MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

UTAMA

Senin, 13 Januari 2020 13:07
Walhi Bilang Kondisi Hutan Kalteng Sudah Parah

Pemerintah Disarankan Buat Road Map untuk Pengelolaan SDA

Sebaran Kawasan hutan di Kalteng tahun 2019 mencapai kurang lebih 12 juta hektare. Jumlah itu diperkirakan semakin berkurang seiring terus berkembangnya area perkebunan dan pertambangan di Kalteng. Kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu cara membuka hutan. Tampak petugas pemadam kebakaran melakukan pembasahan di lahan gambut bekas terbakar di Jalan Tjilik Riwut Km 16,5, tahun lalu.

PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA- Sebaran Kawasan hutan di Kalteng tahun 2019 mencapai kurang lebih 12 juta hektare. Mulai dari hutan lindung, Kawasan pelestarian, hutan produksi, dan konversi. Jumlah itu diperkirakan semakin berkurang seiring terus berkembangnya area perkebunan dan pertambangan di Kalteng. Data terakhir dari Dinas Perkebunan, luas perkebunan di Kalteng mencapai 2 juta hektare. Jumlah itu belum ditambah dari bidang pertambangan.

Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Dimas Hartono menyebutkan, mengamati kondisi hutan yang ada di Kalteng ini, dari data yang ia miliki, kawasan hutan di Kalteng ada sekitar 15 juta hektare, 80 persen sudah alih fungsi ke sektor perkebunan, pertambangan dan sektor industri kehutanan. Bukan tidak mungkin, ke depan, jumlah luasan hutan akan semakin berkurang. "Apabila berbicara parah, hampir seluruh wilayah Kalteng itu (hutan, red) parah," tegas Dimas kepada Kalteng Pos, akhir pekan lalu.

Dari kacamatanya, kondisi saat ini rata-rata wilayah di Kalteng sudah mengalami banjir. Yang dulu wilayahnya tidak terendam atau terendam sebagian, saat ini sudah hampir keseluruhan. Terhadap program pemerintah yang seperti penghijauan dan reboisasi memang suatu inovasi yang baik. Tetapi, yang menjadi pokok utama pemerintah daerah harus memiliki road map (peta perencanaan) atau tidak dalam hal penataan dan pengelolaan SDA di Kalteng," katanya.

Menurutnya, road map ini dibuat salah satu upayanya dalam melakukan evaluasi izin-uzin yang ada di Kalteng. Sekaligus untuk melihat apakah daya tampung dan daya dukung lingkungan sesuai dengan kajian lingkungan hidup strategis atau tidak dan tentu saja penegakan hukum.

"Apabila pasca dilakukan evaluasi terindikasi adanya perusahaan-perusahaan yang melanggar hukum dalam hal pengelolaan SDM penting, bukan hanya penanamannya saja, banyak aspek yang harus didorong," ucapnya.

Menurutnya, dalam mengembalikam hutan seperti menanam pohon patokannya bukan berapa yang harus ditanam, tetapi wilayah mana yang sudah tergradasi atau berubah fungsi. Pihaknya melihat, bahwa visi misi para pemimpin di Kalteng baik itu gubernur maupun bupati berbicara lingkungan ini masih menjadi aspek yang bukan hal yang darurat.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 11 Agustus 2020 10:38

Di Kalteng, 5 Daerah Siaga Darurat Karhutla

PALANGKA RAYA-Satuan Tugas (Satgas) Karhutla merilis mulai Januari- 10 Agustus…

Senin, 10 Agustus 2020 11:42

Di Kalteng, Ribuan Pemilih Pemula Belum Terdaftar

PALANGKA RAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengeluarkan catatan hasil pengawasan…

Rabu, 05 Agustus 2020 12:52

Melihat Semangat Pasien Covid-19 di Asrama Haji Al Mabrur

23 orang pasien positif Covid-19 begitu bersemangat. Bergerak mengikuti iringan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:37

Pelaku Fetish Bungkus Kain Jarik Diduga Bersembunyi di Kapuas

PALANGKA RAYA-Beberapa hari lalu, media sosial dikejutkan dengan unggahan pelecehan…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:48

Demi Daging, Abaikan Physical Distancing

PALANGKA RAYA-Ketika jarum jam menunjukkan pukul 13.00 WIB, warga mulai…

Kamis, 30 Juli 2020 11:33

Gubernur Minta Pengurusan Izin Investasi Jangan Berbelit-belit

PALANGKA RAYA-Peluang investor untuk mengembangkan investasi di Bumi Tambun Bungai…

Kamis, 30 Juli 2020 11:31

Penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Pico Hidro ala IAIN Palangka Raya

Belajar di perguruan tinggi agama tak hanya soal agama saja.…

Rabu, 29 Juli 2020 11:29

Terkait Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Pemda Mulai Khawatirkan RS Swasta

PALANGKA RAYA-Pasien Covid-19 tidak hanya menjalani perawatan di rumah sakit…

Rabu, 29 Juli 2020 11:27

Kemarau Didepan Mata, Ditemukan Sumur Bor Tak Berfungsi

PALANGKA RAYA-Musim kemarau sudah di depan mata. Berdasarkan prediksi Badan…

Minggu, 26 Juli 2020 11:34

Belajar Daring, Waktu Diefektifkan untuk Materi Penting

PALANGKA RAYA-Pandemi Covid-19 membuat proses belajar mengajar peserta didik jenjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers