MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Kamis, 09 Januari 2020 12:57
Masa Desak Hentikan Aktivitas Perusahaan di Kinipan dan Batu Tambun, Ini Tanggapan Bupati Lamandau
Bupati Lamandau Hendra Lesmana menemui massa yang melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Bukit Hibul Selatan, depan Kantor Bupati Lamandau, Rabu (8/1). (Foto: Choirul Fuadi)

PROKAL.CO,

NANGA BULIK - Masyarakat Desa Kinipan dan Batu Tambun yang berada di Kecamatan Batang Kawa, Lamandau, mendesak Pemkab Lamandau segera menyelesaikan terkait kasus sengketa lahan antara perusahaan dan masyarakat setempat.

Warga mengklaim, perusahaan belum memberikan ganti rugi pembayaran atas tanah yang sudah digarap perusahaan, dan meminta penghentian pembukaan kebun sawit perusahaan PT Sawit Mandiri Lestari (SML) di hutan adat Kinipan, sampai adanya kesepakatan antara perusahaan dan masyarakat setempat, serta kejelasan atau transparansi izin PT SML. Tuntutan tersebut terlontar saat masa melakukan unjuk rasa di Jalan Bukit Hibul Selatan, depan Kantor Bupati Lamandau, Rabu (8/1).

Koordinator aksi Oktalius mengatakan, pihaknya mewakili dan mendampingi masyarakat Desa Kinipan dan Batu Tambun, meminta agar pemkab bisa segera menyelesaikan kasus sengketa lahan ini. "Di Batu Tambun, itu sudah tergarap, sesuai perjanjian, namun belum dibayar. Di Kinipan, katanya ada izin, namun masyarakat belum menerima itu," ungkapnya kepada awak media sesaat usai aksi.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Kinipan Effendi menuturkan, pokok persoalan ada pada kesepakatan yang belum terjadi antara masyarakat dan perusahaan PT SML. Padahal sudah ada ribuan hektare (Ha) hutan di Desa Kinipan yang sudah digarap perusahaan.

"Tapi bagaimana mufakat? Kami minta disetop dulu. Kita sepakati dulu. Ini belum ada kesepakatan, tapi sudah ada 2.300 ha yang digarap," jelasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Batu Tambun Niko Wantoso saat orasinya meminta dengan tegas perusahaan membayar tanah masyarakat yang sudah digarap perusahaan. Dan, meminta Pemkab Lamandau membantu menyelesaikan masalah ini.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 Juni 2020 12:34

MUI Kota Dukung Sugianto Sabran

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mendapat dukungan untuk maju kembali…

Sabtu, 20 Juni 2020 12:06

Satu Karyawan Perusahaan Ini Positif Covid-19

TAMIANG LAYANG-Seorang karyawan PT Saptaindra Sejati (SIS) terkonfirmasi positif Covid…

Rabu, 17 Juni 2020 13:44

Jalur Ditutup, Pedagang Plaza Beringin Berunjuk Rasa

Para pedagang Plaza Beringin Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar…

Rabu, 17 Juni 2020 10:02

Polemik PT SRE, Besok Pemkab Buat Keputusan

MUARA TEWEH-Bupati Barito Utara (Batara) H Nadalsyah melayangkan panggilan mediasi…

Senin, 15 Juni 2020 11:34

Positif Covid-19 di Barito Timur Bertambah

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kabupaten Barito…

Senin, 15 Juni 2020 11:33

Satu Terjangkit, Semua Kepala Sekolah Di-Rapid Test Lagi

MUARA TEWEH-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Barito Utara akan melakukan…

Minggu, 14 Juni 2020 11:21

Permudah Koneksi ke Lumbung Pangan Baru, Bangun Jembatan

PALANGKA RAYA-Proyek pembangunan Jembatan Tumbang Samba yang menghubungkan Desa Telok…

Kamis, 11 Juni 2020 13:33

Penipu Rp300 Juta Ditangkap

KUALA KAPUAS-Resmob Polres Kapuas dan unit Reskrim Polsek Kapuas Murung…

Kamis, 11 Juni 2020 13:30

Pasien PDP Meninggal, Istri Diisolasi

Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial RS (63), warga…

Kamis, 11 Juni 2020 13:29

Ini Satu-satunya Kabupaten di Kalteng yang Dinilai Risiko Rendah

MUARA TEWEH–Dari 136 kabupaten/kota di Indonesia, Kabupaten Barito Utara (Batara)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers