGKA RAYA - Hendaklah menjadi pelajaran bagi kita semua. Kalau…

Senin, 17 Februari 2020 11:42

Sudah Saatnya Larangan Ekspor Rotan Dicabut

PALANGKA RAYA - Larangan ekspor hasil hutan berupa rotan, mendapat…

Senin, 17 Februari 2020 11:38

Melukai Polisi, Pencuri Ini Terkapar Mati Ditembak

KUALA KAPUAS- Langkah tegas ditempuh oleh kepolisian dalam melumpuhkan terduga…

Senin, 17 Februari 2020 11:35

Dayak Jangan Saling Sikut, Jangan Mau Diadu Domba

FOTO   Abdul Rasyid AS Sugianto Sabran     “Sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers