MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 10 Desember 2019 11:38
Dua Kakek Jadi Terdakwa Karhuta, PN Didemo

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN-Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menggeruduk Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Senin (9/12). Kedatangannya untuk melakukan unjuk rasa dan meminta bertemu dengan para Hakim untuk menyuarakan aspirasinya. Pasalnya, masyarakat merasa tidak ada keadilan bagi dua terdakwa pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Maulidin (63) dan Sarwani (50). Kedua kakek sendiri diketahui ditangkap polisi pada Bulan Agustus dan September 2019 akibat membakar lahannya sendiri. Mereka berdua harus menyandang status terdakwa dan akan menjalani persidangan.

Menurut Koordinator lapangan Ketua AMAN Mardani dalam orasinya mengatakan, pihaknya merasa bahwa apa diterima kedua kakek tersebut tidak sesuai. Pasalnya keduanya pada saat ditangkap sedang melakukan pembakaran lahan di tanahnya sendiri. Mereka melakukan untuk berladang bukan membuka lahan baru dan luasanyang dibakar di bawah satu hektare. Selain itu, lanjutnya, aturan hukum yang diberlakukan dianggap tidak sesuai dengan kearifan lokal Kalteng.

"Kami berunjuk rasa mendesak para hakim untuk membebaskan keduanya. Mereka tidak pantas mendapatkan hukuman seperti ini di usia senja mereka," katanya.

Mardani menambahkan, hendaknya pihak PN bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan. Dengan bertindak adil dalam menangani kasus tersebut. Pihaknya berharap agar keduanya bisa segera dibebaskan dan ini yang menjadi dasar warga melakukan unjuk rasa.

“Apalagi mereka hanya pekerja sebagai peladang bukan penjahat,” katanya.

Menurutnya, kabut asap yang menyelimuti Pangkalan Bun bukan disebabkan dari pembakaran lahan yang mereka lakukan. Banyak korporasi sawit yang justru membakar lahan tidak diproses hukum.

"Kami memang tidak bisa melakukan intervensi, tetapi akan selalu mengawal sampai pada saatnya putusan. Kami sudah minta penangguhan tetapi tidak dihiraukan sehingga melakukan aksi dan akan terus melakukan sampai benar-benar ada keadilan," ujarnya.

Pada aksi ini sendiri berbagai spanduk dan tulisan tuntutan disuarakan di antaranya, “Bebaskan Kakek Maulidin dan Kakek Sarwani dari dakwaan karhutla, peladang dengan kearifan lokal bukan benjahat lingkungan”. Mereka berorasi dan terus menyanyikan sebagai bentuk dukungan.

Sementara Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting melalui Kabag Ops AKP Boni Ariefianto mengatakan pihaknya menerjunkan seluruh pasukan dari berbagai satuan. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan memberikan pengawalan baik yang melakukan aksi ataupun yang didemo. Semuanya berjalan aman terkendali dan dapat diterima dengan baik tanpa adanya gangguan. Walaupun demikian polisi akan selalu menjaga dan mengantisipasi apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan.

"Alhamdulilah aksi berjalan aman terkendali dan tidak ada masalah yang berarti. Kami selalu senantiasa memberikan pengawalan dan pelayanan sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.(son/uni)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 10:34

SEMOGA JERA..!! Dua Pemalak Tidur Dipenjara 10 Bulan

NANGA BULIK - Gara-gara merampas telepon genggam milik pelajar, Andre Fernando…

Senin, 27 Januari 2020 10:31

Ngantuk Berat, Tak Sadar Mobil Sudah Masuk Parit

PALANGKA RAYA - Sebuah mobil terguling hingga masuk parit lantaran…

Jumat, 24 Januari 2020 13:58

Sangkut di Perahu, Dikira Boneka, Sekalinya....

KUALA PEMBUANG - Awalnya, warga menyangka sesosok benda yang larut dan…

Kamis, 23 Januari 2020 13:24

Hayooo, Siapa yang Janji..!! Persatuan Ketua RT Tagih Janji Kenaikan Insentif

PALANGKA RAYA - Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kalteng…

Kamis, 23 Januari 2020 12:34

Masih Ada Sisa Lahan 8 Ha, Masjid Agung Ini Akan Dipercantik

PULANG PISAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Membunuh, Mayatnya Dikubur, Pelaku Divonis 14 Tahun

MUARA TEWEH-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teguh Iskandar nyatakan banding atas…

Kamis, 23 Januari 2020 10:14

Heboh di RSUD Murjani, Ada Karyawan Ditarik Makhluk Halus

SAMPIT-Masyarakat Kotim, dan pegawai serta pasien RSUD dr Murjani Sampit…

Rabu, 22 Januari 2020 13:47

Anak Tiri Dicabuli, Pelaku Terancam Penjara dan Denda Rp5 Miliar

KUALA PEMBUANG-Peristiwa dugaan tindak pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Seruyan.…

Selasa, 21 Januari 2020 10:24

Gara-Gara Truk Bantir Setir, Suami Istri Dijemput Malaikat Maut

SAMPIT - Nasib nahas dialami pasangan suami istri (Pasutri) H Dadang…

Selasa, 21 Januari 2020 10:18

YES...!! Proyek Jembatan Tumbang Samba Selesai Tahun Ini

PALANGKA RAYA - Jembatan Tumbang Samba ditarget selesasai tahun ini. …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers