MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
UTAMA | LINTAS KALTENG | METROPOLIS | OLAHRAGA | HIBURAN | FEATURE | NASIONAL | ARTIKEL | SERBA SERBI

LINTAS KALTENG

Selasa, 10 Desember 2019 10:35
Warga Dayak Minta Pengadilan Tangguhkan Tahanan Kasus Pembakaran Ladang
Wakil Ketua I DPRD Batara Permana Setiawan (kanan) dan anggota dewan H Benny Siswanto (dua dari kanan) bersama warga mendesak agar peladang yang diamankan karena membakar lahan untuk dibebaskan, Jumat (6/12). (FADLI/KALTENG POS)

PROKAL.CO, MUARA TEWEH – Puluhan warga Dayak di Kabupaten Barito Utara (Batara) mendatangi Pengadilan Negeri Muara Teweh, Jumat (6/12) lalu. Kedatangan warga itu didampingi anggota dewan. Yakni Wakil Ketua I DPRD Batara Permana Setiwan dan Ketua Fraksi PKB DPRD Batara H Benny Siswanto.

Aksi solidaritas bela peladang yang mereka lakukan, untuk minta Pengadilan Negeri Muara Teweh mengeluarkan atau menangguhkan tahanan atas kasus pembakaran ladang yang saat ini masih tahap persidangan. Bahkan dewan dan puluhan masyarakat yang datang siap dijadikan jaminan.

"Bagaimana caranya kita musyawarahkan dan mencari jalan keluar agar permintaan rekan-rekan bisa terealisasi. Kalau memang perlu jaminan , kita siap menjaminkan dan kita sesuaikan dengan prosedur yang ada," kata Wakil DPRD Batara Permana Setiawan, kemarin.

Ditegaskannya, jika mengacu pada undang-undang untuk pembakaran lahan atau ladang akan dikenakan sanksi. Tapi, ia mengungkapkan untuk di daerah harus ada pengecualian, terkhusus di Barito Utara dan umumnya Kalimantan Tengah. "Mereka itu dari dulunya berladang, jadi harus ada pengecualian terhadap kearifan lokal yang ada di daerah ini," pintanya.

Sementara salah satu juru bicara warga, Jubendri menyampaikan secara lantang di depan umum bahwa peladang bukan penjahat. "Kami bersikukuh membela saudara-saudara kami, karena kami berpikir peladang bukan penjahat. Di Kalbar bisa bebas tanpa bersyarat, mengapa Kalteng tidak. Apa bedanya hukum di Kalbar dan di Kalteng," tegasnya.

Sayangnya ketua PN Muara Teweh tidak muncul menghadapi warga. Hanya diwakili Humas, Teguh Indrasto yang mencoba menjelaskan tentang aturan proses persidangan. Teguh mengatakan, aspirasi masyarakat bisa disampaikan saat persidangan. "Aspirasi ini bisa disampaikan di muka persidangan yang dibuka untuk umum," katanya di hadapan massa.

Humas PN Muara Teweh tersebut sempat disoraki beberapa kali oleh masyarakat. Sebab, jawaban serta tanggapannya yang menurut masyarakat kurang sesuai dan membuat meraka kecewa. Karena humasnya tidak bisa mengambil suatu keputusan.

Setelah sempat jedah, aksi warga kembali dilanjutkan setelah Jumatan. Karena mereka ingin mendapat kepastian.

Beberapa warga bersama Wakil Ketua I DPRD Batara Permana Setiawan dan anggota dewan H Benny Siswanto dipersilahkan masuk ke PN Muara Teweh untuk musyawarah. Hasilnya, masyarakat akan menyurati PN Muara Teweh untuk penangguhan penahanan warga yang sedang menjalani proses hokum dengan tuduhan terlibat karhutla. (adl/ens)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 10:36

Ratusan Desa Tak Berlistrik, DPRD Minta Perusahaan Berkontribusi

PALANGKA RAYA - Banyaknya desa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur…

Senin, 27 Januari 2020 10:34

SEMOGA JERA..!! Dua Pemalak Tidur Dipenjara 10 Bulan

NANGA BULIK - Gara-gara merampas telepon genggam milik pelajar, Andre Fernando…

Senin, 27 Januari 2020 10:31

Ngantuk Berat, Tak Sadar Mobil Sudah Masuk Parit

PALANGKA RAYA - Sebuah mobil terguling hingga masuk parit lantaran…

Jumat, 24 Januari 2020 13:58

Sangkut di Perahu, Dikira Boneka, Sekalinya....

KUALA PEMBUANG - Awalnya, warga menyangka sesosok benda yang larut dan…

Kamis, 23 Januari 2020 13:24

Hayooo, Siapa yang Janji..!! Persatuan Ketua RT Tagih Janji Kenaikan Insentif

PALANGKA RAYA - Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kalteng…

Kamis, 23 Januari 2020 12:34

Masih Ada Sisa Lahan 8 Ha, Masjid Agung Ini Akan Dipercantik

PULANG PISAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Kamis, 23 Januari 2020 11:05

Membunuh, Mayatnya Dikubur, Pelaku Divonis 14 Tahun

MUARA TEWEH-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teguh Iskandar nyatakan banding atas…

Kamis, 23 Januari 2020 10:14

Heboh di RSUD Murjani, Ada Karyawan Ditarik Makhluk Halus

SAMPIT-Masyarakat Kotim, dan pegawai serta pasien RSUD dr Murjani Sampit…

Rabu, 22 Januari 2020 13:47

Anak Tiri Dicabuli, Pelaku Terancam Penjara dan Denda Rp5 Miliar

KUALA PEMBUANG-Peristiwa dugaan tindak pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Seruyan.…

Selasa, 21 Januari 2020 10:24

Gara-Gara Truk Bantir Setir, Suami Istri Dijemput Malaikat Maut

SAMPIT - Nasib nahas dialami pasangan suami istri (Pasutri) H Dadang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers